STELLA (Bukan Wanita Simpanan)

STELLA (Bukan Wanita Simpanan)
DITEMANI KEYLA


__ADS_3

Seperti biasa sore ini sebelum jam kantor pulang, stella melaporkan hasil kerjanya pada raga.


Saat memasuki ruangan raga, terlihat raga hanya sendirian , mungkin keyla sudah pulang pikir stella.


"Aku tak suka kamu terlalu dekat dengan andi!!" ucap raga saat stella menyerahkan berkas laporanya..


"Aku kan hanya makan bersama, apa itu salah??" ucap stella nampak kesal dengan sikap over protektif raga.


"Sangat salah , karena aku tak suka melihatmu dekat denganya" ucap raga tegas.


"Bagaimana denganmu??? yang seenaknya bisa..." ucapan stella nampak terputus kala ada seseorang yang membuka pintu ruangan raga.


"Sayang, ayo kita pulang sekarang" ucap keyla memasuki ruangan raga membuat stella terkejut setengah mati.


"Semoga saja dia tak mendengar" batin stella masih terkejut.


"Pulanglah lebih dulu, aku harus lembur malam ini" ucap raga tampak cuek, bukan menjauh keyla justru mendekati suaminya dan bermanja manja didepan stella membuat stella nampak cemburu.


"Ayolah, apa tidak bisa dteruskan besok?? hmm" ucap keyla manja membuat raga sedikit bingung karena keyla jarang sekali bermanja manja dengan nya.


"Aku harus menyelesaikan malam ini karena besok harus meeting dengan klien" ucap raga sambil sesekali melirik ke arah stella yang nampak kesal.


"Yahhhh... padahal aku ingin makan malam bersama, bukankah sudah lama kita tak menikmati malam yang panjang bersama" ucap keyla yang kini berada dibelakang suaminya sambil sesekali memijit bahu suaminya.


"Pak maaf, silahkan ditanda tangani terlebih dahulu, setelah itu saya akan pulang!!" ucap stella yang sudah tak tahan melihat pemandangan yang membuatnya cemburu itu.


"Kamu harus ikut lembur malam ini stella karena banyak yang harus kamu kerjakan!!" perintah raga.


"Baik pak" ucap stella tersenyum senang karena ia akan lembur bersama raga dikantor dan tentu saja istri raga harus pulang.


"Ya sudah jika memang harus lembur, aku akan menemani kamu sayang, hmm" ucap keyla tiba tiba membuat raga dan stella terkejut.


"Saya permisi pak!!" ucap stella kesal.


"Hmmm" jawab raga yang tau stella kesal denganya.


Lagipula ada apa dengan keyla yang tak seperti biasanya.


Apa keyla sudah mengetahui semuanya?? batin raga , tapi darimana ia tahu ?? raga tampak mengenyahakan pikiranya itu.


....


Stella keluar ruangan raga dengan raut kesal!! bagaimana tidak ?? jika sepertinya keyla istri raga sengaja membuatnya cemburu dengan bermesraan dengan raga didepanya.


"Apa keyla sudah tahu semuanya??" batin stella.

__ADS_1


"Tapi darimana keyla tau ??? " batin stella lagi.


"Hey... cemberut aja!!" ucap andi membuyarkan lamunan stella.


"Kakak udah mau pulang ya??" tanya stella.


"Hmm iya nih, nungguin kamu dulu lah kan kita pulangnya bareng" ucap andi tampak mengoda.


"Nggak usah nungguin aku kak, hari ini amu disuruh lembur sama bos!!" ucap stella dengan nada kesal karena mengingat keyla.


"Tumen amat... kamu mau aku tungguin??" tanya andi.


"Engga perlu kak, kakak duluan aja" ucap stella sopan.


"Yakin??" tanya andi.


"Hmm iya kak" ucap stella mantap.


"Ya sudah aku duluan ya !! byee stell" ucap andi melambaikan tangan pada stella kemudian stella membalasnya.


"Ciee... iya iya yang baru pedekate gitu amat non!! ucap tasya yang tiba tiba sudah dibelakangnya.


"Apaan sih , padahal gue biasa aja" ucap stella merenggut.


"Yakin nih biasa aja hmmm nggak percaya" ucap tasya meremehkan.


"Kuy pulang" ajak tasya.


"Gue disuruh lembut tuh sama pak raga" ucap stella masih mrenggut.


"Aelah ... ya nggak apa apa kan lembur sama bos ganteng " goda tasya.


"Masalahnya , istrinya itu ikut nemenin... eh" ucap stella keceplosan.


"Ya wajar donk ste, elo kan cantik gini, janda lagi , ya mungkin istrinya takut pak raga elo embat!!" ucap tasya sambil tertawa dan stella pun ikut tertawa lega karena tasya tak mencurigai ucapanya.


"Dah sana pulang aja dari pada disini cuman mau ngejekin gue aja" ucap stella pura pura sebal.


"Sebenernya gue pengen nemenin elo, tapi gimana ya gue ada janji sama pacar jadi sorry ya and byeee " goda tasya lagi sebelum pergi meninggalkan stella.


Stella hanya menggelengkan kepala melihat tingkah tasya.


Stella kini fokus mengerjakan berkas yang sebenarnya sudah ia selesaikan, tapi mau bagaimana lagi jika bosnya meminta ia mengerjakan ulang dengan agenda drama lembur seharusnya tak ada.


Mungkin raga hanya beralasan agar bisa berduaan denganya karena sedari tadi keyla tak pergi dari sisi raga tapi nyatanya keyla masih kekeh ingin menemani raga.

__ADS_1


Sedangkan itu diruanganya, raga pura pura sibuk fokus didepan layar laptopnya karena nyatanya keyla sang istri tak mau pulang lebih dahulu malah duduk disofa ruanganya sambil membaca majalah fashion.


"Kalau kamu capek pulang duluan aja sayang" ucap raga nampak berjalan mendekati keyla.


"Hmm nggak apa apa aku nemenin kamu, lagian aku juga binggung dirumah mau ngapain" ucap keyla.


"Biasanya kan kamu nongkrong sampe dini hari bareng temen temen kamu hmm" sindir raga.


"Ya sekali sekali nggak apa apa kan aku nemenin kamu, lagian aku juga kangen sama kamu, emang kamu nggak kangen sama aku ??" tanya keyla.


"Hmm ya sudah " ucap raga kemudian berjalan menuju mejanya dan kembali fokus pada layar laptopnya, membuat keyla sedikit kecewa karena raga tak menjawab pertanyaannya.


Ya mungkin raga tak merindukanya batin keyla kecewa.


"Kamu mau aku bikinin kopi??" tanya keyla pada raga


"Aku lagi pengen kopi yang dijalan sudirman itu sih, kalau kamu mau beliin kalau enggak ya udah " ucap raga sambil masih fokus pada laptopnya.


"Jauh banget trus jam segini mesti antri banyak sekali" keluh keyla.


Memang kopi itu langganan dan kesukaan raga dari jaman masih pacaran dulu.


Meskipun cukup jauh dan antrian yang panjang, dulu raga rela agar bisa mendapatkan 1cup kopi susu yang rasanya memang tak tertandingi.


"Ya udah kalau engga mau enggak usah" ucap raga masih memperhatikan laptopnya.


"Iya deh iyaa, aku beliin dulu ya sayang" ucap keyla nampak berdiri tak lupa membawa cluth nya dan mencium pipi raga kemudian keluar dari ruangan raga.


Terlihat raga bisa bernafas lega, segera ia mengambil ponselnya dan mengirimi pesan pada stella.


Sayang datang keruanganku , sekarang!!!


Stella membaca pesan raga sedikit binggung, apa istri raga sudah pulang batin stella.


Stella memasuki ruangan raga dan memang hanya ada raga yang berdiri disamping mejanya tampak menunggunya.


"I miss you" ucap raga memeluk stella.


"Istri kamu mana??" tanya stella nampak melihat ke sekitar ruangan raga.


"Bisa nggak sih kalau kita lagi bareng jangan bahas tentang dia , dan juga aku masih cemburu masalah yang tadi siang" ucap raga masih terlihat kesal.


Stella hanya tersenyum nyengir kemudian membalas pelukan raga.


Dan tiba tiba pintu ruangan raga terbuka membuat keduanya terkejut.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2