Symbol Of The Sun'S Moon Star (Interstellar Adventurer Kotraktor)

Symbol Of The Sun'S Moon Star (Interstellar Adventurer Kotraktor)
Chapter 11


__ADS_3

System yang melihat Rei lanjur berlari lagi, kali ini dia menggunakan tenaganya sendiri. “BERHENTI!” Suruh Rei dengan tegas sekali meski sangat lelah sekali. “Kamu mau lari ke mana lagi?” Tanya Rei yang mengatur napasnya denga sangat serius dengan senggal senggal.


System berbalik melihat ke Rei. -Rei, lepaskan aku. Tenang saja, aku baik baik saja, oke- System meyakinkan Rei yang masih mengatur napasnya supaya tenang. Rei kemudian tersenyum pada System dengan sangat serius sekali.


“Lihatlah ke sekelilingmu!” Suruh Rei dengan tersenyum kemenangan. System melihat ke sekitranya dan baru menydari ada beberapa orang berseragam sekolah yang sama dengannya ada di sana seperti menunggu. “Mereka semua teman sekolah kita yang sepertinya tertaik dengan semua yang telah kamu lakukan di arena tadi, dan aku meminta mereka membatuku membawamu ke ruang petawatan.” Dengan sangat serius mengucapkannya dan penuh kemenangan. System melihat ke semua teman sekoalhnya yang mulai mendekat. “Semuanya lakukan.” Suruh Rei pada teman sekelasnya.


-Nah, rasanya ada sesuatu yang akan terjadi?- Sytem bertanya Tanya sambil melihat ke semua teman sekolahnya yang ada di sana. -Analisis!- Dengan cepat System mencoba mencari tahu apa yang akan terjadi. {Alat teleportasi, sekali pakai. Tujuan lapangan pelatihan} System menemukan itu dari semua murid yang datang ke sana. -Alat teleportasi kah- System tidak menduga itu dan jadi tertarik dengan apa yang akan di lakukan Rei.


“LAKUKAN!” Perintah Rei dengan tegas dan serius. Setelah itu, semua murid yang di minta pertolongan menekan secara bersamaan tombol alat itu dan di saat yang bersamaan juga sebuah cahaya menyalaukan dari kakinya muncul dengan terang sekali hingga membuatnya menutup mata. Setelah beberapa saat, System membuka matanya dan menemukan dirinya sudah ada di lapangan tanding sekolahnya yang cukup luas dan juga di kelilingi oleh murid lainnya. Bukan hanya System saja yang ada di sana, semua teman sekolahnya yang luka berat juga ikutt mengelilingi arena.


-Nah, apa perlu kita melakukan ini semua?- Tanya System yang sudah di kepung oleh banyak sekali murid di sana. Semua orang tersenyum dan tidak ada yang merespin, malah mereka semua menyiapkan senjata mereka.


“Kami sepertinya tidak akan bisa mengalahkamu. Tapi, mungkin bisa melemahkanmu. Kamu tahu kan aturan yang telah ada. Pertauran No 1 Jika tidak bisa sendiri, kerja bersama. Kamu tahu itu kan.” Rei tersenyum dengan penuh kemenangan. System jadi teringat dengan semua aturan yang ada di sekolahnya itu.

__ADS_1


-Hahahahaha… MENARIK SEKALI- Teriak System seperti gila. -Kalian semua pasti akan ku kalahkan- System mulai bersiap. Semua orang malah terlihat senang dan seperti memburu Monster kuat di hadapan mereka. -Oh ya, berapa jumlah kalian semua?- Tanya System dengan tenang dan serius.


“Semuanya. Tidak ada yang tidak ikut. Kelas X 30 orang, kelas XI 20 orang dan kelas XII 20 orang. Semua jadi 70 orang. Tenang saja, kamu bisa menghajar kami seskukamu. Peraturan No 2 jangan bedakan jenis kelamin saat bertarung.” Kali ini bukan Rei yang menjawab tapi seorang Gadis cantik dengan sarung tinjunya.


-Rika kah. Ternyata kamu ikut juga- Respon balik System Yang tahu saat melihat Gadis itu.


“Kamu tahu aku?” Tanya Rika padanya.


-Tentu aku tahu. Hampir semua murid di sini tahu juniornya- Respon System dengan tenang dan belum menyerang. Gadis itu tersenyum pada System lalu menyerang dulu. Tapi System langsung di belakangnya dan memukul dengan keras . Tapi, Gadis itu langsung menangkisnya dan hanya terpental satu meter saja. Semua murid yang lain juga mulai menyerang System setelah pembukaan kecil tadi itu. -Sepertinya ini akan memakan waktu- System yang di serang dari berbagai arah menggunakan Skilnya dan bisa melihat lambat dengan jelas semua pergerakan.


***


Waktu terus berlalu, sudah 2 jam penuh terlewati. Mereka semua tidak ada yang tidur sama sekali malam itu. Mereka bertarung untuk mengalahkan teman sekolah mereka yang kuat sekali, bahkan bisa bertahan sangat lama sekali bertarung. -Sudah terlalu lama. Meski aku mengambil alih tubuh ini, aku bisa merasakan lelah juga- System yang sudah tidak sanggup lagi. -Selain itu. Kenapa sekolah ini semuanya monster sih?- System yang tidak menyangka dia hatus bertarung sangat lama sekali hingga 2 jam lebih bersama semua teman temannya. Dalam beberapa jam terakhir, System dapat memahami sekolah seperti apa ini setelah mencerna ingatan Zein.

__ADS_1


Dalam ingatan yang di dapatnya. Sekolahnya memang tertinggal dalam hal teknologi, tapi bukan berarri mereka tidak mengembangkannya. Malah mereka membuat semua senjata yang ada sampai saat ini dan sekolah yang lain hanya meniru saja. Bisa di bilang di masa lalu semua sekolah adalah cabang dari sekolah A1. Semua sekolah mempunyai peran masing masing saat itu untuk menyelesaikan semua krisis. Misalnya sekolah A1 yang mempunyai peran mencetak petarung handal, sekolah lain di bentuk tujuan memenuhi tugas masing masing. Itulah yang di dapat System dari ingatan Zein. “Kamu memang sangat kuat.” Rei langsung pingsang setelah berkata itu. Meski begitu, masih tinggal 3 kelompk yang belum tumbang meski anggota mereka sudah beruba dari sebelumnya.


-A, aku sangat lelah. Kapan kalian akan berhenti menyerangku?- Tanya System yang sudah melebihi batas kemampuan tubuhnya. Mereka belum ada yang menjawab dan  malah beraatarung mati matian dengan menganggap System itu musuh yang harus di tumbangkan. -Menyerahlah senior- Suruh System yang mengatur napasnya yang sedang lelah. -Senior seharusnya jadi panutan, bukan jadi pembuli- System menasihati dengan berputus asa.


“Semuanya hati hati. Jangan sampai lengah, perkataannya masuk akal. Tapi, sebagai senior seharusnya kita kita tidak boleh menyerah meski ada yang lebih kuat di junior kita.” Orang itu tersenyum meski sangat lelah sekali.


-Senior, ayolah. Coba kita tanding lagi setelah senior mempelajari yang ku berikan pada kepala sekolah itu. Mungkin senior bisa mengalahkanku nanti- Suruh lagi System yang menahan lelahnya dan tidak pernah menggunakan senjata dari awal pertarungan mereka.


“Jangan dengarkan lagi. Kalian sudah memperhatikannya bukan. Sejak awal dia hanya memakai tangan, tubuh, dan kakinya sebagai senjata. Sedangkan kita berbagai senjata tidak dapat  menggoresnya sama sekali meski hanya pakai senjata latihan. Jangan lewatkan kesempatan langka melawan monster kuat ini.” Dengan suaranya memotivasi rekannya yang lain.  Semua kelompok lain setuju dan tersenyum ke arah System yang lelah. System tidak bisa berkata apa apa lagi dengan semua yang telah terjadi dan tidak tahu apa yang harus di katakannya supaya mereka berhenti.


Anto tersenyum saat melihat semangat mereka yang seperti itu. -Sejak awal aku memang tidak bisa lari ya. Tapi, lebih baik kita istirahat semunya. Besok ada pertemuan penting- System yang sangat kelelahan membuat sesuatu di sakunya tanpa di ketahui semua orang. Mereka tidak ada yang menyerang sama sekali dan sepertinya mengatur rasa lelah mereka dan juga di saat yang bersamaan item yang di buatnya itu selesai. -Senior, anggap saja seri kali ini- System mengambil sebuah kelereng dari sakunya itu lalu melemparnya ke tanah dengan sangat keras hingga pecah ‘BLUS!’ kabut asap menyebar ke seluruh ruangan. -Senior, selamat malam- System langsung lelah dan tidak bisa menggerakkan tubuhnya hingga terjauh di tanah.


Semanatara itu, para seniornya mulai berjatuhan akibat lemas dari mencium bau yang di lempar System. “Kamu memang hebat punya senjata terakhir yang tidak mematikan, aku mengaku kalah.” Dengan suara terdengar mulai lemah. System melepas topengnya di balik tebalnya asap itu yang masih ada.

__ADS_1


-Invetory- System memasukkan semua senjata dan perlengkapan yang di milikinya dan menaruh si sampingnya sebuah pedang latihan. -Aku terlalu banyak mengendalikan tubuhku. Sepertinya aku akan tertidur selama seharian penuh- System yang juga bisa kehabisan energy tidak bisa mengubah apa pun mengenai itu. -Sudah lah, sekarang  semuanya jauh kembali baik. Dengan kabut asap ini, aku akan pulih cepat juga- System tersenyum lalu matanya mulai terpejam. Kelereng asap yang di buat System bukan hanya asap tidur saja. Tapi itu sebuah alat penyembuh luka parah dan bisa memperbaiki dan menyusun ulang struktur tubuh supaya cocok dengn beladiri yang di pelajari semua orang termasuk dirinya.


***


__ADS_2