Suamiku Asisten

Suamiku Asisten
Eps 1


__ADS_3

Pagi hari di taman sebuah Universitas, Sena yang sedang duduk memegang topi wisudanya sesekali menghapus air matanya yang terjatuh. Tidak ada keluarga seperti teman-teman lain, Sena hanya berkecamuk dengan suara hatinya "Ma, Pa.. Sena sudah lulus dengan Nilai yang baik, andaikan Mama dan Papa masih ada disini tentu kebahagiaan Sena akan lengkap" Isak Sena.


"Sena" Panggil seorang wanita yang datang dari arah belakang.


Dia adalah Tante Mira, Adik dari Mama Sena.


"Tanteee" Sena beranjak dan langsung memeluknya.


"Tante kapan datang ?" tanya Sena


"Semalam sayang, tante sengaja tidak memberitahumu, tante ingin ini menjadi kejutan" Jawab Tante Mira


"dan benar saja aku sangat terkejut" timbal Sena


Tangis yang tadi hinggap di wajah cantik Sena berubah seketika menjadi senyuman, melihat keluarga terdekatnya ada pada saat hari Wisudanya.


"Sena, Acara akan dimulai" Teriak salahsatu teman Sena dari jauh.


"Ayo sayang kita masuk, tante tidak sabar ingin melihat keponakan tante ini di Wisuda dengan nilai terbaik" Puji Tante Mira.


"Sena Putri Raharja, Mahasiswi dengan nilai Terbaik" panggil MC dalam acara tersebut.


Sontak semua orang yang hadir dalam auditorium itu bertepuk tangan tidak terkecuali Tante Mira dengan senyuman bangga diwajahnya, dilanjutkan dengan Sena yang menaiki panggung.


Acara selesai sore hari, Sena dan Tante Mira berencana untuk makan malam berdua disebuah restoran pusat kota.


"Tan, Kenapa Om tidak ikut ?" tanya Sena


"Om-mu ada Urusan Bisnis ke luar Negri dan tidak bisa diwakilkan, katanya sih ada Perusahaan baru yang ingin mencoba bekerja sama dengan Perusahaan Om-mu" Tutur Tante Mira

__ADS_1


"Oya, Rencanamu apa setelah ini Sen ?" Tante Mira melanjutkan.


"Aku ingin bekerja saja Tan" jawab Sena


"Kenapa kamu tidak ikut Tante saja ke Jakarta, disana peluang kerja lebih banyak atau kamu bisa bekerja diperusahaan Om" imbuh Tante Mira


"jika aku harus pergi ke Jakarta bagaimana dengan rumah Mama dan Papa disini? Sebenarnya Sena juga ingin ke Jakarta lalu bekerja disana dan terima kasih atas tawarannya Tan, Sena akan mencoba mencari pekerjaan Sena sendiri" tutur Sena


"Tante mengerti keadaan kamu sayang, Begini saja Rumah Mamamu kamu sewakan dan uang sewanya bisa kamu pakai untuk keperluan sehari hari kamu dan kamu tinggal bersama Tante di Jakarta, kamu tau sendiri kan Tante tidak bisa mempunyai anak karena Rahim tante yang diangkat karena Kanker, Tante dirumah tidak ada teman selalu saja ditinggalkan oleh Om untuk bekerja, Om Irwan pasti senang ada kamu di rumah" jelas Tante Mira


"Terima Kasih Tante" "Sama sama sayang"


Di sudut restoran Sena melihat seoerti sepasang kekasih, lelaki dengan badan yang tegap dan berwibawa apalagi wajahnya sangan Tampan dan perempuannya Cantik.


Terjadi kegaduhan di meja tersebut, mata Sena terbelalak melihat lelaki itu menyiram perempuan yang ada di hadapannya dengan segelas air di meja.


"Ganteng ganteng kok kasar, sama perempuan lagi" kata Sena dalam hati.


"Gapapa kok Tante" jawab Sena menutup penasaran Tante Mira


Malampun berlalu, mereka berencana berangkat ke kediaman Tante Mira di Jakarta esok harinya, sesampainya di rumah Tante Mira.


"mari saya bawakan nyonya" ucap seorang wanita paruh baya yang langsung mengambil barang yang dibawa oleh Tante Mira.


"Terima Kasih Bi, Bi.. ini Sena, Sena Putri Raharja.. keponakan saya dari bandung mulai hari ini dia akan tinggal dengan kita. dan Sena, ini adalah Bibi Minah dia yang sering membantu pekerjaan Tante dirumah" ungkap Tante Mira seraya mengenalkan Bi Minah dan Sena


"Hallo Bi, Aku Sena" sapa Sena dengan Akrab


"Semoga betah disini Non" timbal Bi Minah seraya menangguk tanda memberi hormat.

__ADS_1


Merekapun masuk kedalam rumah yang besar, "tidak salah kalau Tante kesepian di rumah yang Besar ini" kata Sena dalam hati


"Haiiiii Senaaaa" panggil lelaki dari ruang keluarga dan itu adalah Om Irwan


"Haiiii Om" Sambut Sena memberi pelukan


"Sini nonton bareng Om, kata Tante kamu ingin Bekerja ya? tidak ingin menikah saja?" Gurau Om Irwan


"Hahahaha menikah Om? pacar saja aku tidak punya, masa mau main menikah-menikah saja. Aku ingin Bekerja saja Om jika ada Rezekinya aku ingin membuka bisnis Cafe atau Restoran Aku kan bisa masak" ujar Sena


"wiiiiiiiihhhhh Rencana kamu bagus juga Sena, Om akan selalu dukung kamu, jika ada kesulitan jangan sungkan meminta bantuan Om atau Tante, sekarang pergilah ke kamarmu, Bi Minah yang akan mengantarmu pasti kamu capek" turur Om Irwan


"Terima Kasih Om, Aku ke Kamar dulu yaa Om Tante" ujar Sena sambil pergi meninggalkan Om dan Tantenya di ruang Keluarga.


"ini kamar Nona Cantik, jika perlu apa apa non panggil Bibi saja ya nanti Bibi kesini lagi saat jam Makan Malam" jelas Bi Minah


"Terima Kasih Bi" jawab Sena


Kamar Sena berada dilantai 2 dan mempunyai Balkon yang menghadap menuju lapang Golf, itu menjadi pemandangan yang indah untuk Sena.


menurut Sena Kamar yang Sena tempati itu sangat Besar ada kamar untuk khusus untuk Baju, Sepatu dan Kamar Mandi yang Luas.


Jam makan Malam Tiba, Sena, Om Irwan dan Tante Mira menyantap makanan yang di siapkan oleh Bi Minah selesai itu mereka langsung berkumpul di ruang keluarga untuk mengobrol.


"Sena, Perusahaan teman Om sedang membutuhkan Sekretaris lho, sekretaris yang lama Resign karna Hamil dan ingin mengurus anak saja katanya dirumah" ujar Om Irwan memulai pembicaraan


"Siapa pa?!" tanya Tante Mira penasaran, karena Tante Mira pasti tau siapa siapa saja rekan Bisnis Om Irwan


"itu lho Ma, perusahaan Wiguna Group. Bapak Deri Arya Wiguna kan teman Papa waktu Kuliah dia juga bekerja sama dengan perusahaan kita kan Ma" jelas Om Irwan

__ADS_1


"Masa sih Pa, itu kan Perusahaan Terkemuka apalagi dikota ini, siapa yang tidak kenal dengan Bapak Deri Arya Wiguna apalagi anaknya itu lho Pa , Anak Sulungnya.. udah Kaya, Pinter Ganteng lagi. Kamu harus mencobanya Sen, nanti Om yang bantu ya" jawab Tante Mirah dengan wajah yang gemas


"Baik Om Tante" Sena menurut.


__ADS_2