
seorang supir membukakan puntuu mobil untuk majikannya kemudian keluarlah seorang lelaki paruh baya keluar dari mobil.
kemudian sang sopir memutari sissi lain dari mobil dan membukannya. wanita paruh baya yang masih terlihat cantik di usianya yang tidak lagi muda keluar dan menyambut uluran tangan dari lelaki paruh baya.
begitu sang tuan dan nyonya keluar dari mobil tidak hentinya kamera para wartawan memotret mereka.
setelah sang nyonya keluar pak supir tersebut tidak langsung menutup pintu mobil.
keluarlah seorang gadis kecil yang cantik dan begitu imut dan lucu yang memakai gaun berwarna soft pink dengan rambutnya yang ditata dengan lucu.
setelah gadis cantik tersebut keluar di ikuti oleh seorang anaak lelaki tampan yang mengenakan setelan jas berwarna navy dimana pada saku jasnya terdapat bunga berwarna merah muda. parasnya yang tampan terkesan dingin seungguh mempesona walaupun usianya masih terbilang muda.
kilatan blic kamera tidak henti hentinya memotret mereka. apalagi pada si kembar yang begitu menawan.
yang baru saja keluar dari mobil tersebut adalah keluarga Chevalier pemilik acara yang diadakan malam ini. Tuan dan Nyonya Chevalier beserta kedua cucu kembar mereka.
Tuan Chevalier menggenggam tangan anna dan Nyonya Chevalier menggenggam tangan austin. dimana sikembar ada ditengah tengah mereka.
para wartawan berbondong bondong memberikan pertanyaan kepada mereka berempat.
ya tuan Chevalier sengaja memperbolehkan wartawan meliput acaranya pada malam hari ini karena memang itulah tujuannya yaitu untuk mempunlikasikan putranya sebagai oranng yang akan memegang perusahaannya dan juga kehadiran dan status cucu cucunya
setelah menjawab beberapa pertanyaan dari wartawan yang ada diluar keluarga tersebut langsung menuju tempat acara diadakan. karena memang para wartawan tidak hanya ada di luar tapi di dalam pun ada. hanya saja wartawan yang bisa masuk kedalam hanya beberapa saja yang terpilih.
sudah banyak para tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut dan tentunya mereka semua yang hadir menjadi sorotan para wartawan. karena tidak hanya dari kalangan pembisnis tetapi ada dari kalang selebriti juga yang diundang.
hal tersebut tentu saja karena perusahaan keluarga Chevalier bergerak juga dalam bidang entertainment.
__ADS_1
brak... (suara pintu mobil di tutup)
seorang lelaki yang memakai setelan jas mahal berwarna abu-abu turun dari mobil mewahnya dan menutup pintu. sungguh titel lelaki gagah yang tampan dan kaya raya.
ketika ia keluar begitu banyak blic kamera yang memotret nyaa. tetapi ia tidakk langsung berjalan di karpet merah yang sudah terbentang.
ai memutari mobil dan membuka sisi pintu yang lain dari mobilnya.
kemudian keluar lah seorang perempuan yang berparas cantik memakai gaun hitam.
blic kamera tidak henti hatinya memotret mereka berdua. dan semua mata tidak dapat per paling dari mereka.
yang lelaki begitu tampan dan yang perempuan begitu cantik dengan riasan naturalnya.
seorang wartawan bertanya
__ADS_1
"selamat malaam tuan muda fortune. dapatkah saya mengajukan beberapa pertanyaan kepada Anda dan nona cantik disebelah Anda? "
"malam. ya tentu saja, silahkan"
"pertama kami ingin tahu siapa gadis cantik yang datang bersama anda ini tuan? "
Antonio melirik bianca sebentar, kemudian tersenyum dan menjawab
"gadis cantik yang bersama saya ini adalah putri bungsu keluarga Fortune. sekaligus adik tercinta saya"
"lalu bagai mana dengan kekasih anda yang seorang dokter tuan? apakah dia tidak ikut? "
" kekasih saya sedang berada di luar negri dan tentunya tidak memungkinkan saya untuk membawanya ke pesta ini"
setelah menjawab pertanyaan dari para wartawan mereka masuk ke tempat acara diadakan.
__ADS_1
para wartawan memang pernah mendengar berita tentang putri bungsu keluarga fortune tapi itu hanya sedikit. karena putri bungsu keluarga fortune sangat tertutup, tidak pernah di publish samaa sekali bahkan fotonya di internet pun tidak ada. maka dari itu orang orang luar tidak tahu mengenai eksistensi nya. dan baru pertma kali ini juga mereka melihat paras putri bungsu keluarga fortune yang ternyata begitu cantik dan menawan.