STELLA (Bukan Wanita Simpanan)

STELLA (Bukan Wanita Simpanan)
KERAGUAN STELLA


__ADS_3

Stella kini terlihat meringkuk diranjangnya. Setelah berbicara dengan Andi dan bukanya mendapatkan maaf dari Andi malah mendapatkan ucapan yang tak mengenakan Stella memang membuat Stella sedikit sakit.


Mengapa Andi tak bisa mempercayainya ??? Mengapa Andi sama sekali tak memberinya kesempatan untuk belajar mencintai dirinya dan malah selalu memojokanya??? itulah yang kini dipikirkan Stella.


Jujur Stella masih tak percaya dengan sisi Andi yang lain yang membuatnya sedikit takut untuk ke jenjang yang lebih lagi dengan Andi.


Namun mau bagaimana lagi .. ia juga tak ingin mengecewan siapapun yang sudah membantu nya saat ini.


Stella memejamkan mata dan entah mengapa ia seperti mendengar suara Raga.


Hanya mimpi... batin Stella.


Rindu... ya Stella sedikit merindukan pria itu tapi Stella harus tau batasan , pria yang dicintainya milik wanita lain, Ya Stella harus sadar itu.


....


Dikamarnya Andi terlihat frustasi dan kebinggungan, ya tinggal satu langkah lagi ia bisa memiliki Stella namun mengapa kali ini hatinya bimbang???


Ia takut jika Stella masih belum bisa menerimanya...


Ia takut jika Stella masih mencintai Raga...


Dan Ia takut jika Stella.lebih memilih bersama Raga dari pada dirinya ...


Apalagi jika tau sekarang Raga sudah hampir bercerai dengan istrinya hanya untuk Stella pasti Stella akan meninggalkanya.


Tidak... Ia tak mau itu semua terjadi...


Stella harus menjadi miliknya...


Sampai kapanpun Stella harus menjadi miliknya...


Ia harus segera mempercepat pernikahanya...


Harus ... agar ia tak akan pernah kehilangan Stella.


...


Pagi ini Bunda, Stella dan Andi nampak menikmati sarapan bersama sebelum Andi berangkat kekantor.


"Bunda... kayaknya Andi dan Stella mau memempercepat pernikahan..." ucap Andi yang membuat Stella terkejut dan memandang keseriusan Andi.


"Bagus kalau gitu...jadi kapan ???" tanya Bunda.

__ADS_1


"Bulan depan... ya kan sayang ???" ucap Andi sambil melihat kearah Stella.


"Seriusan Stella ???" tanya Bunda.


"Stella ikut kak Andi aja bund" ucap Stella masih tak percaya Andi mengatakan itu padahal semalam Andi tak membahas tentang pernikahan.


"Bagus kalau gitu, Biar Bunda yang siapin semuanya..." ucap Bunda tampak bahagia.


Berbeda dengan Stella yang masih nampak binggung dengan keputusan Andi yang terbilang mendadak, padahal baru semalam Andi marah marah dan mengatakan sesuatu yang menyakiti Stella dan sekarang Andi malah mendadak segera ingin menikah.


Stella hanya diam saja, sampai selesai sarapan jika biasanya Stella akan mengantar Andi sampai depan sekarang Stella malah kedapur untuk mencuci piring yang baru saja dipakai untuk sarapan.


Selesai mencuci piring, Stella melihat mobil Andi sudah melaju meninggalkan halaman rumahnya.


Stella menghela nafas kemudian dikejutkan oleh sebuah suara dari belakangnya.


"Apa kamu masih ragu nak ?" tanya Bunda pada Stella.


"Maksud Bunda ???" tanya Stella yang tak paham maksud Bunda Retno.


"Kamu masih ragu untuk menikah dengan Andi ???" tanya Bunda.


Stella hanya diam tak menjawab, jujur sekarang memanng dirinya sudah Ragu karena sikap Andi yang seprtinya berubah tapi dia juga binggung jika tak bersama dengan Andi , ia tak ingin kembali dengan Raga yang sudah beristri.


"Tidak Bunda, Stella hanya merasa Mas Andi sedikit terburu buru mengambil keputusan, Stella tak ingin Mas Andi akan menyesal nantinya." ucap Stella yang diangguki paham oleh Bunda Retno.


"Iya Bunda , Stella juga paham.." ucap Stella sambil tersenyum.


'Dan untuk semalam, Andi mungkin hanya kesal karena setiap pulang kerja kamu orang pertama yang dia cari , tapi malah kamunya belum pulang" ucap Bunda Retno.


"Iya Bunda, Stella paham kok" ucap Stella yang mendapatkan senyuman dari Bunda Retno.


....


Siang ini disebuah rumah mewah ada pria paruh yang mengamuk . Dia adalah Tirta ayah Keyla yang mengamuk dirumah Keyla.


Tirta mengamuk setelah mengetahui orang yang ia cari sudah pergi dari rumah itu.


Tirta mencari Keke , ya Tirta ingin Keke namun sayang Keke sudah tak ada disana.


"Ini pasti ulah keyla.." ucap Tirta sambil terus menbanting apapun yang ada disana.


Sedangkan itu para asisten rumah tangga maupun Satpam dirumah Keyla tak berani berbuat aapa apa karena Tuan Tirta adalah salah satu orang yang mereka hormati juga.

__ADS_1


Namun salah satu dari mereka sudah menghubungi Keyla untuk segera kembali.


Tirta nampak memandang para asisten rumah tangga yang ada disana namun ada yang membuatnya bergairah , tidak ada selain Keke, hanya Keke yang mampu menuntaskan Gairahnya.


Cukup lama akhirnya mobil Keyla nampak memasuki garasi rumahnya.


Keyla berjalan cepat memasuki rumahnya dan betapa terkejutnya Keyla mellihat rumahnya sudah seperti kapal pecah.


semua barang barang yang ada disana tak luput dari amukan Tirta .


"PAPA??!!! APA YANG PAPA LAKUKAN ???" ucap Stella dengan nada keras penuh emosi.


Siapa yang tidak emosi, Keyla sudah dipusingkan oleh berkas berkaas kantor yang harus ia tangani karena Raga sudah mengundurkan diri dari jabatanya sekarang ia harus dihadapkan oleh Papah nya yang mengamuk dirumahnya.


Keyla melihat vas mahal yang ia beli diluar negeri juga dibanting hingga pecah tak tersisa.


'"Apa Papah sudah tidak waras ???!" ucap Keyla tidak sekeras tadi.


"Kamu yang tidak waras!!! dimana Keke ??!" ucap Tirta yang membuat Keyla terkejut setengah mati mendengar alasan Papahnya mengamuk dirumahnya.


"Apa!!!! jadi Papah mengamuk hanya karena mencari Keke ??!"ucap Keyla masih tak percaya.


"Anak sialan!!! dimana kamu menyembunyikan Keke" ucap Tirta tak kalah emosi.


Air mata Keyla menetes, ia masih tak percaya, Papah yang selama ini ia banggakan dan ia perjuangkan malah mengatakan jika dirinya anak sialan.


"Keyla tidak menyembunyikan Keke, justru Keke yang pergi dari sini karena sudah tidak tahan diperkosa oleh Papah ???!" ucap Keyla masih terisak.


"****** itu tak mungkin pergi dari sini jika kamu tidak membantunya...Lihat saja keyla jika kamu tidak bisa mengembalikan Keke disini, Papah akan membuat kamu menyesal" ucap Tirta meninggalkan rumah keyla yang sudah berantakan.


Keyla jatuh dari pertahanannya dan menangis, ia masih tak meyangka Papahnya tega melakukan itu hanya karena wanita lain.


Sedangkan itu para asisten rumah tangga dan satpam yang melihat hanya bisa menggelengkan kepala tak percya jika seorang Ayah bisa mengatakan itu pada putrinya hanya karena wanita lain.


Mereka ingin menghibur Tuan putrinya yang sedang menangis namun mereka sadar mereka tak berhak melakukan itu.


..


Sedangkan Itu Tirta yang keluar dari rumah Keyla nampak memasuki mobil dan menghubungi seseorang.


"Kamu bisa menikmati Keyla malam ini asal kamu bisa memberikan apapun yang saya inginkan malam ini" ucap Tirta .


"Cari Keke sampai ketemu, setelah kamu bisa membantuku mendapatkan Keke , kamu bisa menikmati Keyla sepuas kamu !!" ucap Tirta kemudian mematikan panggilanya dan menyerigai puas.

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa like vote dan komen...


__ADS_2