Suamiku Asisten

Suamiku Asisten
Kabur


__ADS_3

'sudah jam 2.30 aku harus segera bersiap untuk pergi, mungkin aku harus mandi lagi karena shopping tadi aku kegerahan'


Nat berjalan ke kamar mandi, karena dirasa sudah mepet waktu, dia tidak menggunakan bath ub nya. dia hanya menggunakan shower agara mandinya bisa cepat.


'ehhh tapi gimana caranya biar aku bisa lolos dari supir itu ya, ngga mungkin dia intilin aku selama aku senang senang sama temenku, aku harus pastikan dia tidak ada dibawah'


Nat menyudahi ritual mandinya, memakai mini dres dengan bahu terbuka yang tadi dia beli dan berias tipis tetapi sangat elegan dan cantik.


sekarang dia harus memikirkan bagaimana dia bisa pergi tanoa sepengetahuan Steve.


Nat mengendap ngendap turun kebawah dengan menjinjing hand bag dan high heelsnya agar langkahnya tak terdengar steve. sampailah Nat diambang pintu melihat mobil Steve masih terparkir didepannya Nat merasa jika keadaanya sangat mendukung dia untuk pergi.


Suara mobil terdengar oleh Steve yang sedang berada didapur untuk melepas dahaganya langsung berlari ke arah sumber suara.


Steve melihat mobil sudah melaju, pagar rumah terbuka karena security mengira Stevelah yang keluar rumah.


'aahhhhh sial, aku harus mengejarnya'


Steve melihat ada Moge terparkir lengkap dengan helmnya tanpa pikir panjang Steve langsung membawa Moge itu untuk mengejar Nat.


"Naaa... Naaaa.... Naaaa.... dia kecolongan, akhirnya aku bisa keluar tanpa harus dibuntuti supir itu" seru Natasha yang bahagia. Dia tidak menyadari jika Steve sudah mengikutinya dari belakang.


"Dia mau kemana sih, membuat kacau saja" gerutu Steve dibalik helm full face-nya.

__ADS_1


Tak lama kemudian mobil yang dikendarai Nat sampai pada sebuah hotel, keluarlah Nat dari mobilnya dan memberikan kunci mobil ke seorang petugas vallet service.


"Ngapain dia ke hotel, Nona ini sungguh bandel, awas aja jika dia macam macam, apalagi dengan pakaian seperti itu"


Steve langsung memarkirkan Mogenya dan mengikuti Nat dari belakang..


sampai dirooftop, teman teman Nat sudah menunggu.


"Haii Guys, maaf telat yaaa, aku tidak tertinggal apapun kan?" seru Nat dari kejauhan menyapa teman temannya.


"Hai Nat, apa kabar?"


"Nat, apa kabar loe? tumben ngaret setengah jam"


"Aku baik.. Aku baik.. tumben ngajak ketemu disini, biasanya di cafe"


"ngga tau nih si Monic ngajak disini" jawab Shiren.


"bosen kali cafe mulu, lagian disini juga seru, pemandangannya juga bagus banget liat dong" jelas Monic.


Steve yang sedang duduk berpura pura membaca menu demi menutup wajahnya agar tak terlihat oleh Nat.


Ponselnyapun berbunyi, melihat ada panggilan dari Tuan Aditya.

__ADS_1


"Hallo Tuan?"


"Hallo Steve? Apa Natasha bersamamu?"


'kalau aku bilang kalau anaknya ini main dengan teman teman tanpa izin pasti Tuan Aditya bisa Marah' Gumam Steve dalam hatinya.


"Hallo Steve?"


"Ohhh iyaa Tuan, Natasha sedang bersamaku, kami rencananya mau ke bioskop"


"baguslah, saya takut jika Natasha pergi tanpa izin, aku khawatir, yasudah lanjutkan ya"


Tuan Aditya menutup telponnya begitupun Steve yang sudah tenang Tuannya tidak curiga dengannya..


Jam sudah menunjukan pukul 9, Nat masih mengobrol dengan teman temannya, seketika itu Steve ingin pergi ke toilet, sejenak Steve berpikir tidak apa apa meninggalkan Nat sebentar terlihat daritadipun mereka hanya berbincang tidak ada yang aneh.


keluar dari toilet, Steve melihat sesorang membopong Natasha.


"itu kan Natasha, dia dibawa siapa"


Steve mengikuti mereka, melihat Nat dibawa ke sebuah kamar oleh seseorang.


Steve memastikan jika benar kalau dia berdiri di depan pintu kamar hotel yang Nat tempati.

__ADS_1


"aaaaaaaahhhhhhhhhh........... tooooloooooooooong....." Teriak Natasha dari kamar.


__ADS_2