
Seperti biasa, pagi ini selesai sarapan dengan mamanya , andi nampak bersiap akan berangkat kekantor.
"Apa kamu sudah berhasil melamar stella nak???" tanya mama pada andi.
"Hmm masih belum ma, mungkin waktunya masih belum tepat" ucap andi.
"Apa kamu benar benar mencintainya ???" tanya mama lagi.
"Iya ma, andi benar benar serius dengan stella" ucap andi.
"Mama seneng dengernya nak, akhirnya kamu bisa menemukan pengganti untuk masa depan mu," ucap mama sambil tersenyum.
"Semua berkat stella ma, andi bisa melupakan apa yang dulu pernah terjadi" ucap andi tampak menginggat setahun yang lalu saat ia terpuruk karena mendadak kekasihnya yang sudah 2tahun ia pacari itu menolak lamaranya dan memutuskanya, itulah yang membuat andi sakit hati dan sedikit trauma untuk menjalin hubungan dengan wanita baru tetapi tidak dengan stella.
Sejak mengenal stella saat ia menjadi pembimbing stella, ia merasakan rasa aneh yang sudah lama tak ia rasakan.
Hanya melihat senyumnya ia bahagia, hanya dekat denganya membuat andi merasakan nyaman yang sangat luar biasa.
Itulah yang dirasakan andi pada stella dan dia memang berniat menjadikan stella pendamping hidupnya tanpa peduli bagaimana masa lalu stella, tanpa peduli status stella saat ini.
"Ya udah ma, andi berangkat dulu ya mah" ucap andi tampak mencium tangan sang mama.
"Iya sayang hati hati, " ucap sang mama melepaskan kepergian andi.
"Semoga dia benar wanita baik yang bisa membuatmu bahagia nak" ucap sang mama saat andi sudah tak terlihat lagi.
.....
Stella berjalan keruangan raga, ya mendadak raga memanggilnya keruanganya.
Setelah memasuki ruangan raga, disana hanya ada raga yang sudah menunggunya.
"Pagii honey... miss you" ucap raga langsung memeluk stella dan stella hanya diam saja karena jujur ia juga sangat meridukan raga.
"Aku seharusnya marah karena kamu kemarin didekati oleh andi tapi aku tak bisa karena sangat merindukanmu" ucap raga masih memeluk stella.
"Apa kamu tak merindukanku, hmm???" tanya raga karena stella hanya diam saja.
"Dimana istrimu???" tanya stella melepaskan pelukan raga.
"Aku merindukanmu dan kamu malah menanyakan istriku ???" ucap raga sinis.
"Apa kau sudah akan bercerai dengan istrimu seperti yang kamu katakan kemarin???" tanya stella lagi dan raga hanya diam.
"Tidak kan??? kami bahkan belum mengatakan pada istrimu kan??" tanya stella sambil memandang wajah raga.
Raga nampak diam saja.
"Lebih baik kita akhiri saja, aku memang mencintaimu, tapi aku sadar sebesar apapun rasa cintaku padamu tak akan membuat kamu bisa menjadi milikku" ucap stella sarkas.
__ADS_1
"Stella , aku hanya butuh waktu sampai bisa berbicara pada keyla, mengertilah" ucap raga sambil mengengam tangan stella.
"Sudah cukup untuk aku mengerti dan sudah cukup aku memberikan mu waktu, sekarang giliranmu mengerti untuk bisa melepaskanku!!!" ucap stella tampak menahan tangisnya.
"Aku janji aku akan segera mengakhirinya dengan keyla, bersabar lah sedikit lagi sayang, aku mohon!!" ucap raga dengan wajah memelas.
"Sudahlah... lepaskan saja aku" ucap stella.
"Aku mohon stella, aku mencintaimu... aku bahkan tak bisa membayangkan bagaimana aku tanpamu" ucap raga memohon.
"Bullshitt.... bahkan saat dengan istrimu saja kamu bahkan tak pernah menganggapku ada!!" ucap stella penuh emosi.
"Aku mohon stella, jangan seperti ini" ucap raga masih mengenggam tangan stella.
"Sudahlah, yang jelas aku sudah mengatakanya jadi sekarang terserah kamu" ucap stella melepaskan genggaman tangan raga dan berbalik ingin keluar dari ruangan raga.
"Kamu akan tetap jadi milikmu, sampai kapanpun !!! aku tak akan membiarkan kamu pergi dari aku!!" ucap raga .
"Terserah!!! aku bahkan tak peduli." ucap stella kemudian meninggalkan ruangan raga.
"Brengsekkkk" raga tampak mengamuk mengacak acak meja kerjanya.
Stella keluar dan sempat mendengar raga mengamuk.
"Iya stella, ini sudah benar, kamu sudah melakukan hal yang benar, sekarang waktunya kamu membuka hati untuk seeseorang yang bisa menjadikamu satu satunya dan yang mencintaimu... hanya kamu seorang" batin stella sambil berjalan menuju ruanganya.
....
"Kerjakan ini sampai selesai dan jangan harap kami bisa pulang jika belum selesai mengerjakan ini!!!" ucap raga dingin nampak memberikan setumpuk berkas pada stella.
"Baik pak" jawab stella mengambil berkas yang diberikan raga.
Sepertinya ini salah satu luapan raga untuk meredakan emosi nya, tapi stella cukup kuat karena tau memang sudah pekerjaanya.
"Hey... kok nggak jadi pulang???" tanya andi yang melihat stella terlihat lesu sambil membawa setumpuk berkas.
"Hmm aku harus lembur kak" jawab stella lesu.
"Mau aku bantuin??" tawar andi.
"Enggak perlu kak, kakak pulang duluan aja, nanti aku naik taksi" ucap stella karena tadi pagi andi menjemput stella diapartemen nya.
"Udah nggak apa apa sini aku bantuin biar cepet kelar" ucap andi nampak memaksa membantu stella.
"Ya sudah kalau kak andi memaksa" kata stella sambil tersenyum karena dengan begini ia bisa segera pulang dan istirahat.
....
Setelah pekerjaan yang diberikan raga selesai kini waktunya stella dan andi pulang.
__ADS_1
Sebelum pulang mereka memyepatkan makan malam lebih dahulu karena andi meminta bayaran untuk bantuan yang ia berikan pada stella dengan makan malam bersamanya.
Selesai makan malam, andi mengantar stella sampai didepan gedung apartemen stella.
"Ehmm stella apa kamu besok malam ada acara ??' tanya andi sebelum stella keluar dari mobilnya.
"Enggak kayaknya kak, la gimana kak??"tanya stella.
"Aku mau ngajakin kamu dinner" ucap andi.
"Boleh sih kak, tapi besok kak andi bantuin aku lagi ya kayak tadi baru aku mau dinner sama kak andi" ucap stella sedikit tertawa.
"Hahaha maaf deh, habis kamu suka susah diajak makan malem " ucap andi.
"Iya kak, besok aku mau!! besok kabarin lagi aja kak" ucap stella
"Siap tuan putri" ucap andi yang membuat stella terkekeh.
"Aku duluan ya kak, kak andi hati hati pulangnya!! makasih juga buat hari ini" ucap stella sebelum ia keluar.
"iya sama sama" jawab andi dan stella keluar dari mobil andi.
Stella nampak melambaikan tangan kearah mobil andi sebelum andi melajukan mobilnya .
Setelah mobil andi tak terlihat lagu, stella memasuki gedung apartemennya.
Sampai diapartemennya stella nampak binggung karena apartemenya sudah menyala lampunya.
Apa tasya kesini lagi batin stella.
Dan cukup terkejut karena bukan tasya yang berada di apartemen nya melainkan raga yang nampak duduk disofa menunggunya.
"Sayang... maafkan aku" ucap raga yang nampak mendekati dan ingin memeluk stella namun stella nampak mundur menolak pelukan dari raga.
"Bukankah semua sudah berakhir, ??? lalu untuk apa kamu kemari???" tanya stella dengan nada tak suka.
"Kamu berubah..., apa semua karena laki laki itu??? apa semua karena andi ????!!!!" tanya raga dengan emosi.
"Apa maksud mu??? aku hanya sudah lelah saja menjadi yang kedua!!! mengertilah" ucap stella.
"Aku tak mau, dan aku tak akan membiarkan itu terjadi" ucap raga nampak memaksa mencium bibir stella.
"Apa yang kalian lakukan???" tanya seseorang yang baru saja memasuki apartmen stella.
Dan stella sangat terkejut melihat siapa yang datang....
**Bersambung...
Jangan lupa like vote dan komen yaa ☺☺☺**
__ADS_1