STELLA (Bukan Wanita Simpanan)

STELLA (Bukan Wanita Simpanan)
MAAF


__ADS_3

"Tuan ... ampun ... jangan tuan...." ucap Keke yang menangis karena sakit merasakn cambukan dari Tirta.


"Kau gadis nakal... berani beraninya kau menuruti perintah Keyla dan kabur dariku.." ucap Tirta terus memberikan cambukan ditubuh Keke yang tak menggunakan sehelai benang pun.


"Ampun Tuan ...Maafkan sayaa..." ucap Keke terisak menangis.


Siang itu Keke pulang dari berbelanja di pasar saat ia sedang berjalan pulang ada mobil yang berhenti dan menawarkan tumpangan karena memang jalan menuju rumahnya masih jauh dan tak ada angkot akhirnya Keke mau, ia pikir pria yang menawari nya itu adalah anak kampus yang akan mendaki gunung karena memang dikampung Keke sering digunakan untuk base camp orang yang sedang mendaki.


Keke menurut dan masuk kedalam mobil setelah itu Keke tak menginggat lagi , saat bangun sudah malam dan ia sedang beraada satu mobil dengan Tuan Tirta.


Keke terkejut setengah mati dan tak menyangka Tuan Tirta akan menculiknya.


Kini Keke di bawa kesebuah rumah yang kecil tapi terlihat mewah, mungkin itu salah satu rumah milik Tuan Tirta.


Dan dsinilah Keke sekarang, Disiksa habis habisan oleh Tirta setelah Keke melayani nafsu pria Tua itu.


Keke hanya menangis dan menjerit merasakan punggung mulusnya yang terkena cambukan Tuan Tirta.


"Mulai sekarang disinilah rumahmu???! kamu tak boleh pergi , dan untuk ibu dan adikmu aku yang akan memberikan fasilitas dan kebutuhan untuk mereka jadi jangan coba coba kabur... jika kamu melakukan itu aku tak akan segan segan untuk membunuh ibumu" ucap Tirta yang hanya diangguki oleh Keke kemudian Tirta berlalu pergi meninggalkan Keke yang penuh luka dan tengah menagis.


Sedangkan itu Keyla terbangun dan tampak meringgis karena ia merasakan bawahnya sangat sakit.


"Apa katanya tadi ??? perlakukan lembut ??? dasar pembohong" batin Keyla sebal menatap kearah pria yang memperkosanya sedang menikmati hisapan rokok sambil duduk di sofa.


"Apa kau begitu menikmati sayang hingga melihatku seperti ingin minta tambah ronde ???" tanya Pria yang masih menghisap rokok sambil terkekeh.


Sedangkan Keyla nampak melengos memasuki kamar mandi tanpa mengubris ucapan pria itu.


Selesaai mandi dan berpakaian rapi Keyla mendekati pria yang masih duduk di sofa namun kini sedang menikmati minuman.


"Aku ingin pulang .. mana kunci mobilnya " ucap Keyla .


"Tidurlah , istirahatlah dulu , pulanglah besok pagi " ucap Pria itu.


"Tidak... aku ingin pulang sekarang" ucap Keyla sedikit memaksa.


"Bahkan kau tak tau ini dimana, jika sampai kau tersesat dan dimakan harimau dihutan aku tak akan menolongmu" ucap pria itu yang mendadak membuat Keyla takut , membayangkan saja ia tak sanggup, Keyla sadar ia tadi dibawa masuk ke sebuah hutan yang gelap.


Dasar gila... batin keyla sebal. Keyla akhirnya kembali ke ranjang dan tidur tak lupa menutupi tubuhnya dengan selimut .


Pria tadi yang melihat tingkah Keyla hanya tersenyum. Menikmati Keyla ternyata senikmat ini bahkan mungkin ia sudah kecanduan, ia harus memikirkan cara agar bisa memiliki Keyla.

__ADS_1


...


Stella telah siap membuat sarapan bersama Bibi, hari ini hari libur dan Stella hanya dirumah dengan Bibi dan Andi sementara Bunda subuh tadi sudah dijemput oleh adiknya untuk pergi kebandung menemani adik Bunda ketempat saudara.


"Aku akan membangunkan Andi Bi..." ucap Stella yang diangguki oleh Bibi.


Stella berjalan kekamar Andi dan langsung saja masuk karena pintu tak dikunci.


"Mas Andi... bangun dulu sarapan sudah siap " ucap Stella nampak menggoyangkan badan Andi.


"Ehmm... kok kamu yang bangunin " ucap Andi saat membuka matanya sudah ada Stella didepanya.


"Iya ... Bunda emang nggak pamit sama kamu kalau mau pergi??? tanya Stella.


"Enggak, Bunda sama siapa ??' Tanya Andi


"Sama Adik nya Bunda katanya, om pra siapa ya tadi ??!" ucap Stella memcoba mengingat ingat.


"Om Pratama, iya itu adik Bunda, Ya udah aku mandi dulu nanti aku susul kebawah " ucap Andi dan Stella memgangguk dan langsung pergi meninggalkan Andi.


Sebenarnya jika dibandingkan dengan Raga , Andi termasuk pria sopan dan menghargai Wanita buktinya saja Stella masuk kekamarnya saja Andi tak pernah macam macam jika saja itu Raga pastilah sudah mengajaknya bermain kuda kudaan jika ia melihat Stella yang kini hanya mengenakan Daster rumahan pendek dan terlihat sedikit seksi.


Entahlah mengapa sepagi ini sudah panas sekali apalagi melihat Stella mengenakan Daster warna coklat pendek dan mempelihatkan kulit putih mulusnya sungguh menggoda Andi namun Andi harus menahan hawa nafsunya , tahan dulu jangan sampai ia melakukan hal hal yang diluar batas karena ia tak mau merusak Stella, Andi mencintai Stella dan akan menjaganya .


Selesai mandi Andi turun dan melihat Stella yang sedang menunggunya dimeja makan.


Andi duduk dan melihat Stella tersenyum padanya dan mulai mengambilkanya makanan.


"Apa kamu ingin keluar jalan jalan dengan ku ???" tanya Andi


"Benarkah ???" tnya Stella.


"iya jika kamu mau nanti kita jalan jalan keluar" ucap Andi yang kini mulai menyuapkan makanan ke mulutnya .


"Iya aku mau ... mau sekali " ucap Stella sangat senang.


"Ya setelah sarapan kita akan Jalan jalan" ucap Andi yang sennag melihat Stella yang nampak senang dan semangat.


"Maafkan aku Stella.." ucap Andi membuat Stella terkejut.


"Maaf kenapa mas ??" tanya Stella binggung.

__ADS_1


"Maaf jika akhir akhir ini sikapku padamu sedikit kasar " ucap Andi dan Stella hanya tersenyum.


""Tidak apa aku mengerti .." ucap Stella.


"Aku hanya takut jika kehilangan kamu atau kamu kembali pada Raga lagi " ucap Andi.


"Tidak... kamu tak perlu khawatir..." ucap Stella mencoba menyakinkan Andi.


"Tapi sampai sekarang bahkan kamu belum bisa menyanyyanggi ku dan menerima ku " ucap Andi.


"Tidak... kata siapa ??? jika aku masih belum bisa menerima mu, aku juga tak akan mau menikah dengan mu " ucap Stella.


"Benarkah ???" tanya Andi.


"Tentu saja .." ucap Stella dan keduanya pun tersenyum .


"Terimakasih Stella, dan tolong nasehati aku jika aku salah jangan kamu malah pergi " ucap Andi bahagia.


"Iya sayang. " ucap Stella yang membuat pipi Andi merona, terbalik kah ??? tidak memang sekarang Pipi Andi terlihat merona saking bahagianya .


Melihat Andi yang sangat berharap padanya membuat Stella takut jika suatu saat nanti menggcewakan Andi, semoga saja tidak.


Andi dan Stella telah usai sarapanya dan kini keduanya nampak sibuk berkemas untuk acara nya jalan jalan hari ini.


Stella terlihat gembira dan sangat bersemangat karena untuk pertama kalinya ia dan Andi akan keluar rumah bersama mungkinn bisa dikatakan kencan.


Selesai bersiap keduanya dikejutkan oleh suara bel pintu . Ketika Bibi ingin membuka dilarang oleh Andi, "biar aku saja Bi.." ucap Andi kemudian berjalan membuka pintu.


Dan betapa terkejutnya Andi melihat siapa yang datang...


"siapa yang datang Bi ???' tanya Stella yang terdengar oleh Andi.


*Tidak Stella... jangann... jangan kemariii...batin Andi .


Bersambung*....


Jangan lupa like vote dan komen...


Dibaca juga yaa cerita lain...


Sekertaris culun milik ceo tampan

__ADS_1


__ADS_2