STELLA (Bukan Wanita Simpanan)

STELLA (Bukan Wanita Simpanan)
MELEPAS RINDU


__ADS_3

"Raga ???!' ucap Stella lirih.


"Apa aku menganggumu ?? , apa kau sibuk ???" tanya Raga lembut. ya ucapan Raga yang lembut mengingatkam Stella pada awal hubungan mereka, Raga selalu memperlakukan nya dengan lembut.


"Dar.. Dari mana kau tau aku ada disini ??" tanya Stella sedikit gugup.


"Aku mengikutimu ... bolehkah jika aku mengajakmu keluar berjalan jalan??? apa suami mu akan marah ??? ahh bukan seharusnya aku bertanya apa calon suamimu akan marah ???" tanya Raga penuh sindiran.


"Aku..aku.. tidak.. aku tidak bisa keluar.." ucap Stella.


"Ohh ayolah ..hanya jalan jalan saja, aku tak akan menculik mu "ucap Raga dan Stella hanya diam.


"Apa kau tak merindukan ku ??' tanya Raga yang membuat hati Stella terhenyak.


"Maafkan aku Raga.." ucap Stellla hendak menutup pintu namun ditaham oleh Raga.


"Ayolah Stell.. hanya sebentar..aku janji tak akan macam macam " ucap Raga dengan wajah memelas.


"Hanya sebentar..." ucap Raga lagi.


"Baiklah... aku akan berganti pakaian dulu" ucap Stella dan terlihat senyum sumringah Raga.


Raga menunggu Stella dan Ia terkagum kala melihat Stella sudah cantik dengan Dress berlengan warna maroon , tak lupa pula jepitan dirambut lurus Stella.


"Kamu mau ngajak aku kemana ???" tanya Stella saat memasuki mobil Raga, jangan lupakan Raga yang sedari tadi memandangnya tanpa berkedip.


"Ada tempat yang ingin kau kunjungi ???" tanya Raga.


"Tidak..." ucap Stella sambil menggelengkan kepalanya.


"Hmm... aku ingin mengajakmu kesuatu tempat " ucap Raga dan Stellla hanya mengangguk.


Cukup jauh perjalanan mereka hingga keduanya berhenti disebuah mansion yang sangat besar dan mewah.


Ya Raga memang sengaja mengajak Stella kesini untuk memperlihatkan hasil jerih payah Raga selama ini hanya untuk Stella.


"Rumah siapa ini ???" tanya Stella binggung pasalnya baru pertama kali Raga membawa nya kesini.


"Rumah kita ..." ucap Raga yang membuat Stella terkejut.


"Rumah kita sebelum kamu pergi dari ku" ucap Raga lagi .


"Maksud nya ???" tanya Stella masih tak mengerti maksud Raga

__ADS_1


"Masuk lah , aku yakin banyak yang kau sukai didalam.." ucap Raga keluar dari mobil dan diikuti oleh Stella.


Stella memasuki mansion itu dan langsung takjub dengan dekorasi serta penataan nnya apalagi warna yang digunakan adalah warna kesukaaan nya biru laut membuat Stella semakin bertanya tanya rumah siapa ini sebenarnya karena disana juga banyak foto foto dirinya entah sengaja ataupun candid membuat Stella binggung kapan dipotret.


"Kau suka ???" tanya Raga.


"Bagus sekali,.. apa ini rumahmu ???" tanya Stella.


"Bukan..." jawab Raga.


"Lalu apa ini milik mantan istrimu ?" tanya Stella yang langsung mendapatkan gelengan Dari Raga.


"Ini rumah kita, rumah yang kubuat khusus buat kamu" ucap Raga yang membuat Stella spechless tak percaya.


"Lihatlah bagian sana kau pasti suka ???' ucap Raga dan benar saja disana ada ruang keluarga dan bagian samping ada taman kecil outdoor yang terlihat sejuk dan disana masih banyak foto figura dirinya dan yang membuat Stella terkejut ada bingkai Foto Stella bersama kedua orangtua nya sewaktu masih kwcil, darimana Raga mendapatkan itu batin Stella.


"Dibelakang sana ada taman bunga mawar merah, kau bilang kau suka mawar merah" ucap Raga menunjukan taman bunga yang berada diluar rumah dengan air pancur yang sangat indah dan jangan lupakan kolam ikan koi yang berbentuk love.


"Bagus sekali..." ucap Stella


"kau suka ????" tanya Raga .


"Suka ...sangat suka.. rumah ini sangat indah " ucap Stella tersenyum bahagia.


"Kapan kau membuat ini ???" tanya Stella yang sekarang kini tau jika ini rumah milik Raga.


"Sejak aku mengatakan aku ingin menikahimu" ucap Raga.


"Aku pikir kau tak serius.." ucap Stella.


"Sejak itu aku mulai merintis usahaku sendiri tanpa bantuan Keyla, aku membangun rumah ini sesuai dengan keinginanmu dan aku mengurus surat cerai demi bisa segera bersamamu namun nyatanya aku terlambat kan " ucap Raga tertawa hambar.


"Maaaf...." ucap Stella menunduk , ia benar benar masih tak menyangka jika Raga ternyata seserius itu padanya. ia pikir Raga hanya menjadikan ia tempat pelariaan dari Keyla.


"Apa kau bahagia sekarang Stella ??? apa kau bahagia dengan calon suami mu ???' tanya Raga.


"Aku...aku..." ucap Stella tak bisa menjawab.


"Menikahlah dengan ku Stella, aku tau aku terlambat tapi satu yang perlu kau tahu jika selama ini aku sama sekali tak pernah berfikir untuk meninggalkanmu sedetik pun" Ucap Raga.


Stella hanya menunduk mendengar ucapan Raga, saat ini ia benar benar binggung harus bagaiman lagi.


Di satu sisi ia mencintai Raga tapi disisi lain ia tak tega jika harus melepaskan Andi.

__ADS_1


Tapi jika melihat perjuangan Raga Demi dirinya , sejujurnya Stella ingin kembali dengan Raga.


Entahlah Stella bingung ,sangat binggung. ia hanya takut jika kembali.merasakan Gagal dalam pernikahan untuk yang kedua kalinya.


Raga menggengam tangan Stella lembut, membuat Stella yang sedari tadi menunduk kini mendongak menatap Raga.


Raga memberanikan diri mencium bibir manis milik Stella yang sudah sangat ia rindukan itu.


Awalnya Stella tak membalas ciuman Raga namun lama kelamaam Stella membalas, segera Raga tak menyia nyiakan kesempatan ini , ia sangat merindukan Stella, sangat . Raga mengendong tubuh Stella dan dibawa nya kekamar miliknya.


Stella takjub melihat dekorasi kamar yangs sesuai dengan keinginan nya. Namun itu semua teralihkan oleh Raga yang sudah mulai bermain diatasnya. seolah Rindu nya kini sudah terjawab Raga ingin menumpahkan dan tanpa memberi Stella jeda.


Satu ronde berakhir kini Raga memeluk Stella yang memunggungi nya.


"Apa pria itu pernah menyentuhmu ???" tanya Raga .


"Tidak... " ucap Stella terlihat Raga tersenyum.


"Rasanya lega sekali bisa memelukmu seperti ini" ucap Raga dan Stella hanya diam saja.


Stella juga merasakan lega bisa kembali dipeluk oleh Raga , rasanya semua gelisah dan beban nya telah hilang.


"Aku berharap kita bisa seperti ini setiap hari" ucap Raga dan Stella masih diam.


Raga kembali melakukan dengan Stella karena baginya hanya satu ronde tak cukup untuk menuntaskan rindunya selama ini.


Ia ingin melakukan lagi.. lagi dan lagi.


Hingga Stella kelelahan dan tertidur pulas dipelukan Raga.


"I love you..." bisik Raga yang masih terdengar Stella.


...


Sementara itu Andi terlihat mengamuk di rumahnya mengetahui Stella belum pulang padahal ini sudah malam dan juga ia baru saja medapatkan kiriman foto yang mengejutkanya.


Akhirnya aku berhasil menemukan nya begitulah pesan Raga beserta foto Stella yang sedang tertidur dalam pelukan seseoarang dan hanya menggunakan selimut, sepertinya mereka sedang melepas Rindu.


"Sialan...brengsek??!" ucap Andi membanting ponselnya hingga pecah.


Beersambung...


Jangan lupa like vote dan komen...

__ADS_1


__ADS_2