
"Aku tau kamu menemui keyla untuk berusaha lepas dari ku ...." ucap Raga yang membuat Stella terkejut.
"Apa Keyla sudah mengatakanya kepadamu ?" Tanya Stella .
"Tidak... aku sudah memutuskan untuk memilihmu dan meninggalkan Keyla, jadi bersiaplah untuk menjadi nyonya Raga honey" ucap Raga membuat Stella sangat terkejut.
"Nggak ... aku nggak mau...!!! lepasin " ucap Stella memberontak.
"Apa kamu bilang ???!!!! kamu nggak mau !!" tanya Raga emosi kemudian mencengkeram dagu Stella kasar membuat Stella meringgis.
"Lepasin aku... aku mohon... aku nggak mau jadi perusak rumah tangga kamu lagi" ucap Stella mulai menangis.
"Kamu sudah melakukanya Sayang dan sekarang setelah aku mulai memperjuangkan kamu dan ingin bersama mu, kamu malah ingin pergi ???" tanya Raga masih tak melepaskan cengkeramnya.
"Aku ... aku benar benar ingin lepas dari mu .. aku mohoh lepaskan aku!!" Ucap Stella terisak.
"Nggak akan pernah dan kamu jangan berharap aku akan melepaskan kamu !!! sampai kapanpun kamu milik ku !!" ucap Raga tegas.
Stella mencoba memberontak dan berusaha kabur meninggalkan Raga namun dengan cepat Raga sudah mencekal tangan nya dan membawa nya masuk kekamar kemudian Stella dilempar ke ranjang oleh Raga.
"Aku udah siapin semuanya... Aku udah siapin pernikahan kita dan juga rumah buat kamu !!! jadi kamu nggak akan kemana mana lagi sampai kita menikah!!' ucap Raga tegas.
"Nggak ..!!! kamu nggak bisa maksain ini Raga, " ucap Stella menjerit.
"Aku bisa dan aku selalu bisa mendapatkan apa yang aku mau !!!" ucap Raga .
"Aku nggak mau Raga!!! aku mohon lepasin akuu!!" ucap Stella nampak menangis.
Raga nampak tak memperdulikan ucapan Stella dan malah meninggalkan Stella, tak lupa mengunci pintu kamar Stella agar Stella tak bisa kabur.
Stella nampak menangis dipinggir ranjang, ia benar benar tak menyangka Raga akan memperlakukan dirinya seperti ini.
Stella harus meminta pertolongan, ya ia harus menghubungi Andi agar bisa menolongnya keluar dari apartemen dan kabur dari Raga.
Segera Stella mengambil ponselnya yang ia taruh di saku jaketnya, beruntung Raga tak mengambil ponselnya jadi ia bisa menghubungi Andi untuk menghentikan kegilaan Raga.
Stella mendial nomer Andi,
"Aktif.. " batin stella sedikit senang.
"Haloo Stell..." ucap Andi di panggilan telepon.
"Kak Andi aku mohon selametin aku ... " ucap Stella sedikit panik dan memelankan suaranya takut Raga mendengar.
"Kamu kenapa Stella ?? " Tanya Andi dengan nada khawatir.
__ADS_1
"Raga maksa aku Kak, dia mau bawa aku kabur dan maksa buat nikah sama dia, aku nggak mau Kak " ucap Stella .
"Kok bisa ??! Sekarang kamu ada dimana ??" tanya Andi sedikit emosi.
"Aku diapartemen kak , Raga ngunci pintunya, aku nggak bisa keluar" ucap Stella.
"Oke oke, kamu tenang yaa.. aku bakalan kesana sekarang" ucap Andi mematikan panggilan nya.
Sedikit lega karena Andi akan menyelamatkan nya dari gengaman Raga.
Stella dikejutkan oleh suara pintu yang terbuka, seketika Stella langsung menyembunyikan ponselnya .
"Aku keluar dulu buat ngurus segala keperluan kita dan ngurus surat cerai ku sama keyla, kamu makan trus istirahat, besok pagi aku akan jemput kamu" ucap Raga sambil meletakan nampan berisi makanan tak lupa mengecup kening Stella membuat Stella sedikit jijik.
Entahlah sekarang Stella merasakan setiap sentuhan Raga menjijikan untuk Stella.
Stella hanya diam tak menanggapi ataupun menjawab ucapan Raga.
Raga keluar tanpa memperdulikan sikap cuek Stella, Raga pikir Stella hanya marah dan mungkin besok sudah kembali menjadi Stella nya dulu, ya Raga berfikir begitu.
1 jam berlalu dan Stella masih mondar mandir berharap Andi akan segera datang, Stella juga sama sekali tak menyentuh makanannya, ia benar benar tak berselera untuk menikmati makanan nya sekarang.
Cukup lama akhirnya Stella mendengar suara detingan pintu terbuka dan suara dua orang sedang berbicara.
"Stella kamu ada didalam ??' teriak seseorang dari luar dan Stella mengenal suara siapa itu, itu suara Andi, ya benar itu suara Andi.
"Tunggu ya " ucap Andi mencoba mengajak berbicara dengan seseorang.
"Dengan siapa Kak Andi ?" Batin Stella.
Tak berapa lama akhirnya pintu terbuka dan Stella segera menghambur kepelukan Andi.
"Aku takut kak" keluh Stella didalam dekapan Andi.
"Udah yaa tenang udah ada aku sekarang" ucap Andi menenangkan.
"*****... gue nggak dipeluk juga nihh!!" ucap suara seseorang disamping Andi membuat Stella bertanya tanya siapa orang yang bersama Andi itu.
"Ohh iya , kenalin ini Vino temen kakak, emang sengaja Kakak ajak buat buka pintu apartemen kamu karena kakak yakin Raga pasti ganti password pintu kamu" ucap Andi.
"Makasih banget ya kak udah mau bantuin aku dan salam kenal juga aku Stella " ucap Stella pada vino.
"Enggak dipeluk juga nihh??" tanya Vino mengoda Stella.
"Apa sih lohh !!" protes Andi yang membuat Vino terkekeh .
__ADS_1
"Aku harus pergi dari sini kak, karena kalau enggak besok pasti Raga bakal bawa aku pergi dari sini" ucap Stella ketakutan.
"Ya udah sekarang bawa barang barang kamu secukupnya trus kita pergi dari sini" ucap Andi dan langsung di iyakan oleh Stella.
Segera Stella mengemasi barangnya memasukan kedalam koper dibantu oleh Andi sedangkan Vino berjaga jaga diluar.
"Udah segini cukup ??" tanya Andi pada Stella.
"Iya kak, kita mau kemana Kak ??" tanya Stella yang masih binggung ia harus kemana.
"Udah kamu tenang aja, yang penting kita keluar sekarang sebelum Raga tau " ajak Andi dan nampak sudah menyeret koper keluar dari kamar Stella.
Stella mengikuti Andi dari belakang, Ketiganya memasuki mobil dan mobil melaju meninggalkan aparatemen.
Andi nampak menghentikan mobil didepan Club malam membuat Stella sedikit binggung.
"Thanks broo udah bantuin Gue" ucap Andi pada Vino yang kini sudah membuka pintu mobil.
"Yoi.. jangan lupa bayaran transfer yaa " goda Vino sambil terkekeh.
"*****... dasar temen mata duitan!!" balas Andi membuat keduanya terkekeh .
"Gue duluan ya nona cantik.. nggak usah takut lagi ada babang Andi yang bakalan jagain kamu " ucap Vino pada Stella dan Stella hanya tersipu malu.
Vino beranjak dan meninggalkan mobil Andi, barulah Stella sadar yang membuat Andi berhenti didepan club karena mengantar Vino.
"Kita kemana kak ??" tanya Stella masih penasaran.
"Hmm.. kerumah kakak yaa " jawab Andi membuat Stella terkejut.
"Kenapa ???' tanya Andi yang melihat raut wajah Stella berubah.
"Stella nggak enak sama Mamah kak " ucap Stella.
"Nggak apa apa Stell.. kamu lupa kalau sekrang kamu juga sudah jadi anaknya mamah aku ??' ucap Andi.
Stella hanya tersenyum .
"Makasih ya kak, udah mau bantuin aku sampai sejauh ini" ucap Stella merasa beruntung.
"Hanya ada satu cara agar kamu bisa lepas dari Raga .." ucap Andi.
"Apa itu kak ??' tanya Stella.
"Menikah sama aku Stell..." ucap Andi yang seketika membuat Stella terkejut bukan main.
__ADS_1
**Bersambung...
jangan lupa like vote dan komen**...