Suamiku Asisten

Suamiku Asisten
Pahlawanku


__ADS_3

"aaaaaaaahhhhhhhhhh........... tooooloooooooooong....." Teriak Natasha dari kamar.


"Natasha ??!!! Natashaaa apa kau yang di dalam?" Panggil Steve sambil menggedor gedor pintunya.


"Steve.... Steve.... tolong akuuuu, akuu di dalam"


Steve mendobrak pintu hotel itu sesekali menendangnya, tidak berhasil dengan mendobraknya Steve mencari cara lain dia melihat ada Apar didekatnya dan memukul Handle pintu beberapa kali. Handle pintupun rusak Steve langsung bisa masuk kedalam kamar itu, melihat pemandangan yang sangat tragis, langsung saja Steve menendang seorang pria yang ingin berbuat senonoh kepada Nat.


Nat yang langsung bangun setelah seorang pria jatuh karena tendangan dari Steve. Nat berlari ke aras Steve.


"Steve... Steve... Aku takuttt, aku takut dia mau berbuat hal yang menjijikan kepadaku"


Steve melihat Nat yang menagis dan melihat keadaan Nat dengan baju yang robek di bagian paha dan bahu.


"Tenang Nat, tenang sudah ada aku, kamu masuk toilet sebentar dan kunci, aku akan memberi pelajaran kepada pria ini" sambil memeluk Natasha yang menangis histeris sambil memberikan jasnya untuk menutupi tubuh Natasha.


"Pria br*ngs*k" dengan sigap Steve memukul dan menendang pria itu, setelah pria itu tak berdaya Steve langsung mendekati Natasha yang berada ditoilet.


"Nat.. Nat.. buka pintunya ini aku Steve, kamu bisa keluar, kamu sudah aman"


ckleekk...... pintu toiletpun terbuka Nat yang keluar langsung memeluk Steve.


"Steve......." Natasha masih menangis dengan keadaannya.


"ayo sekarang kita pulang" Ajak Steve.


"tapi aku takut Papi..."


"tidak apa, Tuan Aditya tidak akan memarahimu, ada aku.. ayo kita pulang"


Nat dan Steve berjalan keluar, sambil memegang kedua bahu Natasha..


 


Mobil Steve sudah sampai didepan rumah Tuan Aditya.

__ADS_1


Steve melihat Nat sudah tertidur didalam mobilnya karena terlalu lelah dengan menangis.


"Rese amat sih kamu Nat, untung cantik ..." gumam Steve melihat Nat yang tertidur.


Steve membuka pintu mobil Nat dan langsung membopongnya kedalam rumah. Dari celah dapur Mbok Minah melihat Steve yang diam diam masuk.


"Tuan... Yaa Ampuuuun Nona...".Mbok Minah terkejut melihat keadaan Nat.


"sssttttttt.... Mbok jangan berisik, apa Tuan ada di rumah?"


"Ada dikamarnya Tuan, ini Nona Acha kenapa?" Mbok Minah penasaran.


"Mbok bantu aku ya, nanti aku jelaskan"


"nggeh.. nggeh.. Tuan"


Mbok Minahpun mengikuti Steve dari belakang menuju kamar Nat.


"Ayo Tuan, tidurkan Nona Acha, kenapa bisa begini Tuan.."


"Apaaaaaaa...." Mbok Minah terkejut dengan setengah berteriak.


"Aduuuuhhhhh Mbok, jangan kenceng kenceng, nanti Tuan Aditya tau. Sekarang, Mbok bantu Non Acha berganti pakaian ya.. saya mau ke ruangannya Tuan Aditya"


"Maaf maaf Tuan, saya shock sekali mendengarnya, yasudah Tuan keluar dulu, saya gantikan pakaian Non Acha"


Serasa keadaan sudah terkendali Steve mendekati ruangan Tuan Aditya, di depan pintunya Steve sesekali menghela nafas panjang dan merapikan penampilan rambut dan pakaiannya.


Tok.. Tok.. Tok.. terdengar bunyi ketukan pintu kamar Tuan Aditya.


"Tuan Aditya, maaf mengganggu saya Steve apakah anda sudah beristirahat?"


"Masuk Steve, saya belum tidur" seru Tuan Aditya dari dalam kamarnya.


Stevepun membuka pintu dan masuk mendekati Tuan Aditya yang sedang duduk di ranjangnya.

__ADS_1


"Apakah kalian bersenang senang?" tanya Tuan Aditya mengawali pembicaraan.


''Tentu.. Tentuu Tuan, sekarang Nona Nat sedang berada dikamarnya'' jawab Steve dengan sedikit gugup.


"hmmm... kenapa kamu terlihat seperti gugup begitu?"


"Tidak apa apa Tuan, mungkin karena ini baru pertama kalinya saya keluar bersama Nona Acha"


Tuan Aditya tersenyum melihat Steve, ''tapi saya senang kalau kalian memang dekat"


"Maksud Tuan?"


"ahhhh tidak apa apa, untuk malam ini kamu tidur disini saja, besok ke kantor bersamaku, aku perlu kamu untuk meeting dengan klien kita"


''Baik Tuan, kalau begitu saya permisi dulu"


Stevepun sudah keluar dari kamar Tuan Aditya, selanjutnya Steve mengetuk pintu kamar Nat dengan sangat pelan.


Tok.. Tok..


"Mbok... Mbok... apa masih ada didalam?" Steve berbisik dari balik pintu


"sebentar Tuan, saya bukakan pintunya"


Mbok Minahpun membuka pintunya dengan perlahan, ''Mbok baru beres menggantikan pakaian Non Acha''


''Baiklah, Mbok jangan lupa pakaian yang tadi Acha pake, buang aja Mbok bakar aja sekalian jangan sampe Tuan Aditya tau ya, kita saling menjaga saja"


"baik Tuan, saya mengerti..''


''yasudah Mbok sebaiknya istirahat, saya juga akan beristirahat Mbok hari ini lelah sekali''


''gapapa Tuan, kan dapet bonus bisa gendong Non Acha" Mbok Minah bercanda.


"Mbooooooook'' Teriak Steve yang mendengar candaan Mbok Minah

__ADS_1


__ADS_2