
Raga tampak menggepalkan tangan nya emosi, Bagaimana tidak emosi saat ia melihat tubuh wanita yang ia cintai penuh dengan luka lebam.
"Aku akan membuat hidup pria ******** itu menderita" desis Raga geram.
Raga duduk disamping ranjang tempat stella berbaring . dipandangi nya wajah lebam milik Stella dan mulai mengusap pipi Stella.
"Pasti menyakitkan ya sayang, andai kemarin kamu nurut aku anter semuanya nggak akan seperti ini" ucap Raga lirih.
Dari dalam hati Raga, ia sangat menyesal karena sengaja mengirimkan foto Stella yang tengah tidur bersamanya, awalnya niat Raga hanya ingin membuat Andi sadar jika Stella hanya miliknya dan Stella masih mencintainya namun ia tak menyangka jika semua berakhir seperti ini. sifat psycho Andi ternyata lebih parah dari dugaan nya selama ini.
Raga tau jika Andi itu bukan pria baik baik , karena saat Raga sedang bersama Andi disebuah Club , Andi didekati oleh wanita namun Andi menolak wanita itu dengan kasar bahkan tak segan menampar wanita itu kala dipaksa oleh wanita itu. Dari situ Raga menjadi tau jika Andi tak sebaik yang ia pikirkan namun ia masih tak menyangka saja jika Andi tega melakukan itu pada Dara yang notaben nya adalah wanita yang di cintai oleh Andi.
"Ughhhh... " Stella nampak melengguh saat tak sengaja Raga mengelus pipi Stella yang lebam.
"Raga...." ucap Stella terkejut kala melihat Raga berada didepan nya sedang mengelus lembut pipinya.
"Maaf aku menganggu yaa ... mana yang sakit ???? perlu kupanggilkan dokter ???" tanya Raga sedikit panik namun mendapat gelengan dari Stella.
"Aku baik baik saja..." ucap Stella lirih.
"Dengan semua lebam ditubuhmu ini kau masih bilang jika baik baik sajaa ??' ucap Raga emosi.
"Dimana Tasya, bukan nya tadi disini ???" tanya Stella tak mengindahkan Raga yang terlihat emosi.
"Sudah ku usir .." ucap Raga dingin.
"App..apa ??? kenapa ???" tanya Stella binggung.
"Aku tak ingin dia menganggu kita" ucap Raga masih dingin dan terlihat Stella tersenyum geli.
"Dari mana kau tau aku disini ???" tanya Stella.
"Jika kau tadi menurut ku antar semua tak akan seperti ini ??!" ucap Raga.
"Aku memang salah jadi wajar jika Andi melakukan ini " ucap Stella lirih.
"Apa kau gila Stella, kau bisa saja dibunuh oleh pria sialan itu" ucap Raga geramm.
"Dia memiliki masa lalu yang buruk dan aku menyakiti nya jadi wajar jika dia marah" ucap Stella.
"Tapi tidak dengan cara ia menyakitimu seperti ini Stella" ucap Raga sedikit memelan.
"Ya harusnya memang ia tak melakukan ini padaku..." ucap Stella lirih.
__ADS_1
"Setelah ini apa yang akan kau lakukan ???" tanya Raga.
"Entahlah, mungkin aku akan kembali ke apartemen dan mencari pekerjaan lagi" ucap Stella.
'Aku mohon kembalilah padaku Stella , aku janji akan membuatmu bahagia dan menjadikanmu satu satunya selamanya " ucap Raga penuh keseriusan.
"Entahlah Raga.. aku harus memikirkan dulu."
"Ya aku akan menunggumu sampai kau menerima ku lagi " ucap Raga dan Stella hanya mengangguk.
...
"Mama... " sapa Keyla saat memasuki rumah mamah nya itu.
"Keyla .. sejak kapan kau disini ???" tanya Mama yang baru saja dari kebun bunga miliknya.
"Baru saja.. Ma... ini Han.." ucap Keyla memperkenalkan Han.
"Mama sudah kenal, papa sering mengajaknya kesini" ucap Mama sedikit kikuk karena selama ini Han tau apa yang dilakukan Papa keyla pada Mama nya.
"Jadi kau sudah sering kesini ???" tanya Keyla dan Han hanya mengangguk.
"MAma kenapa Mama menyembunyikan semua dari Keyla.. kenapa mama nggak jujur sama Keyla kalau Papa sering nyakitin Mama sering kasar sama Mama " ucap Keyla sedih dan mama sudah menduga pasti Han yang mengatakan pada Keyla.
"Enggak ... mama nggak baik baik saja" ucap Keyla.
"Mama cuma ingin kebahagiaan kamu memiliki keluarga yang utuh" ucap Mama sedih.
"Maa selama ini nggak cuma Mama yang menderita tapi Keyla juga Ma.." ucap Keyla kini terisak .
Melihat perbincangan serius diantara Keyla dan Mama nya , Han memilih duduk diluar sambil menghisap rokoknya.
"Apa maksud kamu Keyla.???" tanya Mama tak mengerti.
"Ma aku bakal cerita semua sama Mama tapi Mama janji ya nggak bakal mikirin ini," ucap Keyla.
"Iya Mama Janji..."
"Selama Ini Papa udah jual aku ke temen temen nya Ma ... dan yang nyebabin aku cerai sama Raga juga karena Papa nyuruh aku selingkuh sama Tomi hingga Raga ninggaalin aku" ucap Keyla sambil menangis.
"Apa ??? jadi Papa kamu ... ya tuhan keyla... maafkan Mama" ucap Mama yang ikut menangis memeluk Keyla.
"Mama ngga bisa jagaian kamu..." ucap Mama lagi .
__ADS_1
"Mama nggak boleh ngomong gitu, kenapa ya Ma .. papa jahat..." tanya Keyla.
"Karena kamu ini bukan putrinya.." ucap Mama lirih membuat keyla terkejut setengah mati.
"Apa maksud Mama ??? tanya Keyla tak percaya.
"Dulu Mama menikah sama Papa kandung kamu, tapi Papa kandung kamu meninggal karena kecelakaaan dan Tirta mau mengantikan posisi Papa kamu asal semua aset milik Papa harus atas nama dia, dan Mama setuju karena Waktu itu Mama butuh seseorang buat mgelindungi kita, Selama ini Mama pikir dia menyanyanggi kamu, tapi Mama salah... maafkam Mama sayang" ucap Mama menyesal.
"Udah Ma....Keyla sekarang udah nggak apa apa .. dan mulai sekarang kita harus bahagia berdua tanpa Papa " ucap Keyla yang membuat Mama bertanya tanya.
"Papa masuk penjara Ma... dan Keyla nggak ada niat buat ngebebasin Papa..Mama nggak apa apa kan ??" tanya Keyla.
"Nggak apa apa sayang , mungkin ini balasan untuk Papa kamu karena selama ini udah jahat sama kita." ucap Mama.
"Ma... ayo kita ke makam Papa kandung aku ." ucap Keyla.
"Iyaa.. ayo kita kesana...".
....
"Sialan kau Tomi... apa yang kau lakukan padaku ??' tanya Tirta pada pria dihadapan nya itu.
Siang ini Tomi sengaja menemui Tirta yang ia jebloskan ke penjara.
"Bukankah seharusnya aku yang bertanya padamu pria bangka, apa yang kau lalukan pada mainan ku, mengapa kau berikan pada pria lain??!" ucap Tomi santai.
"Bukankah kau sudah mendapatkan mainan baru jadi untuk apa lagi kau meminta Keyla lagi." ucap Tirta geram.
"Aku masih belum puas dengan Keyla jadi aku tak akan pernah melepaskan mainan ku meskipun aku memiliki wanita lain" ucap Tomi meremehkan
"Dasar ******** sialan!!! " Desis Tirta.
"Jika aku bajiingan lalu kau ini apa ??? kau tega menjual putrimu hanya untuk kesenangan mu semata" Ucap Tomi.
"Karena dia bukan putriku.." ucap Tirta sambil tertawa .
"Hah????!!!" terlihat wajah Tomi yang terkejut.
"Pantas saja kau tega melakukan ini padanya" ucap Tomi yang hanya disenyumi oleh Tirta.
Bersambung...
Jangan lupa like vote dan komen...
__ADS_1