
"dad sebenarnya mom knpa? " tanya seorang perempuan
"mommy kalian terlalu syok"
"syok kenapa dad? " tanya seorang lelaki
"ya dad, bukan kah semenjak kalian pulang dari pesta itu mommy jadi sedikit aneh" tanya lelaki yang lainnya
sang daddy yang mendapatkan pernyataan tersebut tersenyum sedikit
"mommy kalian hanya terlalu senang sang saja dan menganggap Syabyla masih hidup. dan dia pikir cucu dari Tuan Chevalier adalaah Syabyla. Syabyla kecil kita"
Sang daddy menjelaskan dengan tatapan yang sendu.
Albert Horison yang memiliki istri bernama Raina Horison dan 3 orang anak. Dua lelaki dan satu perempuan. Anak pertamanya bernama Thomas Horison sudah berkeluarga dan memiliki perusahaan yang sedang dia rintis. Putra keduanya seorang dokter di rumah sakit yang dikenal sebagai dokter muda yang berbakat. dan putrinya yang bernama Syarina menjadi seorang penulis hebat. bukunya sudah banyak yang menjadi best seller.
Sebenarnya keluarga Horison memiliki 4 orang anak 2 lelaki dan dua putri kembar yaitu Syarina dan Syabyla. tetapi karena tragedi yang terjadi 20 tahun yang lalu, Syabyla dinyatakan meninggal.
Tuan Horison mengumpulkan ke tiga anaknya di rumahnya untuk membahas kondisi ibu mereka. Sekarang ibu mereka sudah tidur.
"Byla" ucap Thomas yang pertama merespon.
Dari semua putera putrinya Thomas adalah yang paling dekat dengan Syabyla.
"Cucu Keluarga Chevalier? apakah Evan sudah menikah? " tanya Hansen
"ini kak" Syarina menunjukan salah satu foto keluarga Chevalier yang baru baru ini viral di media sosial.
ketika Thomas dan Hansen melihat foto foto keluarga Besar Chevalier dan si kembar, pusat mereka tertuju pada Anna.
"Byla"
__ADS_1
"Byla"
"ya dia, begitu mirip bukan dengan Byla kita? "
mereka semua mengangguk. ya Anna dan Syabyla begitu mirip, seperti pinang di belah dua.
"dan dia juga yang membuat kondisi mommy kalian menjadi lebih baik, hanya dengan melihat foto dan video cucu Tuan Chevalier"
"siapa yang Evan nikahi, kenapa dia tiba tiba punya anak? terlebih anaknya begitu mirip dengan By"
Hansen berkata dengan menggebu gebu. Hansen adalah teman Gheovano dari semenjak merekas SMP.
"Itulah yang tidak mereka publish"
"Jadi daddy mengumpulkan kalian disiini. Bisakah kalian membatu mencari sesuatu untuk mommy dan daddy? jika pun nanti hasilnya tidak seperti yang kita harapkan tidak apa apaa yang penting kita sudah mencoba"
"iya dad"
"tentu saja dad kita akan membantu"
***
"Tuan dan nona sudah mau pulang? "
"ya kami akan pulang sekarang"
"baiklah"
"Ah tuan bisakah anda sampaikan ucapan terimakasih saya pada Nona Bianca terimakasih atas makan siangnya masakan Nona Bianca sangat enak"
yang menyapa adalah Robert sekretaris dari Antonio. Dia memuji adik bosnya supaya mendapatkan respon yang bagus dari atasan nya itu. padahal Robert sendiri memiliki kontak Bianca.
__ADS_1
tapi alih alih bahagia raut wajah Antonio malah sebaliknya.
"Bianca membuatkan mu makan siang? "
"iya tuan, bukan kah anda juga mendapatkan hal yang sama? " jawab Robert dengan sedikit bingung akan respon bosnya.
"jam berapa dia datang kesini? "
"saya kurang tahu tepatnya Nona Bianca datang kesini jam berapa karna ketika beliau datang saya sedang berdiskusi dengan beberapa manager. tapi saya bertemu Nona Bianca ketia dia hendak pulang sekitar pukul satu siang Tuan"
Robert menjelaskan
"Sayang, apakah mungkin... " Elisa tidak melanjutkan kata katanya
Antonio mengurungkan niatnya pulang kerumah. dia ingin melihat rekaman CCTV terlebih dahulu.
"Robert kita keruangan kontrol CCTV"
"Baik Tuan"
di perjalanan ke ruang Kontrol Anthonio menelpon ayahnya.
"dad Bianca sudah pulang? "
"Belum, bukan kah tadi siang dia kekantor? apakah sesuatu hal terjadi pada Bianca? "
"ya sepertinya dia mendengar sesuatu yang tidak seharusnya dia dengar"
"apa maksudmu an?"
"nanti akan kujeskan dad. sekarang dad harus menjaga mommy dulu agar tidak ingin bertemu dengan Bianca "
__ADS_1
"baiklah, daddy tunggu kabar baik darimu"