
"Jangan bercanda Stella ??!! kamu tak mungkin mengkhianatiku kan... kamu tak mungkin memiliki pria lain ???" Tanya Raga dengan nada tak percaya.
"Tapi aku .. "
"Stella... katakan semua ini bohong... katakan jika kamu bohong..." ucap Raga masih tak percaya.
"Maafkan aku Raga..." ucap Stella tak mampu melanjutkan ucapan nya melihat Raga yang sangat sangat kecewa, terlihat jelas dari sorot mata Raga kekecewaan terlihat disana bahkan setetes air mata jatuh, Raga menangis .
Stella binggung , jujur Stella tak sanggup melihat wajah Raga yang teramat rapuh, tapi mau bagaimana lagi dia tak ingin mengecewakan Andi dan sekarang apa Andi bahkan tak mengatakan jika Raga sudah bercerai dari Keyla istrinya.
"Raga maafkan aku.." ucap Stella yang tak tega melihat Raga tersungkur dilantai .
"Mengapa kamu sangat tega Stella ??? aku bahkan sedang memperjuangkan mu... Mengapa kamu malah melakukan ini padaku !!???' ucap Raga membuat Stella ikut tersungkur didepan Raga dan nampak menyentuh tangan Raga, berharap Raga mengerti.
"Maafkan aku Raga..." ucap Stella lirih.
"Bahkan maafmu saja tak cukup dengan apa yang sudah kulakukan untukmu Stella!!??!" ucap Raga yang kini bangkit dan meninggalkan Stella.
Meninggalkan Stella ??? bahkan Raga sudah tak mengurungnya lagi dikamar seperti biasa dan kini malah meninggalkanya.
Apa raga kecewa ???batin Stella.
Ya pasti Raga sangat kecewa...
Apa dia benar benar keterlaluan ??? mungkin benar kata Raga jika ia keterlaluan.
Stella nampak mennagis tak tau apa yang harus ia perbuat saat ini.
Mengapa hatinya sangat perih.. perih sekali .
Stella bangkit dan berjalan menuju kamar nya untuk mengambil sesuatu yang memang ingin ia ambil.
Bahkan Raga saja tak mencoba mengurungnya lagi atau menculiknya , apa Raga benar benar sudah sangat kecewa dan tak ingin bersama nya batin Stella lagi memikirkan sikap Raga yang tak seperti biasa.
Stella mengambil bingkai foto kecil yang berada dimeja dekat ranjangnya, memang benar tertinggal batin Stella, memeluk bingkai foto itu sebentar sebelum ia keluar dari apartemen nya untuk pulang keruamah Andi sebelum Andi menunggu nya dan marah dengan nya lagi, lagi pula Stella ingin mempertanyakam mengapa Andi tak mengatakan jika Raga sudah bercerai dengan Keyla, mengapa Andi harus menyembunyikan itu darinya.
Stella turun kebawah dan memastikan memang benar sudah tak ada Raga disana, sedikit kecewa karena Raga benar benar marah kali ini.
Stella menghentikan sebuah taksi dan tanpa Stella sadari ada sebuah mobil yang mengikuti Taksi yang ditumpangi oleh Stella.
....
__ADS_1
"Brengsek... !!! kau ingin membawaku kemana ???" tanya Keyla emosi dan pria yang disampingnya hanya terkekeh.
"Tentu saja untuk bersenang senang sayang!!!" ucap Pria itu masih terkekeh.
"APAAA KAU GILA ??? aku bahkan tidak mengenalmu brengsek ?!!!" ucap Keyla emosi.
"Bahkan jaman sekarang orang tak harus saling mengenal untuk menikmati satu sama lain" ucap Pria itu tampak menyerigai.
"HENTIKAN MOBILMU...DASAR ORANG GILA" ucap Keyla mulai ketakutan.
"Tenanglah sayang jangan habiskan tenagamu untuk berteriak bahkan kita belum memulainya" ucap Pria itu.
"Brengsek... aku akan mengadukanmu pada Papahku?!!'' Ancam Keyla.
"Kau ini lucu sekali !!! bahkan Papahmu lah yang menjualmu padaku sayang .." ucap Pria itu terkekeh.
"Apa ???!! tidak mungkin, katakan itu semua bohong tidak mungkin Papahku tega melakukan itu padaku.. AKU INI PUTRINYA BRENGSEKKKK!!!" ucap Keyla sambil menangis memukuli lengan pria itu yang masih terkekeh.
"Lebih baik diamlah dan menurutlah sayang , jika kau bisa memuaskan ku, aku akan memberitahumu sebuah Rahasia " ucap Pria tadi.
"Tidak ... aku tidak mau...lepaskan aku brengsekkkk!!!" ucap Keyla masih memukuli pria itu.
"Diamlah sebelum kesabaranku habis, gadis manis..." ucap Pria tadi yang masih mendapatkan pukulan dari Keyla.
Tangan Pria itu terangkat sudah akan menampar Keyla namun ia urungkan melihat Keyla yang menunduk ketakutan.
"Menurutlah sayang, aku tak akan berbuat kasar padamu.." ucap Pria itu kemudian menjalankan mobilnya lagi sementara itu Keyla hanya diam dan menangis dengan suara yang sangat pelan.
Kini mobil Pria itu berhenti disebuah Villa tengah hutan yang gelap dan sepi, Keyla sudah berhenti menangis karena lelah beebrapa jam perjalanan dan ia terus menangis.
"Turunlah... ikut masuk bersamaku.." ucap Pria itu yang melepaskan seatbeltnya diikuti oleh Keyla .
Keyla berfikir lebih baik ia menurut agar Pria ini segera melepaskan nya.
Pria itu menggandeng tangan Keyla memasuki Villa yang terlihat sepi dari luar namun saat memasuki ada beberapa asisten rumah tangga yang bekerja disana.
Keyla memasuki sebuah kamar yang ia rasa kamar Pria itu karena banyak lukisan abstrak yang tak Keyla pahami.
Pria tadi menghampiri Keyla dan memberikan sebuah handuk.
"Mandilah...aku tak suka wanita bau.." ucap Pria itu dan Keyla hanya mengangguk kemudian memasuki kamar mandi.
__ADS_1
Keyla cukup lama dikamar mandi dan memang ia sengaja berlama lama hingga ia dikejutkan oleh suara gedoran pintu yang sangat keras.
Keyla keluar hanya terbalut dengan handuk karena baju yang ia pakai sudah kotor terkena keringat dan air matanya.
"Kau sengaja ya berlama lama dikamar mandi ???" tanya pria itu.
"Tidak...!! aku kalau mandi memang sedikit lama... " ucap Keyla.
"Hmmm..."
"Mana bajuku ???" tanya Keyla.
"Mengapa harus repot repot memakai baju sayang jika setelah ini kau akan telanjang sampai pagi.." bisik pria itu yang menggelitik ditelingga Keyla.
"Mengapa Papahku tega menjualku padamu ??? apa dia butuh uang lagi ?" tanya Keyla yang merasa sudah biasa Tirta melakukan ini padanya.
"Tidak..." ucap Pria itu yang kini sudah berganti pakaian dan mungkin tadi ia mandi ditempat lain saat Keyla mandi tadi.
"Lalu apa ???" tanya Keyla.
"Ia menukarkan mu dengan seorang Wanita" ucap pria itu yang kini membawa Keyla kedalam pangkuan nya.
"Maksud kamu ???" tanya Keyla masih tak paham.
"Kamu kenal dengan Keke ??? Papahmu menyuruhku mencarinya dan sebagai imbalan nya aku bisa menikmatimu" ucap Pria itu yang kini memulai aksinya menikmati setiap lekuk tubuh Keyla.
"Apa... ya Tuhan... bagaimana nasib Keke .." ucap Keyla sedih.
"Ya akan sepertimu sekarang ini sayang.." ucap Pria itu yang melihat Keyla sudah pasrah dibawahnya.
....
Stella turun dari taksi, setelah memberikan ongkos Stella memasuki pekarangan rumah dimana didepan rumah sudah ada pemilik rumah itu yang menunggu kedatangan Stella.
Dan sesaat stella turun dari taksi mobil yang mengikuti Stella nampak berada tak jauh dari sana.
"Sepertinya aku mengenal rumah ini" batin pria yang didalam mobil yang tak lain adalah Raga.
Dan benar saja Raga benar benar tau siapa pemilik rumah ini, kala Stella tersenyum dengan seorang pria yang Raga kenal malah mengenal dengan baik Pria itu.
Dasar pengkhianat... batin Raga menggepalkan tangan nya kemudian melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
**Bersambung...
Jangan lupa.like vote dan komen**...