STRENGTH; Super Daddy

STRENGTH; Super Daddy
menginap


__ADS_3

Berrrm_ suara mobil


Buk _ suara pintu yang ditutup


"selamat datang tuan"


"anak anak sudah tidur bi? "


"sudah tuan mereka tidur dikamar nona Anna"


Evan langsung pergi ke kamar Anna untuk melihat anak anaknya. Tidak biasanya Austin mau tidur di kamar Anna.


Evan membuka pintu dengan perlahan agar tidk membangun kan mereka.


Begitu Evan mendekati ranjang ternyata bukan hanya sikembar saja yang tidur disana tapi ada sesosok perempuan yang juga ikut tidur ditengah tengah sikembar. sungguh manis.


Evan jadi merasa bersalah kepada sikembar karena tadi pagi dia berjanji akan pulang lebih cepat karena Bianca akan datang. tapi nyatanya banyak sekali pekerjaan yang harus dia selesaikan sehingga membuatnya pulang lebih larut.


dan sekarang sudah jam 10 tentunya anak anaknya sudah tertidur pulas.


Evan mencium kening kedua anaknya.


Begitu matanya teralihkan kepada wajah Bianca yang sangat dekat dengan tidak sadar Evan melihat wajaah Bianca dengan sangat lekat.


wajah putih mulus, alis yang cantik tanpa modifikasi, hidung yang mancung nan mungil dan juga bibir yang merah merona tanpa polesan lipstik. sungguh cantik.


"apa yang kau pikirkan Evan! " begitu Evan sadar dengan apa yang dia pikirkan.


Evan memilih keluar dari kamar Anna dan menuju kekamar nya untuk membersihkan diri kemudian tidur.

__ADS_1


derrt... dreeet.. derttt


selepas Evan mandi dan berganti pakaian tidur, ada yang menelpon nya. dan melihat nama yang ada disana.


"Hallo selamat malam tuan. maaf mengganggu anda malam malam begini"


"Ya? Hallo"


"Begini, apakah adik saya, Bianca masih ada di rumah anda? "


"Ya, Dia sedang tidur"


"aaah begitu, saya titip adik saya tuan. dan terimakasih atas informasinya"


"sama sama"


"ya"


Yang menelpon barusan adalah anthonio, kakak Bianca. dia khawatir karna sudah malam Bianca belum pulang. tadi pagi dia ijin akan berkunjung kerumah si kembar. tapi sampai malam tiba dia belum pulang juga dan tidak memberikan kabar pada orang rumah. mungkin Bianca lupa karena terlalu asyik menghabiskan waktu dengan sikembar.


Evan pun memilih untuk mengistirahatkan tubuhnya diatas ranjang dan terlelap.


....


Eeemh


Bianca membuka matanya perlahan. Begitu matanya terbuka dia sedikit asing dengan tempat ia tidur sekarang. kemudian Bianca melihat kesebelah kiri dann kanan nya ada dua kepala anak kecil.


Daaan dia baru ingat semalam ternyata dia menginap di rumah sikembar.

__ADS_1


Bianca dengan perlahan memindahkan tangan Anna yang memeluknya. sepelan mungkin agar anak itu tidak bangun.


Kemudian beralih pada Austin, yang untung sajaa tidak memeluknya. tapi kepala Austin sedikit menindih tangannya. dan wajah tidur anak tersebut menghadap nya. aaah sungguh lucuuu dan tampan.


Dengan perlahan Bianca mengangkat kepala Austin. tapi begitu Bianca mengangkat kepala Austin, mata Austin tiba tiba sajaa terbuka dan langsung metap mata Bianca. sungguh Bianca kaget rasanya.


Austin memang sangat peka dan sensitif dengan hal hal yang ada disekitarnya bahkan ketika dia sedang tidur sekalipun.


Tidak lama kemudian dengan kepalanya yang masih diangkat oleh satu tanga Bianca, Austin memberika senyum cerah di pagi hari.


"Selamat pagi mom" dengan suara serak khas anak anak yang baru bangun tidur.


"Pagi sayang, kau masih mau tiduran? "


tanya Bianca yang kemudian menaruh kepala Austin di atas bantal.


"eemmh"


"mommy mau kemana? "


"mommy mau bangun sayang"


"jangan dulu. tidur lah hati sebentar disini"


Dengan sedikit manja Austin berkata sambil menepuk nepuk bantal bekas Bianca tidur. saat ini Bianca sedang duduk diantara sikembar. Anna yang masih benar benar tidur pulas dan Austin yang memintanya kembali tidur.


"Ehem"


Bianca terlonjak kaget mendengar suara deheman tersebut.

__ADS_1


__ADS_2