STAZ SI VAMPIR

STAZ SI VAMPIR
CHAPTER 34


__ADS_3

...***...


Staz on.


Hari ini aku diberi wewenang seharian untuk jalan-jalan sebentar. Jadi hari ini adalah hari spesial yang aku miliki. Jadi simak dengan baik bagaimana aku satu hari ini sebelum pertandingan. Tapi ada hal yang penting yang harus kalian ketahui tentang aku!. Aku ini adalah vampir, namun ada beberapa makanan yang aku sukai selin ingin mencoba darah manusia yang sampai saat ini tidak aku ketahui rasanya seperti apa.


"Yho!. Vampir-chan. Mau coba darah manusia?." Seorang iblis memegang colapsa, ya anggap itu merek minumannya. "Darah ini asli aku ambil dari manusia yang sedang sekarat. Dari pada terbuang sia-sia, jad aku ambil saja." Lanjutnya lagi sambil menawarkan minuman itu padaku.


"Maaf saja. Aku tidak suka dengan minuman murahan yang kau tawarkan padaku." tentu saja aku langsung menolaknya. "Kau lihat dia?." Aku menunjuk ke arah seorang wanita iblis ynag sedang tidak sadarkan diri.


"Hah?. Aku rasa karena dia tidak sanggup minum ini. Dia terlalu banyak minum ini vampir-chan." Ia terlihat kebingungan dengan pelanggannya sendiri.


"Mungkin aku juga akan bernasib malang seperti dia karena terlalu banyak minum darah manusia yang memiliki penyakitan." Aku tatap tajam ke arahnya. "Jika kau berani menawarkan sesuatu yang yang sangat menyeramkan padaku, aku tidak akan sungkan-sungkan membuatmu menyusul mereka." Aku sangat kesal dengan seseorang ynag mencoba membunuhku dengan cara yang halus.


"Kegh!." Dia mengerang kesakitan karena aku menggunakan kekuatan zip remas jantung. Biar dia tahu sedang berurusan dengan siapa. Berani sekali dia itu berniat jahat padaku yang sebenarnya hanya ingin menikmati satu hari jalan-jalan. Kapan lagi, kan?. Dapat kesempatan emas seperti ini. Tapi dia malah berani ingin menyingkirkan aku dari kisah utama ini.


"A-apa yang kau lakukan padaku?." Dengan paniknya ia malah bertanya padaku?. Heh!. Ini adalah pelajaran untukmu yang kurang ajar padaku.


"Tuan vampir!." Tiba-tiba saja ada iblis ikan yang sangat aneh datang padaku.


Deg!.


Hampir saja jantungku copot dari tempatnya. Saking kesalnya aku jitak iblis ikan itu dengan sekuat tenaga, hingga ia menangis sangat kuat. "Kau mengagetkan aku ikan asin bodoh!." Teriakku dengan suara yang sangat keras. Dan aku hampir saja melupakan iblis kelalawar yang tadinya menawarkan aku darah manusia yang telah dicampur racun.


"Tolong aku untuk membunuhnya tuan!." Dengan raut wajah yang sangat memohon dia menunjuk ke arah iblis kelalawar yang masih mengerang kesakitan.


"Hiyah!." Iblis Kelalawar itu tampak ketakutan ketika aku melotot ke arahnya.


"Memang apa yang telah dia lakukan padamu?." Aku ingin mengetahuinya.


"Dia telah membunuh kekasihku dengan darah kotor itu. Aku mohn padamu padaku yang mulia vampir yang terhormat!. Bunuh dia!." Ia menangis sejadinya.


Saat itu aku melotot tajam ke arah iblis Kelalawar itu. "Kau ini sangat memalukan sekali. Kenapa kau melakukan itu?. Kau memalukan kaum vampir!." Aku sangat kesal, padahal Kelalawar itu.

__ADS_1


"Ja-ja-jangan bunh saya tuan. Saya hanya pelayan saja. Yang punya toko ini bukan saya." Ia terlihat sangat ketakutan sekali.


"Bohong!. Dia itu pembohong tuan!." Balas Iblis Ikan tak mau kalah.


Keduanya malah berdebat di hadapanku, dan aku hanya menghela nafasku saja. Sebenarnya aku tidak ingin ikut campur dengan urusan mereka. Hari ini harusnya aku menikmati jalan-jalan yang aku dapatkan secara eksklusif. Tapi kenapa malah ada gangguan seperti ini?. Benar-benar sangat menyebalkan sekali. Mereka itu sangat berisik!. Tujuanku bukan untuk mengatasi masalah yang sepert ini.


"Berisik!." Bentakku tak tahan lagi dengan suara mereka yang saling berteriak satu sama lain.


Duakh!. Duakh!.


Saat itu aku memutuskan untuk melempar mereka ke alam lain dengan jurus zip remas jantung.


"Ohokh!."


Keduanya tepar tak sadarkan diri, karena mereka tewas seketika. Siapa yang bisa hidup setelah mendapatkan jurusku itu?. Tidak akan ada yang hidup jika aku telah berhasil menggunakan jurus itu pada musuhku.


"Semoga kalian tenang di alam sana." Setelah berkata seperti itu aku pergi dari sana.


Tentu saja aku ingin melanjutkan perjalanan spesial ini. Aku ingin mencari komik terbaru, mencari dvd terbaru, dan kalau bisa mencari rumah baru. Tapi tunggu, sewa rumah sangat mahal, kalau itu aku pikirkan nanti. Baiklah, hari ini hari spesial ku, jadi aku akan segera mencari harta berharga hari ini tanpa adaya gangguan yang sangat berarti.


"Staz-san."


"Staz-san."


Aku melihat ke segala arah, tapi aku sama sekali tidak melihat keberadaan gadis hantu itu. Apa hanya firasatku saja ya?.


"Staz-san."


Aku sangat kesal karena aku sama sekali tidak melihat keberadaan hantu itu.


Duakh!.


"Hiya!."

__ADS_1


Eh?. Itu suaraku?, Kenapa tiba-tiba saja merasa melayang?. Dan aku berteriak?. Kenapa aku malah terbang seperti ini?.


"Hiyah!. Naga kampret!. Berani sekali menyambar aku!." Aku sangat terkejut karena yang menyambar aku adalah iblis Naga yang terlihat sangat aneh.


"Staz-san. Akua hanya mengajakmu jalan-jalan saja. Apa kau tidak suka?." Suara itu, adalah suara yang mirip sekali dengan Fuyumi.


"Sial!. Ternyata dia telah menipu aku dengan menyamai suara gadis hantu bodoh itu." Aku sangat kesal karena telah dipermainkan iblis Naga burik ini.


"Kau jangan sungkan staz-san. Aku akan menemanimu jalan-jalan." Dengan suara yang genit ia malah berkata seperti itu padaku.


Kegh!.


Duakh!.


Aku pukul dadanya itu dengan sangat keras hingga ia mengerang kesakitan, dan jatuh. Aku mendatar dia atas tubuhnya sambil menggunakan Zip remas jantung.


"Staz-san. Sakit!." Itulah yang ia katakan padaku.


"Najis!. Siapa yang mau jalan-jalan dengan naga kampret seperti kau!." Aku sangat tidak suka.


Saking kesalnya, tanpa banyak bicara aku langsung membunuhnya dengan sekali serangan saja. "Daku tidak sudi, jadi maaf saja ya?." Aku segera meninggalkan tempat itu. "Sial!. Padahal aku masih memiliki waktu untuk jalan-jalan. Tapi kenapa malah ada banyak gangguan yang aku dapatkan.


Namun saat itu tiba-tiba saja hujan, tentunya aku sangat terkejut dengan apa yang telah terjadi. Dan yang membuat aku terkejut adalah, ada gajah besar yang menyemprotkan air ke bawah, dan itulah yang menyebabkan hujan.


"Hei!. Kau gajah bodoh!. Kenapa kau malah bermain air di atas sana!." Teriakku dengan sangat kesal.


"Kalau begitu kau saja yang pergi. Aku masih ingin bermain di sini.


Tanpa pikir panjang aku langsung menggunakan kekuatan Zip remas jantung. "Sial!. Kenapa malah banyak menggunakan kekuatan ini!." Teriak ku dengan sangat prustasi.


Apakah yang akan terjadi selanjutnya?.


Staz off.

__ADS_1


Next.


...***...


__ADS_2