STRENGTH; Super Daddy

STRENGTH; Super Daddy
rencana awal


__ADS_3

"kak kau sudah tidur"


"belum ann. kenapa? "


Anna yang sedang berbaring di kasurnya kemudian bangun menghadap ranjang Austin.


Austin melakukan hal yang sama.


" ayo kita lakukan misi kita"


"misi? "


"ya. misi kita untuk menemukan mommy"


Austin mengangguk sebagai jawaban.


"jadi apa rencana mu Ann? "


"awalnya aku berencana untuk menemukan mommy dengan menyelidiki masa lalu daddy. kita bisa bertanya pada grandma perempuan mana saja yang pernah dekat dengan daddy. kemudian kita selidiki mereka satu persatu"


jelas Anna dengan semangat


"kalau rencana mu tidak membuahkan hasil. dan ternyata tidak ada satupun dari mereka yang merupakan mommy kita. bagaimana? "


Austin berkata. dia adalah anak yang berfikiran dewasa, yang akan memikirkn semua kemungkinan yang akan terjadi.

__ADS_1


"maka kita harus memiliki rencana B. "


"apa rencana B nya?"


"akan ku pikiran nanti" balas Anna sambil nyengir.


Austin menghela nafas. dia tau pasti Anna belum mempunyai rencana B itu.


"tapi kak, aku tadi ketika di Mall bertemu dengan wanita cantik. cantik sekali, apalagi matanya. sangat sangat cantik, mata itu mengingatkan ku pada seseorang. mata yang rasanya tidak asing kulihat seperti kita pernah bertemu sebelumnya dan setelah aku berpikir dengan keras. ternyata mata wanita itu sangat mirip denganmu kak. "


Anna menjelaskan sambil menatap sang kakak.


"lalu kenapa jika matanya mirip dengan ku? "


"ish.. Aaas, kamu tuh pintar tapi kadang kadang telmi juga yaaaa" Anna kesal karna saudaranya terlihat tidak peduli dengan cerita dia.


"kenapa kamu begitu yakin jika wanita itu mommy? "


"entahlah. akupun tidak tahu. mungkin ini hanya insting ku. bukankah perempuan selalu memiliki insting yang kuat"


Austin hanya mengangguk sebagai jawaban, kemudian berkata.


"jadi kita akan mulai kapan rencana mu itu? "


"secepatnya Kak. aku sudah tidak sabar lagi"

__ADS_1


"oke, kalau begitu kita mulai besok. sekarang kita harus tidur, sudah terlalu malam. "


"okeh"


balas Anna mengancungkan jempolnya kemudian berbaring di tempat tidur bersiap menuju alam mimpi.


sedangkan Austin, dia juga berbaring hanya saja dia belum menutup matanya. dia masih memikirkan kata kata Anna barusan.


bukannya dia tidak menginginkan mommy. tidak. dia sangat menginginkannya. dia juga menyimanak dengan benar rencana dan cerita Anna. bukannya dia tidak memiliki rencana. tapi dia ingin mengikuti rencana sang adik dulu.


bukannya dia tidak berharap menemukan mommy kandung mereka. tapi dia tidak mau kecewa jika gagal. sebetulnya ketika mendengar cerita Anna mengenai wanita yang dia temui di Mall, Austin jadi memikirkan wanita itu, dia tidak ingin menduga duga.


setelah terdiam cukup lama, Austin akhirnya tertir dengan sendirinya.



pagi hari di kediaman Chevalier begitu ramai karena ada kedua cucu mereka.



setelah selesai sarapan, tuan Chevalier dan Evan pergi ke kantor. sedangkan Nyonya Chevalier dan sikembar sekarang sedang bersiap kehalaman belakang rumah.



hari ini mereka akan menanam beberapa bunga dan juga tanaman herbal.

__ADS_1



si kembar sudah siap dengan pakaian berkebun mereka ditambah sepatu boat dan juga topi jerami. tidak lupa mereka juga membawa sekop dan ember. sangat lucu dan menggemaskan. bahkan para pelayan yang sangat mengidolakan mereka menjerit dengan antusias melihat tuan dan Nona muda mereka yang sangaat lucu dan menggemaskan.


__ADS_2