
Raga memasuki kantor dengan keadaan acak acakan, sudah 3 hari dia mendekam di aparertemen Stella karena ia berharap stella kembali pulang namun sayangnya tidak.
Hari ini ia berangkat kekantor karena sudah 2 hari penuh ia absen dari pekerjaanya.
Semua karyawan wanita nampak memandang aneh ke arah direkturnya itu, pasalnya tak biasanya Raga datang kekantor dalam keadaan yang sedikit memprihatinkan apalagi dengan adanya bulu bulu yang tumbuh diarea dagu entah mungkin Raga lupa atau memang tak sengaja bercukur itu menambahkan kesan tidak enak dipandang diarea wajah Raga.
Raga memasuki Ruangan nya dan betapa terkejutnya Raga melihat Keyla istrinya sudah menunggu disana.
Raga berjalam menuju mejanya tanpa mengubris jika disanaa ada Keyla yang menunggunya disofa.
"Kamu kemana ??? kenapa tidak pulang dan tidak pergi kekantor selama 2hari ini ??" tanya Keyla pada suaminya itu.
"Bukan urusanmu.!!' jawab Raga ketus.
"Apa maksudmu bukan urusanku ? tentu saja ini semua menjadi urusanku... kamu suamiku dan kamu Ceo ditempat ini jika kamu bersikap seenaknya apa kamu pikir semuanya akan baik baik saja ??!" tanya Keyla marah.
Raga tak mengubris ucapan keyla dan malah sibuk membolak balikan berkas yang ada dimejanya membuat keyla geram karena diabaikan.
"Apakah ini karena wanita itu ???" tanya Keyla Geram.
"Hmm jadi kamu sudah tahu yaa ???' tanya Raga santai.
"Bagus kalau begitu..." ucap Raga masih dengan nada yang santai.
"Apa maksud kamu bagus ???!" tanya Keyla tak paham.
" ya tentu saja bagus jika kamu sudah mengetahui perasaanku yang sebenarnya jadi aku tak perlu repot repot menjelaskan lagi " ucap Raga.
"Apa kamu gila???!!!!" ucap Keyla sedikit berteriak.
"Hmm sepertinya aku memang sedikit gila..." ucap Raga santai.
"Aku memperjuangkan kamu agar kamu bisa bertahan diposisimu dan sekarang dengan mudahnya kamu ingin melepas aku hanya karena wanita lain ????" ucap Keyla tak percaya.
"Bukan nya kamu yang memulai semuanya ??? " ucap Raga .
__ADS_1
"Apa maksud kamu ??' tanya keyla tak paham.
"Jangan pura pura tak tahu, bahkan sejak awal kamu selalu berselingkuh dibelakangku, aku bahkan tidak pernah kau anggap ada hanya sebuah boneka yang bisa menjalankam perusahaan papahmu ini dan memberikan kekayaan pada papah dan dirimu... jangan kau pikir aku bodoh hingga tak mengerti semua ini " Geram Raga memginggat bagaimana perlakuan istrinya dulu dengan papah nya terhadap dirinya.
"AAKU MELAKUKAN ITU UNTUK KAMU BRENGSEK!!!' ucap Keyla dengan nada keras.
"Untuk ku ??? apakah berselingkuh dibelakangku adalah sebuah perjuangan yang patut dibanggakan ??!!' geram Raga lagi.
"Bahkan kamu saja tak bisa menjalankan perusahaan papah dengan benar, apakah kamu sadar jika perusahaan papah hampir bangkrut beberapa kali dan sadarkah kamu siapa yang membuatmu bisa bertahan diposisimu itu meskipun kamu tak bisa menjalankan bisnis ??!!" ucap Keyla nampak menjeda ucapan nya.
"Jika saja aku tak mengikuti kemauan papah untuk berselingkuh dengan tomi mungkin saja perusahaan papah sudah hancur ditangan mu... apakah kamu sadar itu...???" ucap Keyla dengan nada lirih.
Raga nampak diam tak mampu menjawab entah mengapa lidahnya kelu hingga membuatnya tak bisa mengatakan apapun setelah mendengar kenyataan yang diucapkan Keyla.
"Selama ini aku hanya diam, aku tak menceritakan semua padamu, bukan nya aku tak mau , aku hanya belum siap" ucap Keyla lagi.
"Tapi aku sadar aku salah, jika saja sejak awal aku mengatakam semua padamu mungkin kamu tak akan mencari wanita lain untuk dijadikan pelampiasan." ucap keyla lagi kali ini ia tak tahan untuk tak menangis.
"Dan sekarang bahkan kamu sudah mencintai wanita itu dan akan memilih wanita itu..." ucap Keyla dengan suara isak tangisnya.
"Keylaa...akuu..." ucap Raga tak mampu mengataka apapun.
Raga kembali membisu tak mampu menjawab pertanyaaan keyla.
"Aku mohon Raga jangan tinggalkan aku... ayo kita mulai semuanya Dari awal lagi...aku mohon " pinta Keyla kembali.menangis.
Raga yang tadinya diam mematung kiini berjalan mendekati keyla dan memeluk keyla.
"Maafkan aku keyla....Maafkan akuu... jika saja kamu mengaatakan semua sejak awal, aku tak akan mungkinn menyakitimu" ucap Raga yang membuat tangis Keyla semakin memecah.
"Apakah kamu mau memperbaiki semuanya dari awal lagi ???" tanya keyla penuh harap.
"Maafkan aku Keyla... sepertinya aku sudah tidak bisa melanjutkan hubungan kita lagi " ucap Raga lirih.
"Kenapa ??? apa aku memang benar sudah tak ada dihatimu sedikit pun ???" tanya Keyla .
__ADS_1
"Maafkan aku Keyla, ... aku sangat mencintai Stella dan aku ingin memperjuangkan dia " ucap Raga jujur mmembuat keyla tak mampu menahan lagi air matanya dan menangis didepan Raga.
"Aku mohon Raga jangan tinggalkan aku..." ucap Keyla memohon dan memeluk Raga lebih erat berharap Raga tak akan meninggalkannya.
"Sekali lagi maafkan aku Keyla..." ucap Raga merasa bersalah namun mau bagaimana lagi jika ia saja sudah tak memiliki perasaan untuk Keyla.
"Jika kamu pergi, kamu tau konsekuensinya kan , tak akan mendapatkan sepeserpun harta dari ku ataupun dari perusahaan ini..." ucap Keyla dengan nada mengancam.
"Aku sudah tau dan aku akan melepaskan semuanya!!!, Aku sudah tak membutuhkan semua ini... aku hanya ingin Stella kembali kepadaku..." ucap Raga.
"Raga....ku mohon..." ucap Keyla semakin terisak.
"Maafkan aku Keyla...." ucap Raga kini nampak melepaskan pelukan Keyla.
Dan dengan berat hati akhirnya Keyla pun melepaskan pelukan nya dan mengusap air matanya.
"Baiklah....jika memang itu bisa membuatmu bahagia, aku memang sudah bersalah padamu selama ini " ucap Keyla.
"Jika suatu hari kamu tidak bisa bersama Stella, aku akan siap untuk menjadi pendampingmu lagi, dan tentu saja dengan segala hal yang sudah berubah lebih baik" ucap Keyla mencoba tersenyum.
"Hmm...aku akan mengemasi barangku nanti dan aku sudah tidak berangkat kekantor lagi besok, aku serahkan perusahaan ini lagi padamu.." ucap Raga.
"Ya...tentu saja kamu harus melakukan itu" ucap Keyla yang kini mengambil tas selempangnya dan pergi dari ruangan Raga.
Keyla memasuki kamar mandi dan menangis sejadi jadinya disana.
Hanya sekejap, hanya hitungan bulan saja Raga bisa berpaling darinya yang sudah bertahun tahun menjalin kasih dengan nya.
Namun Keyla sadar, semua ini salahnya, salahnya tidak bisa menjadi istri yang baik..
salahnya tak pernah memperhatikan suaminya...
Salahnya selalu sibuk dengan Tomy, ya seharusnya waktu itu ia tak menuruti keinginan papahnya mungkin semuanya tak akan seperti ini.
Keyla menghapus air matanya dan mencuci muka agar tak terlihat jika ia habis menangis, Keyla ingin menemui gadis itu... ya keyla ingin menemui Stella dan memberikan ucapan selamat karena berhasil merebut Raga darinya.
__ADS_1
bersambung....
Jangan lupa like vote dan komen....