Sistem Simulasi

Sistem Simulasi
Chapter 40


__ADS_3

Tidak tahu berapa lama dia tertidur, Rein perlahan membuka matanya.


Saat dia baru saja membuka matanya, Rein merasakan rasa lapar dan haus yang berasal dari tubuhnya.


Dengan susah payah, dia berdiri dan segera mengambil botol air besar yang berada di atas laci mejanya, dan meneguknya sampai habis dalam sekali teguk.


Menghabiskan satu botol besar air tidak menghilangkan rasa hausnya, Rein segera menuju ke kulkas kecil yang tidak jauh darinya.


Dia membuka kulkas dan melihat sekumpulan minuman kaleng dan makanan energi yang terbungkus seperti cokelat yang tertata rapi di dalam kulkas.


Rein langsung mengambil minuman kaleng dan makanan energi, dan melahapnya satu persatu.


Setelah menghabiskan tiga minuman kaleng dan dua makanan energi, Rein akhirnya menghilangkan rasa lapar dan hausnya sepenuhnya.


"Rasa lapar dan haus yang aku rasakan sebelumnya benar-benar yang terburuk dari dua kehidupanku." Rein menggelengkan kepalanya sedikit dan beristirahat.


Dalam pandangan matanya, Rein melihat icon 'Tanda Seru' kecil yang berada di ujung bawah kiri pandangan matanya.


Dengan pikirannya, dia menekan tombol 'Tanda Seru' dan segera pemberitahuan sistem muncul di depan matanya.


[ Teknik Tinju Siluman + Teknik Siluman Gesit + Teknik Nafas Siluman \= Serenity River Body ]


[ Teknik Tubuh Siluman \= River Children Form ]


[ Teknik Pedang Siluman \= River Flow : Shatter River ]


[ Teknik Pedang Cahaya Sutra \= River Flow : Eclipse ]


[ Teknik Jiwa yang Tenang \= Path River and Soul ]


[ Semua Teknik Host berhasil di alihkan ke Jalur River Children. Harap di ingat bahwa tidak semua Teknik bisa diubah ke jalur River Children jika dasar Teknik sangat berlawanan dengan Esensi River Children ]


Pemberitahuan Sistem berhenti sampai di sini, dan Rein segera mencoba mengingat sesuatu di dalam benaknya, dan memang ada ingatan Teknik yang disebutkan oleh Sistem sebelumnya.


Dan menurut Sistem, tidak semua Teknik bisa diubah ke jalur River Children jika dasar Teknik berlawanan dengan Esensi River Children.


Untungnya di masa lalu dia cukup beruntung dan memilih Teknik yang serasi dan tidak bertentangan dengan Teknik Siluman dan mengakibatkan semua Teknik miliknya berhasil diubah.


Tiga Teknik Siluman telah diubah menjadi satu Teknik Tubuh. Untuk hal ini, Rein tidak terkejut dan menganggapnya normal. Karena Tiga Teknik Siluman itu memang pada awalnya satu Teknik Tubuh, dan itu membaginya menjadi beberapa bagian untuk menyederhanakannya dan membuat orang lain belajar jauh lebih mudah.


"Hmm... Aku cukup penasaran, apakah Teknik ini diciptakan oleh Sistem sendiri atau Teknik ini sudah ada sebelumnya, dan Sistem mencurinya diam-diam dan memberikannya padaku?" Rein memegang dagunya dan berpikir.


Jika Sistem ini mencuri Teknik orang lain yang memiliki Esensi yang sama dengannya, yaitu River Children, bukankah Sistem ini terlalu mahir sebagai pencuri Teknik? Haruskah dia mengganti nama Sistem ini menjadi Sistem Pencuri Teknik?


Rein tersenyum dan menggelengkan kepalanya, menghentikan jalan pikirannya yang menjadi liar.


"Baiklah, saatnya untuk menembus level berikutnya." Rein segera menuju ke tempat meditasi nya yang nyaman, dan duduk bersila.


Sebelumnya dia telah berencana untuk menerobos ke level True Master. Karena dia ditunda oleh hadiah sistem sebelumnya, jadi dia hanya bisa melakukannya sekarang.


"Seharusnya menerobos ke True Master saat ini cukup mudah dan tidak akan gagal." Rein bergumam dan menutup matanya, mengikuti manual Teknik yang dia ingat sebelumnya.

__ADS_1


"Tunggu! Aku telah melupakan Teknik Nafas Siluman! Untuk naik level, aku harus menggunakan Teknik Serenity River Body! Walaupun aku melupakan Teknik Nafas Siluman, tapi aku bisa merasakannya dengan jelas bahwa banyak perbedaan untuk naik level di antara kedua Teknik!" Rein segera sadar dan menghentikan rencananya.


"Aku harus masuk Dunia Simulasi lagi untuk berlatih menerobos ke level True Master." Rein menghela nafas dan segera memerintahkan sistem untuk menuju Dunia Simulasi.


Dalam sekejap, kesadarannya telah ditarik keluar dari tubuhnya, dan memasuki Dunia Simulasi.


❄️❄️❄️


Hari sudah menjelang malam, dan Rein masih duduk bermeditasi di dalam kamarnya.


Di dalam tubuhnya, energi darah mengalir dengan lembut dan mengalir melalui pembuluh darahnya.


Energi darah bukan benar-benar darah pada umumnya, jika seorang Kultivator Spirit Master memeriksa tubuh kultivator Beyond Mortal, mereka akan melihat gelembung darah yang bercampur dengan darah biasa.


Dan gelembung darah itu adalah Energi Darah, suatu energi yang terbentuk setelah berkultivasi.


Di Level Beyond Mortal, kekuatan kultivator normal pada umumnya hanya menyangkut kekuatan tubuh mereka dan menjadikan mereka memiliki kekuatan manusia super. Tapi seorang jenius atau seorang True Master berbeda, tidak hanya tubuh mereka yang semakin kuat, namun kekuatan Spiritual juga akan mengalir di dalam pembuluh darah mereka dan membiarkan mereka memiliki kemampuan magis.


Dalam pembuluh darah Rein, gumpalan darah di pembuluh darahnya secara perlahan bersinar.


Gelembung darah secara perlahan berubah menjadi cahaya putih murni secara perlahan, dan mengeluarkan energi cahaya putih murni itu keluar dan bercampur dengan darah normal, berjalan mengikuti jalur pembuluh darah.


Tidak lama kemudian, Rein membuka matanya, dan suara dentuman terdengar di dalam benaknya.


Bum! Bum!


Setelah beberapa kali suara dentuman, Rein segera merasakan tubuhnya semakin kuat, dan dia merasakan energi Spiritual mengalir melalui pembuluh darahnya.


Aku berhasil! Rein sangat gembira saat ini.


Walaupun dia sudah tahu bahwa dia pasti akan berhasil setelah mencobanya berulang kali di Dunia Simulasi, tapi perasaan nyata yang dia rasakan setelah levelnya meningkat ke level True Master masih sangat membuatnya gembira!


Apapun itu, intinya Rein sangat senang dia telah berhasil menjadi seorang True Master yang baru!


Walaupun dia tidak bisa melihat ke dalam tubuhnya saat ini, Rein bisa merasakan bahwa di pembuluh darahnya, gelembung darah telah berubah menjadi gelembung spiritual dan mengeluarkan energi Spiritual yang menyehatkan tubuhnya.


Setelah menenangkan kegembiraannya, Rein segera menutup matanya lagi, dan menyerap energi spiritual yang tersebar di seluruh dunia.


Untuk menerobos level kali ini, Rein menggunakan dua Teknik Kultivasi sekaligus, yaitu Teknik Serenity River Body dan Path River and Soul.


Pada umumnya, menerobos ke level True Master harus menggunakan Teknik Kultivasi Tubuh, karena dasar Beyond Mortal adalah tubuh mereka sendiri.


Walaupun Jenius bisa menggunakan Teknik Kultivasi Spiritual, mereka tidak bisa menerobos level menggunakan Teknik Kultivasi Spiritual karena tubuh mereka terlalu lemah.


Tapi setelah berada di Dunia Simulasi sebelumnya, Rein merasakan kedua Teknik Kultivasi tubuh dan Kultivasi Spiritualnya sangat cocok seolah-olah saling melengkapi satu sama lain. Jadi dia mencoba menggunakan dua Teknik Kultivasi sekaligus untuk menerobos, dan tanpa disangka, dia berhasil!


Dan selain itu, saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan langkah selanjutnya!


Rein segera menutup matanya dan mulai menjalankan dua Teknik Kultivasi secara bersamaan.


Teknik Kultivasi Tubuh lebih fokus untuk memperkuat tubuh, sedangkan Teknik Spiritual lebih fokus untuk meningkatkan Energi Spiritual dan meningkatkan kekuatan Teknik Magis yang dia keluarkan.

__ADS_1


Pada intinya, entah itu tubuh dan kekuatan spiritual, keduanya sangat penting. Walaupun untuk menerobos level selanjutnya harus menggunakan Teknik Kultivasi Spiritual, tapi Teknik tubuh juga tidak bisa ditinggalkan karena keduanya saling melengkapi.


Teknik Tubuh seperti sebuah gelas, dan Teknik Spiritual adalah airnya. Untuk meningkatkan level kultivasi lebih jauh, dia perlu memperluas ukuran gelas agar dia bisa menampung lebih banyak air.


Setelah menjalankan dua Teknik Kultivasi, Rein dengan rakus menyerap energi spiritual yang ada di sekitarnya.


Energi Spiritual seperti udara, tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Kecuali seorang Kultivator Spirit Master dan di atasnya, mereka bisa melihat energi spiritual di dunia.


Jika seorang Spirit Master melihat tubuh Rein saat ini, dia akan melihat energi spiritual dalam jangkauan 50 meter darinya sedang bergegas memasuki tubuh Rein, seolah-olah tubuh Rein adalah lubang hitam.


Rein tinggal di sebuah bangunan yang besar. Di samping kamar pribadinya, ada kamar pribadi murid lain juga.


Saat Rein menyerap energi spiritual dengan rakus di sekitarnya, beberapa murid yang tinggal di sebelah kamarnya tiba-tiba membuka matanya dan merasakan energi spiritual di sekitar mereka menipis.


"Aneh, kenapa energi spiritual menipis saat ini?" Seorang murid perempuan yang sedang bermeditasi sebelumnya terbangun saat merasakan energi spiritual di sekitarnya menipis.


"Eh? Kenapa energi spiritual menipis? Walaupun aku sedang tidak berlatih saat ini, perasaan energi spiritual menipis ini cukup mengganggu ku." Seorang pria yang berbaring di tempat tidur yang sedang memainkan hpnya mengeluh saat merasakan energi spiritual yang menipis.


Satu persatu murid yang berada dalam jangkauan 50 meter dari Rein segera mengeluh karena hal ini.


Di luar bangunan tempat Rein tinggal, seorang pria sedang berjalan melewati bangunan yang ditempati oleh Rein. Merasakan sesuatu yang aneh, dia menoleh, dan melihat ke bangunan besar yang ada di sampingnya.


Dia segera mengarahkan pandangannya pada bangunan lantai tiga, dan melihat tepat ke arah kamar Rein berada.


"Seseorang menerobos ke level Spirit Master? Tidak, dia tidak menerobos ke level Spirit Master, jangkauannya terlalu kecil, dan energi Spiritual yang dia serap tidak begitu banyak. Apa yang orang itu lakukan sampai menciptakan fenomena seperti ini?" Pria itu bergumam dengan lembut.


"Lantai Tiga, jika aku tidak salah, itu pasti kamar nomor 47 kan? Aku penasaran siapa orang itu yang mampu menciptakan fenomena seperti ini." Pria itu tersenyum lembut.


Setelah memperhatikannya selama beberapa saat, pria itu pergi dan meninggalkan bangunan tempat Rein tinggal.


Di dalam kamar, Rein merasakan tubuhnya yang semakin kuat setiap detik.


Saat dia baru saja menerobos level True Master, tidak ada banyak kekuatan spiritual di dalam tubuhnya. Namun setelah menyerap energi spiritual di sekitarnya, Rein merasakan pembuluh darahnya yang dipenuhi dengan energi spiritual.


Jika Rein bisa menggambarkannya dengan kata-kata, pembuluh darahnya sebelumnya seperti sungai kering. Dan saat ini, air telah mengisi sungainya yang kering, dan juga memperluas ukuran sungai itu sendiri karena air yang mengalir cukup banyak!


Rein menyerap energi Spiritual selama beberapa menit sebelum akhirnya berhenti.


Rein membuka matanya, di pupil matanya, pantulan cahaya cyan muncul dari pupil matanya untuk sesaat sebelum menghilang.


Merasakan tubuhnya yang semakin kuat, Rein sangat bersemangat dan ingin berteriak saat ini.


Untungnya dia sadar dengan cepat bahwa ada murid lain yang tinggal di sampingnya, dan mengurungkan niatnya untuk berteriak.


Walaupun setiap kamar di bangunan ini memiliki fungsi kedap suara, tapi itu tidak sepenuhnya kedap suara, jika dia membuat suara yang cukup keras, orang lain akan mendengarnya.


Setelah semuanya selesai, Rein bergumam dengan lembut : "Langkah pertama telah selesai, berikutnya aku perlu menguasai Teknik Menulis Langit dan Bumi bagian pertama sebelum menuju Dunia Bawah Tanah dan berhubungan dengan Dunia Bawah Tanah."


Seorang Kultivator kecil telah menyelesaikan langkah pertama dalam hidupnya dan akan menuju Dunia Bawah Tanah.


Seperti apa Dunia Bawah Tanah? Apa yang akan menunggunya di sana? Semuanya akan terjawab seiring berjalannya waktu.

__ADS_1


__ADS_2