
"Ada apa ???" tanya Andi dingin pada seseorang yang kini berdiri didepan pintu rumahnya.
"Bos menyuruhmu menghadap" ucap Pria itu terlihat sambil celinggukan didalam rumah, beruntung sekali Bibi dan Stella berada diruang keluarga.
"Ya..." ucap Andi dingin hendak menutup pintu namun ditahan oleh pria itu.
"Sekarang ?!!!" ucap Pria itu lantang.
"Baiklah baiklah... tunggulah dimobil aku akan pamit dengan orang rumah sebentar" ucap Andi membiarkan pintu terbuka.
Andi kesal ya tentu saja ia sangat kesal, disaat ia harusnya menikmati liburan nya dengan Stella kini malah harus menghadap bossnya Raga, pria yang baru saja datang adalah anak buah suruhan Raga. ya diam diam Andi tak hanya menjadi tangan kanan Raga yang membantu Raga menuntaskan masalah korupsi Tirta namun juga pekerjaan lainnya. Andi ikut membantu pencarian Stella namun selama ini bukanya membantu menemukan namun menjauhkan dari Stella.
Dan melihat Stella yang kemarin sudah bertemu dengan Raga, Andi yakin jika sebenarnya Raga sudah mengetahui jika ia yang menyembunyikan Stella selama ini jadi Andi harus berusaha tenang dan bermain sepintar mungkinn agara Raga tidak merebut Stella darinya.
Stella miliknya sekarang dirinya lah yang bisa memiliki Stellla bukan Raga namun Dia .
...
"Maafkan aku Stella , aku mungkin tak bisa mengajakmu keluar hari ini, karena mendadak aku mendapat pekerjaan." ucap Andi yang langsung disuguhi raut wajah kecewa Stella.
"Maafkan aku...aku akan mengajakmu keluar lain kali hmm" bujuk Andi melihat wajah Stella yang merajuk.
"memang siapa dia ???, sepertinya dia bukan orang dari kantor kita ?" tanya Stella yang sempat melihat wajah pria yang menemui Andi baru saja.
"Dia anak baru dikantor kita , dulu sewaktu kamu keluar dia baru masuk jadi kamu tak mengenalnya " jelas Andi Stella hanya mengangguk paham.
"Ya sudah hati hati kalau begitu" ucap Stella kemudian berjalan memasuki kamar tanpa melihat Andi yang masih menatapnya.
Stella kesal ya tentu saja Stella kesal , ia sudah Dandan secantik ini malah tak jadi pergi hanya karena Andi mendapat panggilan mendadak, lagipula siapa sih pria yang menemui tadi, jika dilihat dari penampilan nya seperti bukan orang kantoran.
Stella melihat dari jendela jika Andi dibawa oleh orang itu , orang yang Andi bilang sebagai rekan kantor namun Stella tak memempercayai itu.
Stella hanya mendesah kecewa dan berharap Andi segera pulang .
...
Hari ini akhirnya Keyla diantar pulang oleh pria yang memperkosanya semalam berkali kali bukan .. bukan memperkosanya jika Keyla saja menikmati permainan Pria itu, tanpa membantah dan hanya menikmati dibawahnya.
__ADS_1
Sejujurnya jika dilihat Pria itu tidak menyeramkan seperti saat malam kemarin ia bertemu dan marah padanya, entah mengapa mata Keyla memandang pria itu terlihat tampan.
Dan yang membuat Keyla sedikit penasaran, saat bercinta dengan Keyla Pria itu bahkan menyebut nama Keyla berkali kali saat pelepasan padahal Keyla tidak mengenal pria itu dan mereka juga belum pernah berkenalan bahkan sekarang saja ia tak mengetahui siapa nama Pria disampingnya yang saat ini sedang mengemudi itu.
"Berhentilah menatap wajah tampanku" ucap Pria itu yang membuat Keyla malu karena diam diam ia memang memperhatikan Pria itu.
"Apa kau mengenalku sebelumnya ???" tanya Keyla.
"Ya bukankah semalam kau yang menemaniku bercinta " ucap Pria itu dengan suara vulgar membuat Keyla jengah.
"Aku hanya penasaran .. mengapa setiap pelepasan kau menyebut namaku bahkan kita saja belum mengetahui nama satu sama lain" ucap Keyla lagi.
"Apa kau suka ??? jika iya aku akan menyebut namamu setiap pelepasan saat bercinta dengan mu lagi " ucap Pria itu menekankan nama lagi.
"Lagi ???? memang siapa yang ingin bercinta dengan mu lagi" ucap Keyla kesal.
"Tentu saja dirimu, siapa lagi .. bukankah semalam kau sangat menikmatinya sayang" ucap pria itu sedikit terkekeh membuat Keyla menjadi merinding.
"Sudahlah.. percuma memang aku bertanya pada orang sepertimu" ucap Keyla kesal.
Pria itu menghentikan mobilnya tepat didepam rumah Keyla dan Keyla sedikit terkejut karena ada mobil Tomi disana , untuk apa lagi pria itu datang, bukankah sekarang ia tak punya urusan lagi dengan Tomi batin Keyla.
"Siapa dia..???"tanya Pria yang masih disamping Keyla.
"Bukan urusanmu ??!!" ucap Keyla melepas seatbelt nya dan hendak keluar namun tangan nya ditahan oleh Pria itu.
"Apa dia kekasihmu ???!" tanya Pria itu yang masih mengenggam tangan Keyla.
"Jika iya , apa kamu cemburu dan akan memukulinya ??" tanya Keyla.
"Tentu saja aku harus !!" ucap pria itu berubah garang.
"Sudahlah lebih baik kamu pulang dan terimakasih untuk tumpangan nya " ucap Keyla melepaskan pakksa tangan nya yang ditahan oleh pria itu.
Keyla nampak berjalan menghampiri Tomi yang berdiri disamping mobil mewahnya. sedangkan Pria itu masih didalam melihat gerak gerik Keyla dari dalam mobil.
"Untuk apa kau kemari ??? bukankah kita sudah tak ada urusan lagi ???" Tanya Keyla dengan nada galak.
__ADS_1
"Wah wah sekarang kau bahkan berani membentak ku !!!" ucap Tomi nampak meremehkan.
"Sudahlah , lebih baik kau pergi saja , aku sedang tak ingin ada urusan denganmu dan bukankah kita sudah tak ada urusan apapun sekarang???" ucap Keyla malas membuat Tomi nampak marah.
"Setelah bercerai dengan Raga apa kau menjadi ****** sekarng ??? ahh iya kau pasti dijual lagi oleh papah mu kan ?? katakan padaku berapa yang harus kubayar lagi untuk bisa berkencan dengan ku ???!" ucap Tomi yang membuat Keyla marah kemudian menampar Tomi.
Plaakkkk....
"****** sialan !!!! " Tomi nampak memegang pipi bekas tamparan Keyla hendak menampar Keyla balik namun tangan nya ditahan oleh seseorang..
"Apa yang kau lakukan brengsek ??!!" ucap Tomi marah hendak memukul pria itu namun justru kalah cepat ia yang dipukul lebih dulu.
"Pergilah ??!!! sebelum aku menghabisi mu" ucap Pria itu .
"Brengsek... aku aakan menghabisi kalian berdua nanti"ucap Tomi kemudian memasuki mobil mewahnya dan meninggalkan tempat itu.
"Masuk dan istirahatlah..." ucap Pria itu pada keyla.
"Siapa namamu ??" tanya Keyla.
"Panggil namaku Han saat kita bercinta nanti " ucap Pria yang menyebut dirinya Han itu dan Keyla hanya terkekeh dibuatnya.
Pria itu kembali ke mobilnya dan melajukan mobilnya meninggalkan rumah Keyla.
....
Mobil yang Andi tumpangi berhenti disebuah mansion mewah, ini kali pertamanya Andi kesini dan ia yakin Mansion inilah yang nantinya akan menjadi tempat tinggal Stella dan Raga jika mereka dulu jadi menikah.
Andi melangkah memasuki mansion dan ia dikejutkan oleh dinding mansion yang tertempel foto foto Stella saat masih bersama Raga.
Difoto itu Stella nampak menujukan berbagai exspresi. mulai dari tersenyum cemberut dan exspresi marah yang sangat mengemaskan entah apa maksud Raga memotret Stella sampai begitu banyak nya.
"Bagaimana kabarmu ???' tanya seseorang yang membuyarkan lamunan Andi saat memandang foto Stella.
Bersambung...
jangan lupa like vote dan komen...
__ADS_1