STELLA (Bukan Wanita Simpanan)

STELLA (Bukan Wanita Simpanan)
KEYLA DAN HAN


__ADS_3

Keyla menangis ditempat ia duduk dan datang seseorang yang merengkuh tubuhnya dan ia merasakan nyaman yang sangat luar biasa sebelum akhirnya sadar lalu melepaskan diri dari Pria yang menampilkan senyum smirk nya .


"Kau...???!" ucap Stella terkejut melihat Han disampingnya.


Sedang apa pria itu kemari ?? apa dia sedang mencari wanita penghibur ??!" batin Keyla.


"Apa kau baru saja menangis huh ???" tanya Han dengan penuh intimidasi.


"Tidak...aku hanya kelilipan " ucap Keyla mengucek matanya.


"Sepertinya kau tak cukup pandai untuk berbohong" ucap Han yang kini sudah merengkuh kembali tubuh Keyla dan menghirup aroma Rose yang sangat kuat di tubuh Keyla.


"Apa yang kau lakukan ?!!" ucap keyla marah dan memberontak mencoba melepaskan pelukan Han.


"Memelukmu ..apa lagi ??" ucap Han sambil terkekeh.


'Lebih baik diamlah, bukankah rasanya sangat nyaman ??" tanya Han yang tak melepaskkan pelukanya.


"Tidak, tidak sama sekali" ucap Keyla kembali memberontak.


"Hatiku sakit melihat kau menolak pelukan ku" ucap Han yang kini telah melepaskan pelukan Keyla sedangkan Keyla hanya mencebikan Bibirnya.


"Apa pria sepertimu masih memiliki hati ???" tanya Keyla kesal mengingat beberapa hari yang lalu Keyla dihabisi diranjanganya.


"Tentu saja aku punya, kau ingin lihat ??? aku akan membelah dada ku jika kau ingin lihat" ucap Han nampak serius membuat Keyla bergindik ngeri.


"Yang benar saja, apa kau gila ???!" tnya keyla kesal.


"Aku Gila karena mu " ucap Han tersenyum nakal.


Keyla hanya menggeleng kepalanya tak percaya " Dasar pembual" ucap Keyla dan Han pun hanya terkekeh.


"Apa pria yang kemarin masih mengannggu mu ??" tanya Han mengingat saat kemarin ia mengatarkan Keyla pulang dan menghajar pria yang menganggu keyla.


"Tidak..." ucap Keyla datar .


"Lalu siapa pria tadi ??? apa dia pria yang kau sukai ?" tanya Han .


"Bukan urusan mu ???!" ucap Keyla sebal karena Han terllalu kepo tentang hidupnya.


"Tapi sepertinya Pria tadi menolakmu hingga membuat mu menangis " ucap Han yang sontak menbuat Keyla terkejut sekaligus malu, jadi Han sudah melihatnya sejak tadi batin Keyla.


"Sudahlah jika kau disini hanya untuk memberikan pertanyaan seperti itu lebih baik kau pergi" ucap Keyla sebal.

__ADS_1


"Tidak... aku tidak akann pergi jika aku tidak bisa membawamu" ucap Han yang membuat keyla semakin sebal., apa maunya pria ini .


"Baiklah.. jika kau tak mau pergi aku yang akan pergi.." ucap Keyla bangkit, bukanya Han menahanya namun Han membiarkan Keyla pergi dan mengikuti dari belakang.


"Untuk apa kau mengikutiku ???" tanya Keyla sebal melihat Han mengikutinya.


"Aku hanya ingin melindungi mu dari pria nakal" ucap Han .


"Justru aku yang seharusnya menjauh dari pria nakal sepertimu..pergilah sana " ucap Keyla sebal terus diikuti oleh Han.


"Bahkan kau saja menyukai permainan pria nakal seprtiku..." ucap Han yang membuat Keyla berhenti dan menatap tajam Han.


"Berhentilah mengikuti jika hanya menambah mood ku semakin buruk" ucap Keyla .


"Baiklah baiklah, aku tak akan mengikuti mu ..pergilah.." ucap Han , dan Keyla pun melanjutkan langkahnya untuk keluar dari tempat Itu. Dan benar saja saat menengok kebelakang Han sudah tak mengikutinya.


"Dasar Pria menyebalkan " gerutu Keyla terus berjalan mendekati mobilnya namun saat ia hendak sampai di mobilnya ada tangan yang menahanya karena terkejut keyla nampak menatap siapa yang berani memegang tangan nya, ia pikir Han namun ternyata bukan.


"Haloo cantikkk sendiri aja .." ucap 2 pria yang terlihat sangat mabuk itu.


"Lepaskan ???!" ucap keyla behasil melepaskan tangan salah satu pria itu namun pria yang satunya malah mencoba mmemeluknya hingga membuat Keyla menjerit ketakutan.


"berani sekali kalian menganggu gadisku ??!" suara pria dibelakang nampak membuat kedua pria itu berhenti menganggu Keyla.


"Siapa kau... jangan mengaku ngaku dia milikmu , dia sudah mmenjadi milik kami" rancau salah satu pria itu dann langsung saja mendapat layangan tinju dari Han.


Pria itu tersungkur ditanah kemudian pria yang lainya nampak berlari ketakutan.


"Masuklah, aku akan mengantarmu.." ucap Han pada Keyla dan Keyla hanya menurut saja karena ia masih takut.


"Apa kubilang ??? lebih baik aku mengikutimu kan ??" tanya Han dengan nada sombong.


"Terimakasih .." ucap Keyla.


"Aku mau bayaran ku " ucap Han yang lansung saja membuat mataa keyla melotot tau apa yang Han inginkan.


"Kenapa ??? apa kau mau kupanggilkan dua orang tadi lagi atau hanya dengan ku saja ??" ucap Han penuh kemenangan.


"Baiklah... terserah kau saja " ucap Keyla pasrah yang membuat Han snyum kemenangan .


Akhirnya aku mendapatkan mu lagi batin Han tersenyum Girang.


....

__ADS_1


Andi memasuki rumah tengah malam, ya sejak pertemuan nya dengan Raga, Andi memang tak langsung pulang namun ia mampir dulu ke sebuah club dan menghabiskan seharian disana.


Ia hanya minum minum tak lebih karena Andi memang tak suka menyewa wanita bayaran yang ada disana.


Andi memasuki rumah dalam keadaan setengah sadar karena dipengaruhi oleh alcohol.


"Kau baru pulang ??? kenapa jam segini baru pulang ???" tanya Stella yang nyatanya masih belum tidur karena menunggu Andi yang belum pulang sementara Bunda menginap dirumah salah satu kerabatnya.


"Stella apa ini benar kau ????" tanya Andi sambil tersenyum, Stella yang melihat gelagat Andi yang sedikit aneh mencoba mendekati Andi dan ia bisa merasakan bau alkohol yang sangat menyengat dari mulut Andi.


"Kau mabuk yaa ???" tanya Stella.


"Tidak...mana mungkin aku mabuk " ucap Andi dengan sedikit terkekeh , Andi berjalan melewati Stellla dan akan ambruk akhirnya Stella pun memapah Andi sampai kekamarnya.


Stella pun melepaskan sepatu Andi, dan mendengar rancauan Andi yang tak dimengerti.


"Aku tak akan membiarkan dia merebutmu!!! tidak akan!!?'ucap Andi merancau.


memang siapa yang merebut siapa ??? batin Stella masih tak mengerti dengan rancauan Andi.


"Aku akan mengambilkan mu air minum" ucap Stella , namun saat Stella hendak berbalik Andi sudah menariknya hingga ia jatuh memeluk Andi.


"Aku mencintaimu Stella, sangat...jangan pernah tinggalkan aku...berjanjilah." ucap Andi dan Stella hanya diam saja.


"Mengapa kau diam Stella.. apa kau tidak mencintaiku?? apa kau masih mencintai Raga , apa hanya dia yang kau pikirkan saja??? bagaimana dengan aku ?" tanya Andi masih membuat Keyla diam membisu.


Keduanya diam beberapa saat .


"Sudahlah tidur saja, aku akan mengambilkan air" ucap Stella.


"Jawab aku Stella apa kurangnya aku hingga susah membuatmu jatuh cinta ? apa aku kurang tampan ?? apa aku tak kaya ???" ucap Andi yang menyentil perasaan Keyla.


"Aku tidak pernah memandang itu semua Andi, jangan berpikiran seperti itu" ucap Stella yang sebenarnya Kesal namun bagaimana lagi ia tak mau ada pria yang berpikiram bahwa ia adalah wanita matre.


"Lalu apa kenapa kau masih belum bisa mencintaiku???" tanya Andi sekali lagi.


Bersambung...


Jangan lupa like vote dan komen..


dan jangan lupa mampir di novel terbaru aku judulnya sekertaris culun milik ceo tampan...


thank you..

__ADS_1


__ADS_2