STELLA (Bukan Wanita Simpanan)

STELLA (Bukan Wanita Simpanan)
TAMU YANG TAK DIUNDANG


__ADS_3

Keyla melajukan mobilnya dengan pelan, ia menyetir tetapi pikiranya masih melayang memikirkan ucapan Stella.


Perbaiki hubungan mu dengan Raga ... aku tau Raga sangat mencintaimu . cobalah untuk menjadi istri yang baik untuk raga dan pertahankan hubungan kalian


Itulah yang diucapkan Stella sebelum ia pergi meninggalkan kafe tempat mereka bertemu.


Sejak awal ia menikah dengan Raga , ia memang sudah bermimpi menjadi istri yang baik untuk Raga karena ia juga sangat mencintai Raga melebihi apapun.


Tapi karena ancaman sang papa yang membuatnya harus memiliki pria lain pilihan papa nya.


Karena jika ia tak menuruti keinginan papa nya, sudah pasti Raga akan dicopot dari jabatanya.


Apakah Keyla harus mengatakan kebenaran pada Raga agar Raga mengetahui jika ia selalu memperjuangakan dan mengorbankan segalanya demi cintanya pada raga ???


Ya sepertinya Keyla harus mengatakan pada Raga agar Raga melepaskan Stella dan kembali padanya seperti dahulu, tapi sebelum iti mungkin ia harus melepaskan tomy terlebih dahulu agar hubunganya dengan Raga bisa kembali seperti dahulu.


...


Sementara itu Stella nampak menikmati makan malam bersama Andi dan keluarga Andi.


Ya setelah menemui Keyla, Stella memang berniat mampir kerumah Andi.


Karena hanya disana ia mendapatkan sebuah kehangatan keluarga yang selalu ia harapakan selama ini.


"Mama seneng deh, tiba tiba kamu dateng" ucap mama Retno ditengah tengah acara makan malam mereka.


"Bik suti juga seneng , tapi disini ada yang lebih seneng lagi nyonya ??" ucap bik suti yang juga ikut makan malam dengan mereka.


"Siapa bik ???" tanya Andi yang sedari tadi hanya mendengarkan.


"Ya den Andi lah, sukanya gitu pura pura nggak tau" ucap bik Suti menggoda Andi.


"Bik Suti mah sukanya gitu" ucap Andi sedikit malu malu sedangkan Stella hanya terkekekh mendengarkan gurauan keluarga itu.


Selesai makan malam, Stella membantu bik Suti mencuci piring walaupun awalnya mama Retno dan Andi melarang tetapi Stella tetap kekeh membantu bik Suti.


Setelah mencuci piring Stella kini ikut menonton televisi bersama Andi dan mama Retno.


"Nanti nginep sini aja sayang, tidur sama mama" ucap mama retno memulai obrolan.


"Nggak bisa ma, besok kan kerja lagian nggak bawa baju ganti juga" Ucap Stella.


"Ya sudah berarti kapan kapan nginep sini ya " ucap Mama Retno.

__ADS_1


"Mama sabar dong... biar Andi sama Stella sah dulu" ucap Andi sambil terkekeh membuat Stella sedikit malu.


"Ohh iya ya... jangan kelamaan dong kalian biar mama segera punya cucu" mama retno pun ikut menggoda mereka.


"Sabar dong ma" ucap Andi nampak melirik Stella yang sedari tadi hanya diam sambil sesekali tersenyum.


Ketiganya pun terkekeh bersamaan.


Setelah cukup lama berbincang bincang akhirnya Stella pamit pulang.


"Aku seneng lhoo kamu tiba tiba dateng" ucap Andi yang kini mengantar kan Stella sampai didepan.


"Maaf ya kak kalau ngrepotin, aku kangen sama mama soalnya" ucap Stella merasa tak enak.


"Nggak apa apa kali Stell, aku justru seneng banget liat kamu dateng" ucap Andi membuat Stella terlihat lega.


"Kamu udah baik baik aja kan Stell ???" tanya Andi sedikit khawatir.


"Aku udah baik baik aja kak, dan tadi aku juga udah nemuin Keyla istrinya pak Raga, semoga setelah ini semuanya selesai dan aku bisa baikan lagi sama Tasya" ucap Stella.


"Udah masalah Tasya kamu tenang aja, nanti aku bantuin ngomong sama Tasya" ucap Andi mencoba menenangkan.


"Makasih ya kak, aku nggak tau lagi harus gimana kalau nggak ada kakak" ucap Stella tulus.


"Udah stell, nggak usah dipikirin, aku seneng bisa bantu kamu, ohh iya pokonya kalau kamu ada apa apa segera hubungi aku ya, aku nggak mau kamu kenapa napa" ucap Andi .


"Hati hati ya Steelll" ucap Andi melambaikan tangan pada Stella.


Mobil Stella melaju meninggalkan pekarangan Andi.


"Tinggal selangkah lagi Stella dan aku akan menyatakan perasaanku padamu" ucap Andi yang masih melihat mobil Stella yang kini sudah tak terlihat.


..


Stella berjalan cukup riang menuju apartemennya, ia merasa sedikit lega.


Masalah yang ia hadapi sudah terselesaikan hanya tinggal masalahnya dengan Tasya saja.


Setelah segalanya benar benar berakhir , Stella memang berencana resign dari perusahaan Raga dan akan mulai memperbaiki hubunganya dengan tasya tak lupa pula ia ingin membuka pintu hatinya untuk seseorang yang sudah mulai membuatnya kembali merasakan cinta.


Stella memasuki apartemen dan terlihat segalanya masih gelap, ya tentu saja lagi pula siapa yang akan datang ke apartemen nya.


Tak mungkin kan Raga kesini karena mungkin sekarang raga sedang memperbaiki hubungan nya dengan Keyla istrinya.

__ADS_1


Kecewa ??? tentu saja tidak, kini Stella sudah mulai mengikhlaskan Raga karena ia tau Raga bukan untuknya.


Stella menghidupkan lampu dan ia sangat sangat terkejut melihat siapa yang kini duduk disofa miliknya dengan raut wajah penuh amarah.


Raga...


Iyaa itu benar benar Raga ...


"Ngg..nggapain kamu kesini ???" tanya Stella sedikit takut.


"Ngapain ??? bukankah sudah biasa aku kesini honey ... hmmm" ucap Raga masih belum menunjukan amarahnya .


Raga kini berjalan mendekati Stella dan Stella nampak berjalan mundur menjauhi Raga.


"Kenapa honey ??? kenapa kamu takut begitu??? apakah aku semenakutkan itu hmmm???" tanya Raga masih berjalan pelan mendekati Stella yang kini sudah tak bisa berjalan mundur karena ia sudah menabrak pintu.


"Aku pikir kita bisa bersenang senang malam ini, tapi melihat wajah pucat mu ini, aku tidak yakin akan bisa membuatmu senang" ucap Raga yang kini sudah berada didepan Stella.


"Aku pikir kamu juga mencintaiku tetapi aku salah, !!! anjing yang aku pelihara sekarang sudah mulai menggigit tuan nya" bisik Raga ditelingga stella.


Stella takut... sangat takut melihat Raga yang ia lihat bukan Raga yang seperti biasanya.


Dengan cepat Stella mencoba berbalik membuka pintu tapi sayangnya ia kalah cepat dari Raga.


Raga lebih dahulu memegang tangan Stella hingga gagal sudah Stella kabur.


"Mau kemana sayang??? bukankah kita belum memulai senang senang nya ???" tanya Raga mulai mencium leher Stella.


"Lepasin aku ...!!! ******** kamu !!" teriak Stella mulai mengumpulkan keberanianya.


"Woww... kamu bahkan menyebut kekasihmu ini ********??" ucap Raga dengan nada remeh.


"Bukankah aku sudah sering mengatakan jika kita selesai ??. lalu untuk apa kamu menemui ku lagi" ucap Stella pelan.


"Karena aku tak akan pernah membiarkan ini semua berakhir!!! Aku tak akan kehilangan apapun yang sudah menjadi milikku!!" ucap Raga tegas.


"Kamu egois..." ucap Stella lirih.


"Aku tau kamu menemui keyla untuk berusaha lepas dari ku ...." ucap Raga yang membuat Stella terkejut.


"Apa Keyla sudah mengatakanya kepadamu ?" Tanya Stella .


"Tidak... aku sudah memutuskan untuk memilihmu dan meninggalkan Keyla, jadi bersiaplah untuk menjadi nyonya Raga honey" ucap Raga membuat Stella sangat terkejut .

__ADS_1


Bersambung...


jangan lupa like vote dan komen yaa 😊


__ADS_2