Symbol Of The Sun'S Moon Star (Interstellar Adventurer Kotraktor)

Symbol Of The Sun'S Moon Star (Interstellar Adventurer Kotraktor)
LAMBANG BINTANG


__ADS_3

Reiin yang menatap adiknya yang terlihat sudah tau


mau merespon itu


“apa aku mengatakan sesuatu yag membuatnya merasa tidak senang!” pikir


reiin yang merasa speerti di abaikan oleh adiknya


“andi, apa kakak melaukan sesuatu yang salah?” tanya reiin yang dilihat


adiknya dengan tatapan tidak percaya


“tidak ada apa-apa” jawab andi yang bangun kemudian meninggalkan kakaknya


di kamarnya dengan wajah tidak senang sekali


“ada apa dengannya, apa aku yang harus kulakukan, 


tidak mungkin aku mengajaknya ke tempat yang berbahaya, tinggal 3 hari lagi mungkin


sebaiknya aku pura-pura mati” pikir reiin yag masih duduk sambil melihat keluar jendela kamar


                Reiin yang terus


kepikiran tetap di kamar andi selama beberapa menit, kemudian dia keluar dari


kamar andi dan langsung turun  kelantai


bawah


“sebaiknya aku biarkan saja dia begini, akalu


tidak dia akan terus memnerus jadi seperti ini selamanya” pikir reiin yang mengingat adiknya dari


dulu selalu mengikutinya dari belakang sambil senyum sendiri di tangga saat turun


                Saat reiin sedang


turun, tidak terdengar orang dari lantai bawah yang biasanya selalu berisik


“kenapa hari ini sepi sekali” pikir reiin yang tidak mendengar


seseorang dari bawah


                Reiin yang tidak tau


apa yang sedang terjadi tetap turun ke lantai bawah dan melihatnya, saat reiin


sudah berada di lantai bawah yang dia lihat semua orang sedang sibuk dengan


kehidupan mereka sendiri


“ini apa maksudnya, kenapa semua orang sibuk dengan dunia sendiri,


apalagi mama dan papa” pikir reiin yang melihat sekeliling tidak ada yang


berbicara dan hanya ada keheningan saja


“diama lisa ya!” guman reiin yang melihat sana si i tapi tidak melihat lisa


“sebaiknya aku ke kamar mandi saja” pikir reiin sambil berjalan ke kemar


mandi


“tapi  apa gara-gara aku semua jadi


begini, kalau begitu aku juga yang akan perbaiki” guman reiin yang merasa


bersalah karena mengira dirinya yang  membuat semuanya menjadi begitu sepi


“lisa kamu disini?” tanya reiin yang langsung membuka kamar mandi


tanpa mengetuk


                Tapi lisa tidak ada di


dalam kamar mandi


“kemana lisa?” pikir reiin yang merasa sedikit khawatir


                Setelah itu reiin


balik dari kamar mandi menuju meja makan tempat papanya


“pa, lisa di mana?” tanya reiin yang sedikit khawatir


“dia pergi belanja di toko katanya” jawab papa reiing singkat sambil


melihat reiin yang terlihat panik


“kalau gitu aku cari dia pa!” ucap reiin yang langsung bergegas mencari lisa


                Andi melirik


kakaknya  dari ruang tamu yang khawatir


tapi tidak peduli


“apa yang terjadi denganku sebenarnya” pikir andi yang tidak tau kata


hatinya yang sebenarnya


-


                Reiin berlari mencari


lisa ke toko terdekat, reiin terus berlari mencari lisa


“itu toko terdekat sini” pikir reiin yanhg sudah dekat dengan toko yang


mungkin tempat lisa belanja


“permisi!” ucap reiin yang tidak melihat pembelinya


                Reiin yang menyapa


tidak mendenagr apapun melihat ke dalam dengan hati-hati, saat reiin melihat ke


dalam toko,ternyata penjaga telah pingsang


“apa yang barusan terjadi disni!” pikir reiin yang tidak menegrti dengan


apa yang terjadi sambil busaha membangunkan pejaga itu dengan berbagai cara


“pak anda sudah sadar!” ucap reiin yang melihat pejaga toko itu masih


mengusap matanya dan merasa sedikit sakit di punggungnya

__ADS_1


“ini dimana?” tanya bapak itu tiba-tiba


                Reiin tidak merespon


melainkan mengambil kan penjaga toko itu air botol yang ada di tokonya


“minum ini dulu pak” ucap reiin pada bapak itu yang masih merintih sakit


sambil duduk bersandar di tembok tokonya


                Bapak itu minum apa


yan di beri reiin


“pak apa yang sebanarnya terjadi?” tanya reiin yang penasaran sekali


“tadi ada penculik anak” jawab penjaga toko itu


“penculik di jam segini, tapi disini memang sepi


sekli dngan pembeli” pikir reiin yang melihat sekitar


“tadi ada gadis kecil sedang belanja disini dan dia diculik” ucap penjaga


toko itu yang masih terengah engah dan menahan sakit i punggungnya


“gadis, apa jangan-jangan lisa” pikiir reiin langsung mengingat lisa yang keluar


belanja


“apa gadis itu berpakain seperti anak cowok  seumuran saya?” tanya reiin yang semakin pensaran


“ya” jawab singkat penjaga toko itu


                Reiin yang sudah


mengetahiu itu langsung merasa sangat panik sekali, tapi reiin tetap beusaha tenaag


dan terus memikirkan lisa yang pasti sangat takut sekali


“nak apa kamu kenal dengan gadis itu?” tanya penjaga toko itu yang melihat


reiin tiba-tiba terdiam


“tidak, hanya mengingat untung bukan diriku yang di culik” ucap reiin  pada penjaga toko itu dengan tersenyum


dengan lembut


“pak, apa bapak meliaht plat kendaraan yang di pakai penculiknya?” tanya


reiin dengan ramah sambil melihat bapak itu yang masih menahan sakitnya


“kalau tidak salah plat mobil yang di pakai DS xxx AS” jawab singkat


penjaga toko itu yang msaih dudk dan merasa baikan


“kalau ada itu pasti bisa terkejar, tapi mugkin saja yang di pakainya plat


palsu” pikir reiin sambil memegang dagunya


“apa bapak memesang alat perekam di toko ini tidak?” tanta reiin yang mulai


semangat dan khawatir


“ada di di sana” jawab pernaja toko itu sambil menunjuk sebuah tiang


                Reiin yang sudah di


beri petunjuk langsung keluar melihat alat perekam yang di maksd penjaga toko


itu


“sepertinya perekamnya masih menyala” pikir reiin yang melihat perekam itu


 “sepertiny


penculik ini tidak mengetahui kalau disini tidak ada perekam, mungkin mereka


sudah melihat sekitar, dan menacari tau sekeling tapi mereka tidak menyadari


kalau di tiang listrik ada perekam, mungkin mereka terburu-buru dan bodoh juga,


atau mereka cuma bawahan yang hanya menculik saja, jika semua perkiraan ku ini


benar, sepertinya penculik ini bukan penculik biasa, polisi tidak akan pernah


menemukan mereka, tapi mungkin sebuah organisasi!!” pikir reiin panjang reiin karena sudah mendapat


sedikit petunjuk untuk mencari lisa dan juga sedkit sang sekali


“nak apa yang kamu pikirkan lagi?” tanya penjga toko itu yang keluar meliht


reiin karen tidak masuk lagi


“maaf pak, saya bukan anak-anak umur saya sudah 25 tahun” jawab reiin


sambil menggaruk kepalanya dengan senyum bodoh yang messkipun itu cuma bohogan


“ehhh.....” penjaga toko itu sedikit terkejut sekali dengan perkataan reiin


“apa bapak tidak percaya, ini saya perlihatkan KTP saya” ucap reiin sambil


menbuka sakunya


“maaf pak, sepertinya dompet saya ketinggal di rumah” ucap reiin lagi


dengan senyum bodoh


“saya percaya, soalnya juga tidak mungkin anak kecil secerdas ini” ucap


penjaga toko itu sambil tersenyum dan melihat reiin


“sepertinya kita harus elaporkan ini kepolisi” ucap penjaga toko itu sambil


melihat perekam di tidang listrik


“saya setuju” ucap reiin singkat sambil menatap penjaga toko itu dengan


senyum


“tidak akan saya biarkan kamu melaporkannya” isi hati reiin yang sebenarnya dengan


tatapa tajam kerarah penjaga toko itu


“eh... kenapa rasanya seperti di ancam” pikir penjaga toko itu yang


sedkit merinding saat melihat reiin dengan senyumnya

__ADS_1


“pak, apa komputer untuk melihat rekaman itu?’ tanya reiin lagi yang masih


khawatir dengan lisa


“ada dalam toko di bagian pengawas dan untungnya kamera perekamnya selalu


aktif” jawab singkat penjaga toko itu sambil menunjuk ruangan di dekat dia


pingsan


“kalau begitu mari kita lihat rekamanya, mungkin saja ini bisa jadi


bukti buat mencari orang yang di culik itu” ucap reiin dengan tenang sambil


mengajak bapak itu dan memegang dagunya


                Penjaga toko itu tidak


merespon sama sekali dan langsung masuk sambil memegang punggungnya, dan reiin


mengikuti bapak itu dari belakang. Setelah mereka sampai di depan pintu tempat


kamera pengansa itu, penjga toko itu mengambil kunci yang di kalungkannya


sambil melihat reiin dengan tajam sekali


“kenapa penjaga toko ini melihat dengan tajam, apa


dia kira aku mau mencuri disni” pikir rein yang saat di lihat penjaga toko itu


                Setelah membuka


pintunya reiin dan penjaganya langsung masuk kemudian duduk di depan komputer


dan  kemudian membuka bagian rekaman


“disni semua barangnya banyak sekli” pikir rein yang melihat sekelili penuh


dengan gajet yang sangat bagus-bagus


 “ini semua bapak yang punya?” tanya


reiin pada oenjaga toko itu yang penasaran dengan semua gajet yang bisa berguna


“bukan, itu semua pemilik toko ini yang punya” jawab singkat sambil membuka


remakan itu


“ini dia” ucap penjaga toko itu saat menukan rekama itu


“pak, cepat buka” kata reiin yang sudah tidak sabar melihat rekaman itu


tanpa membuat penjaga toko itu curiga


--


                Rekaman itu


memperlihatkan lisa yang sedang berdiri di toko itu kemudian datang sebuah


mobil sport yang bagus sekali kemudian berhenti, dua orang pakai kaca mata dan


pakai papakian kantoran keluar dari mobil itu dan berbelanja di toko itu dan


beridiri di antara lisa, setelah itu salah satu penajaga masuk ke dalam dan


tidak terlihat lagi, tiba-tiba lisa terkejut dan berteriak namuam tidak di


dengar oleh siapapun dan salah satu orang yang di sampaing isa itu lansgung


memukul lisa dan membuatnya pingsan, kemudian membawa lisa ke dalam mobil dan


pergi menajauh.


--


“plat mobil asli berubah” pikir reiin yang meliaht sesaat rekaman itu


menunjukkan plat mbil itu tiba-tiba berubah


“plat yang sebenarnya MD XXX AD” pikir reiin yang melihat sebelum plat


mobilnya berubah


“pak lihat sini” ucap reiin pada penjaga toko itu yang masih melihat


mengulang kejadian itu


“ada apa?” tanya penjaga toko itu sambil melihat ke arah reiin yang sedang


tersenyum dan mengerak-gerakan jarinya


“apa yang kamu lakukan?’ tanya penjaga itu yang selalu memperhatikan


gerakan tangan reiin dan mersa matanya berat


                Reiin tidak merespon


penjaga toko itu dan terus memaikan jarinya, sampai akhirnya pejaga toko itu


tertidur denagn posisi duduk


“hipnotis berhasil” ucap reiin panjaga toko itu yang tertidur


“sekarang dengarkan apa yang aku printahkan” ucap reiin pada penjaga toko


itu yang sedang terkena hipnotis


“ya” jawab singkat pernjaga toko itu singkat sambil tidur dan tetap diam di


posisinya


“pertama cepat kembali ke tempat kamu pingsan dan di sana kamu berbaring


dengan posisi saat kamu pingsan” reiin memberi perihtah pada penjaga toko itu


yang sedang terkena hipnotis


“ya” jawab singkat dan lasngung berjalan ke tempat dia pingsang dengan


pelan pelan


“berikutnya, toko apa sebenarnya ini!!” pikir reiin yang penasaran


dengan toko itu


Bersambung>>>>>

__ADS_1


__ADS_2