
Stella hanya diam saja menanggapi pertanyaan Andi yang seolah memojokan nya.
"Kamu nggak mau tau gimana keadaaan Raga ???" tanya Andi.
"Emang gimana ???" seketika tanpa Stella sadari ia juga penasaran akhirnya menjawab jawaban yang mungkin tak disukai oleh Andi.
"Berantakan !!!" ucap Andi kemudian berdiri meninggalkan Stella tanpa sempat meminum kopi yang kini telah menghangat.
"Bodoh banget gue... pasti Mas Andi marah ..." ucap Stella nampak memukuli bibirnya.
Makan malam kali ini suasana terlihat berbeda, hanya saling diam dan melemparkan tatapan dingin, Entah itu Stella atau Andi mereka sama sama bungkam membuat Bunda Retno yang berada di tengah tengah mereka seperti mengerti apa yang sedang terjadi diantara mereka.
"Ehemmm... jadi gimana kelanjutan rencana pernikahan kalian ???" tanya Bunda membuka suara membuat keduanya menatap kearah yang sama yaitu Bunda Retno yang kini menunggu jawaban keduanya.
"Jangan bahas sekarang ya bund... Kan kita lagi makan..."ucap Andi dan Stella hanya menghela nafas pasrah.
"Kalian ini... ya sudah... lanjutin makan malamnya , Bunda udah selesai mau ke atas istirahat dulu..." ucap Bunda Retno yang diangguki oleh keduanya.
Hening... hanya terdengar suara detingan piring saja. entah Stella maupun Andi masih sama diam hingga Andi yang telah menyelesaikan makan nya langsung pergi meninggalkan meja makan tanpa sepatah kata pun .
Stella terlihat menunduk sedih, Andi yang ia pikir bisa sabar dan menyanyanggi nya nyatanya bisa membuatnya sedih, tapi Stella sadari jika ia juga bersalah, ia yang membuat Andi marah.
Stella telah selesai makan dan membersihkan meja makan kemudian ia bergegas memasuki kamarnya untuk beristirahat.
...
Siang ini Stella berencana keluar dari rumah dan hendak jalan jalan sebentar.
"Yakin nggak mau bunda temenin ???" tanya Retno pada calon menantunya itu.
"Engga bunda, Stella juga cuma mau jalan jalan sebentar kok" ucap Stella yang sudah siap dan hendak pamit pada Bunda.
"Ya sudah hati hati ya nak ..." ucap Bunda, Stella mencium punggung tangan Bunda dan keluar dari rumah Andi.
Disinilah Stella sekarang, disebuah taman yang dipenuhi dengan anak kecil yang sedang bermain.
Stella nampak senang sekali melihat anak anak yang dengan riang nya bermain tanpa beban.
Hingga mata nya tak sengaja melihat Tasya yang juga terlihat berjalan jalan ditaman sendiri.
Segera Stella menghampiri Tasya.
"Tasya..." panggil Stella pelan , terlihat Tasya berbalik melihat ke arah Stella dan sedikit terkejut.
__ADS_1
"Tas... elo masih marah sama Gue...???" tanya Stella masih pelan sedangkan Tasya masih bungkam tak mengeluarkan sepatah kata pun.
"Gue minta maaf Tas.. Gue juga nggak mau jadi perusak rumah tangga orang, semua itu ngalir gitu aja.." ucap Stella dan Tasya pun masih diam.
"Dan bentar lagi gue udah mau nikah sya sama Kak Andi..." ucap Stella.
"Beneran ???" tanya Tasya tampak senang.
"Iya Sya... Gue bentar lagi nikah sama kak Andi ..." ucap Stella nampak memamerkan cincin dijari manisnya .
"Ya ampun Stell... Gue seneng banget " ucap Tasya tiba tiba memeluk Stella bahagia.
"Jadi Elo maafin gue nihh...??" tanya Stella.
"Sebenernya gue masih kesel sama Elo... tapi ngeliat Elo udah berubah dan bisa nerima kak Andi gue seneng... lagian nggak baik juga Stell punya hubungan sama suami orang" ucap Tasya .
"Iya Sya... gue khilaf kemarin.. " ucap Stella.
"Udah ah... sekarang yang penting udah baikan yaa" ucap Tasya dan Stella pun mengangguk senang.
Seharian ini Stella dan Tasya nampak berjalan jalan ke mall dan berbagai tempat rekreasi yang tak jauh dari sana.
"Jadi sekarang elo tinggal sama Kak Andi ???" tanya Tasya saat ingin mengantar Stella pulang.
"Gue masih nggak nyangka ternyata Raga segitunya banget sama Elo.." ucap Tasya.
"Dan Gue juga nggak nyangka ternyata Raga itu ipar elo..." ucap Stella lirih.
"Gue nggak mau aja nanti dikantor orang orang mikirnya gue masuk sana karna Raga padahal Gue masuk sana emang karna kemampuan Gue." ucap Tasya dan Stella pun terkekeh.
Mobil Tasya pun sampai didepan rumah Andi dan terlihat mobil Andi sudah terparkir disana, mungkin Andi sudah pulang batin Stella.
"Yakin nggak mau masuk dulu???" tanya Stella yang tengah melepas seatbelt nya.
"Kapan kapan aja deh Stell, udah malem nggak enak.." ucap Tasya.
"Padahal Bunda nya kak Andi baik banget loo" ucap Stella.
"Ciee yang udah deket sama calon mertua..." ledek Tasya.
"Apaan sih... ya udah gue masuk duluan.. " ucap Stella.
"Oke... kapan kapan Gue hubungin elo, biar kita bisa jalan bareng lagi " ucap Tasya.
__ADS_1
"Duh hampir lupa, ponsel gue lagi nonaktif jadi kalau ada apa apa hubungi kak Andi aja yaa " ucap Stella sebelum menutup pintu mobil.
"Oke kalau gitu... bye Stell.." ucap Tasya sambil melambaikan tangan nya.
"Bye .. " Stella juga ikut melambaikan tangan hingga mobil Tasya melaju dan tak terlihat.
Stella memasuki rumah dan melihat Bunda Retno seperti menunggu didepan rumah.
"Kamu habis dari mana nak ???" tanya Bunda Retno dengan Raut wajah khawatir.
"Maaf Bunda lama, tadi ketemu Tasya trus diajak jalan jalan ke mall, kak Andi udah pulang ya Bunda ???" tanya Stella sambil menyalimi tangan Bunda Retno.
"Udah, tapi tau kamu nggak ada dirumah dia marah marah dan nggak mau keluar makan malam" ucap Bunda Retno yang membuat Stella menjadi tak enak. kok tumben kak Andi kekanakan banget batin Stella.
"Maaf ya Bunda, gara gara Stella Bunda jadi ikut kena, tapi Bunda tenang aja , biar nanti Stella yang bujuk Kak Andi..." ucap Stella.
"Ya udah kamu mandi dulu trus ajakin Andi makan malam yaa..." ucap Bunda yang diangguki oleh Stella.
Keduanya pun memasuki rumah.
Setelah selesai mandi, Stella bergegas menuju kamar Andi.
Stella nampak mengetuk kamar Andi namun tak ada jawaban akhirnya ia memberanikan diri memasuki kamar Andi yang tak dikunci itu.
Stella masuk dan melihat Andi duduk diblangkon kamar.
"Kak..." panggil Stella yang tak digubris oleh Andi. Andi masih mematung diam ditempat.
Stella tak menyerah dan kini duduk disamping Andi, dilihatnya wajah berantakan Andi yang sedang menyesap rokoknya.
Ya Andi sedang merokok dan sudah menghabiskan beberap putung rokok.
"Kak Andi masih marah sama Stella ???" tanya Stella pelan.
"Kamu habis Dari mana ???" tanya Andi.
"Maaf kak, aku bosan dirumah makanya tadi jalan jalan ke taman, trus ketemu Tasya dan malah diajak jalan jalan Tasya ke mall" ucap Stella.
"Apa kamu tau kalau diluar sana Raga sedang mengerahkan banyak orang untuk mencarimu ??? hanya karena bosan kamu bahkan bisa masuk kekandang singa lagi Stella, " ucap Andi membuat Stella terkejut.
"Atau memang itu yang kamu mau , biar bisa kembali bersama Raga yang masih kamu cintai itu.." ucap Andi berdiri dan meninggalkan Stella yang tampak shock dengan ucapan Andi.
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan komen...