
"grandma kita akan menanam apa dulu? " tanya Anna yang sudah tidak sabar untuk berkebun.
"kita akan menanam bibit bunga mawar dulu sayang. "
"seperti kumpulan bunga cantik disna? "
tanya ana sambil menunjuk kebun bunga mawar merah yang sedang mekar.
"iya sayan, seperti itu. bedanya bunga yang sekarang warna putih"
Anna mengangguk tanda di mengerti.
si kembar pun dengan semangat membantu sang nenek berkebun, dibantu oleh beberapa pelayan. tidak peduli dengan pakaian mereka yang kotor, dan wajar mereka yang cemong karena tanah. mereka sangat menikmati itu.
ketika hari sudah mulai terik, mereka beristirahat di bawah pohon yang terdapat tikar dibawahnya. para pelayan menyiapkan minuman segar dan beberapa cemilan.
ketika mereka sedang beristirahat, Austin bertanya kepada sang nenek.
"grandma bolehkah kita mendengar cerita masa muda daddy?"
"tentu saja boleh. kalian ingin memulainya dari mana? "
"dari mulai daddy bayi" jawab Anna sambil tertawa.
" kalau begitu bersihkan dulu diri kalian ya. karna ceritanya mungin sedikit panjang dan juga biar kalian nyaman ketika grandma bercerita. ayo, para pelayan akan membantu kalian untuk bersih-bersih. "
"siap grandma"
"nanti jika sudah selesai kita bercerita di ruang keluarga ya"
"oke grandma" jawaban kompak si kembar dengan semangat.
__ADS_1
sikembar langsung saja berlari menuju kamar mereka diikuti beberapa pelayan yang akan membantu mereka membersihkan diri.
Nyonya Chevalier yang melihat tingkah laku cucu cucunya hanya tersenyum.
*
setelah mereka selesai membersihkan diri kini keduanya sudah berada di ruang keluarga sambil menonton kartu kesukaan mereka yaitu SpongeBob SquarePants.
mereka yang sedang duduk di karpet sambil menikmati cemilan tidakk sadar jika sang nenek sudah ada diantara mereka. Nyonya Chevalier seperti membawa buku besar yag sepertinya akan membuat sikembar tertarik.
"kalian sedang nonton apa?"
mereka kompak menoleh kemudian Anna menjawab
"spons bob grandma"
"SpongeBob" balas Austin
"kalian jadi mendengar kan cerita masa muda daddy kalian? "
"tentu saja grandma" mereka dengan antusias menjawab.
"nah sekarang, duduk disini" kata Nyonya Chevalier sambil menepuk sisi sofa. Anna dan Austin langsung beranjak dari duduk mereka mendekati sang nenek. Anna duduk di sebelah kiri dan Austin di sebelah kanan.
"ini buku apa grandma? " tanya Austin
"ini album foto daddy kalian"
"woaaaa... ayooo buka grandma" kata Anna bersemangat sambil menepukan kedua tangannya.
di halaman pertama mereka mendapati 2 foto bayi lucu.
__ADS_1
"ini daddy? " tanya Anna.
"ya ini daddy kalian, foto ini diambil ketika grandma baru saja melahirkan. "
di halaman berikutnya ada foto bayi yang sedang tengkurap dan berbagai macam ekspresi yang berbeda.
"woaaa kenapa daddy begitu lucu ketika bayi? dan mirip dengan kaka As. " Anna berbicara seperti dia tidakk sadar dengan dirinya sendiri yang cantik dan menggemaskan.
kemudian mereka membuka beberapa halaman yang diisi dengan foto Evan ketika sudah masuk Taman kanak-kanak.
lalu pandangan Austin teruju kepada salah satu foto daddy nya dengan seorang gadis kecil yang cantik. mereka sama sama menampilkan gaya vis.
"grandma ini siapa? " tanya Austin sambil menunjuk foto tersebut.
"oooh ini adalah Birty, dia adalaah adik kelas daddy kalian"
"mana mana? aku mau lihat"
"waaah lucunyaa" kata Anna sambil mengamati foto tersebut. "kenapa gadis kecil ini mirip dengan ku? " sambil menunjuk dirinya sendiri.
"masa sih? tapi jika dilihat lihat kalian memang mirip. sangat mirip". kata Nyonya Chevalier sambil mengamati foto dan cucunya.
" apakah mereka dekat grandma? lalu sekarang di mana Birty itu sekarang ?"
sepertinya Anna menemukan sesuatu yang sangat menarik. dan sangat tidak sabar menunggu jawaban dari sang nenek
"ya mereka dekat sanagat dekat. mereka selalu bermain bersama, kemana mana berdua sangat akur. dan daddy kalian sangat menjaga dia."
"tapi sekarang Birty... " Nyonya Chevalier menjeda ucapannya, seperti tidak sanggup meneruskan
"kenapa grandma? "
__ADS_1
" kami tidak tau keberadaan dia dimana setelah kejadian naas yang terjadi padanya belasan tahun silam. "