STRENGTH; Super Daddy

STRENGTH; Super Daddy
Hujan


__ADS_3

"apakah kalian ingin mampir ke suatu tempat sebelum pulang? "


"boleh kah dad? "


"tentu saja baby, kau ingin kemana? "


"Anna ingin waffle dad"


"bagaimana dengan mu As? "


"sepertinya waffle boleh juga dad"


"baik lah, kebetulan dady tau tempat yang punya waffle paling enak disini"


"yeeee... " sorak Anna dengan gembira


saat ini mereka sedang ada di perusahaan Chevalier, dan bersiap untuk pulang kerumah.


Setelah sikembar pulang sekolah mereka tidak langsung kerumah, melainkan ke perusahaan sanng ayah.


sang sopir yang menjemput mereka langsung mengantarkan sikembar ke perusahaan setelah mendapatkan persetujuan dari sang atasan.


Begitu sampai di perusahaan sikembar begitu takjub dengan kemegahan dan arsitektur perusahaan sang ayah. Para karyawan yang melihat sikembar datang pun langsung menyambut dengan hangat dan ramah.


Siapa sih di kota ini atau bahkan dinegara ini yang tidak tau dengan mereka, semenjak keluarga Chevalier mempublikasikan keluarganya ke media, tentunya foto foto dn nama mereka langsung tersebar dimana mana.


Apalagi evan yang tampan dan berkarisma dengn sikembar yang memiliki wajah lucu, imut dan menggemaskan, membuat banyak orang mengidolakan lelaki tersebut dan tak sedikit perempuan yang mulai menggodanya. apalagi, mereka tidak tahu mengenai keberadaan ibu sikembar. hal itu membuat mereka berspekulasi bahwa Evan seorang single / duda.


oke, kembali pada si kembar yang ada di perusahaan.


karna ini pertama kalinya mereka datang ke perusahaan, tentunya mereka harus mengadakan tur. dengan didampingi oleh seorang karyawan.


setelah selesai berkeliling, mereka beristirahat di ruangan sang ayah, makan siang, dan sampai tidur siang.

__ADS_1


Dan sekarang waktunya mereka pulang kerumah. setelah sebelumnya mereka membeli waffle. btw, mereka tidak lagi satu rumah dengan tuan dan nyonya Chevalier. sekarang mereka tinggal di rumah Evan yang lebih minimalis.


didalam mobil


"eem dad waffle dengan saus strawberry dan coklat memang luar biasa enak" Anna berkata dengan mengacungkan jempolnya. ini entah keberapa kalinya dia mengatakan waffle nya enak setelah dia memakannya.


"tentu saja baby, pilihan dady tidak pernah salah"


Anna duduk di depan, disamping sang ayah yang sedang mengemudi, dan Austin duduk dikursi belakang.


Austin melihat keluar jendela sambil menyempitkan matanya karna melihat sesuatu, karna memang hari sudah mulai malam. dan mobil mereka berhenti di lampu merah.


Austin terus saja memperhatikan keluar sampai matanya terbelalak kemudian dia berkata


"KAKA BI! "


Anna dan Evan yang ada di depan terkaget dengan teriakan Austin dan langsung menoleh kebelakang lalu melihat apa yang Austin lihat di luar.


"kaka Bi kenapa ada dijalanan dan kenapa tidak mencari tempat berteduh? ini sudah malam apalagi ada gerimis"


Evan yang tidak tau mengenai apa yang anaknya bicarakan hanya mengerutkan alisnya.


Tiit...


Tiit


Tiit...


suara klakson mobil bersahutan dari arah belakang. begitu sadar lampu hijau sudah menyala, Evan langsung menjalankan mobilnya.


"Dady dady berhenti sebentar, ayo kita bantu kaka bi. mungkin saja kaka bi butuh tumpangan"


"iya dad, berhenti sebentar"

__ADS_1


Atas permintaan anak anaknya Evan menghentikan mobilnya dipinggir jalan.


"oke oke baik lah twin"


"sebelum kita keluar, jadi siapa kaka bi itu hem?"


"perempuan yang memakai gaun biru muda di sana dad" jawab Anna sambil menunjuk


"dad nanti bertanya nya, sekarang kita harus menolong kaka bi sepertinya dia memerlukan bantuan kita"


Eva sedikit kaget dengan reaksi kedua anaknya ini. tidak biasanya mereka bereaksi seperti ini apalagi pada seorang perempuan.


"baiklah daddy ambil payung dulu. karna disini payungnya hanya satu jadi kalian tunggu disini biar daddy yang menghampirinya"


"tapi dad.. "


"tidaka da tapi tapian boy"


"baiklah"


...


"Nona... "


"hallo nona apakah anda memerlukan bantuan" Evan berkata dengan agak keras karena suara hujan.


merasa ada yang memanggilnya Bianca mendengarkan kepalanya untuk melihat orang tersebut. dan begitu dia melihatnya.


Bruk...


Bianca terjatuh pingsan


~~ maaf banget yaaa jika makasih banyak kata yang typo ~~

__ADS_1


__ADS_2