STRENGTH; Super Daddy

STRENGTH; Super Daddy
...


__ADS_3

Hari ini Bianca menjemput anak anak, diantar oleh sopir. Setelah menjemput sikembar, di perjalanan mereka tidak mau langsung pulang kerumah melainkan ingin mampir ke perusahaan daddy mereka. dan Bianca menyetujuinya.


Sesampai nya di kantor, Bianca menyuruh sangat sopir pulang saja. nanti dia akan pulang bersama Tuan Evan.


Begitu sampai di lobi ada beberapa karyawan yang sedang bekerja memperhatikan mereka. tentunya sangat mengenali kedua putra putri atasannya. Yang menjadi perhatian mereka adalah perempuan yang datang bersama si twin. Perempuan cantik bergaun putih tulang sebatas lutut yang menggenggam tangan Anna dan Austin di kanan dan kiri nya yang masih memakai seragam sekolah.


Para karyawan tentu saja terpana dengan kecantikan Bianca apalagi ketika dia melewati para karyawan yang menyapa mereka dia menampilkan senyuman nya.


"cantik"


"aaah cantik nyaaa"


"Siapaa itu? cantik sekali"


Begitu Bianca dan si kembar masuk kedalam lift, para karyawan langsung bergosip. pasalnya mereka baru pertama kali ini melihat seorang perempuan bersama putra putri atasan mereka.


"Siapaa perempuan tadi? "


"Kenapa.. kenapa? "


"Kalian tidak lihat interaksi mereka tadi. tidak mungkin jika dia hanya seorang pengasuh"


"Kau benar, walaupun tampilan nya sangaat sederhana tapi lihatlah tadi dia begitu elegan"


karyawan lain mengandung ngangguk tanda mereka setuju dengan pendapat teman nya.


"apakah dia kerabat keluarga Chevalier? "


"kurasa tidak"


"lalu siapaa? dia yang begitu mirip dengan nona Anna? "

__ADS_1


"Aaaah ituu dia" Kata seorang karyawan wanita dengan suara agak keras.


"apa? kau tau siapa dia? "


"Siapa?? Siapaaa?? kalian sedang membicarakan siapaa? " Seseorang yang baru bergabung dengan para karyawan yang sedang bergosip itu bertanya.


mereka tidak memperhatikan siapa orang yang baru bertanya terebut. "Kaau tidak tau perempuan cantik yang baru saja datang bersama tuan dan nona mu_ _ehehee Tuaan Peter"


Teman temannya langsung saja membukatkan mata dan menegakan badan mereka ketika mendengar nama Peter disebut kan.


"Apaaa? kenapa tidak dilanjutkan"


"Kembali ke tempat kalian masing masing. ini masih jam kerja kenapa kalian malah bergosip Hah? "


Tanpa di beri aba aba lagi paara karyawan tadi langsung saja bubar dari sana.


Peter ada disana karena baru saja mengantarkan salah satu kolega bisnis perusahan Chevalier yang baru saja selesai rapat dengan Tuan Evan. Yaitu Tuan Charles dari Perusahaan Robinson. dan begitu melihat ada beberapa karyawan yang sedang berbisik bisir, mengobrol ria. Peter langsung menghampiri mereka dan membubarkan nya.


Sekarang Peter bersiap untuk pergi keruangan nya di lantai atas. ketika dia menunggu pintu lift terbuka. dari sana keluar lah Evan, Anna, Austin dan juga Bianca.


"Hallo paman Peter"


"Hallo Bi"


"Hallo juga Peter"


"Aaah tuan anda akan pergi? "


"Jadwal ku sudah tidak ada lagi setelah rabat barusan bukan? "


"eeem. ah a Iya tuan" Sebetul nya masih ada beberapa berkas yang harus di tanda tangani oleh Evan. tapi yah sudahlah lagian dia pemimpin nya disini.

__ADS_1


"Kalau begitu aku akan pergi"


"baiklah tuan"


"yeeee... kita jadi ke pantai" sorak Anna dengan ceria. ber tos ria dengan sang kaka Austin.


"selamat menikmati perjalanan kalian kalau begitu"


"Tentu saja paman Peter. samapai jumpa"


Dan mereka pun berjalan beriringan menuju pintu depan perusahaan.


dan para karyawan yang melihat mereka berbisik bisik lagi.


"sst.. sst.. kurasa permpuan itu memiliki hubungan khusus dengan tuan Evan"


"kurasa begitu"


"atau kah dia Nyonya muda kia? " tanya seorang karyawan dengan mata sedikit melotot.


"sudah sudah, kembali ketempat kalian nanti tuan Peter kesini lagi"


"isssh menyebalkan"


...


disisi luar lobi seseorang yang sedang menunggu mobil yang sedang diambil dari parkiran melihat Evan, Bianca dan si kembar.


"Kalian sudah bersama? syukurlah. aku sedikit lega melihatnya"


"Bi maafkan aku"

__ADS_1


Dalam hati orang tersebut berbicara


Bersambung...


__ADS_2