Symbol Of The Sun'S Moon Star (Interstellar Adventurer Kotraktor)

Symbol Of The Sun'S Moon Star (Interstellar Adventurer Kotraktor)
Chapter 6


__ADS_3

System melihat ke Armor yang di kenakan di tim A5 berbeda dan terdapat sebuah pedang yang di bawanya. “Seperti biasa, kekuatan tim A5 berbeda dari sebelumnya. Tahun sebelumnya mereka membawa sebuah tombak, kini kita saksikan pedang mereka yang akan membawa kemenangan ataukah kekalahan.” Dengan suara lantang menyebutkan prestasi mereka. Selain itu System yang masih memperhatikan merasa bersemangat.


{Armor dengan ketahanan tinggi, mobilitas super, pedang energy, tombak penghancur, periasai absolut, kecepatan 200 km perdetik….} System sangat senang dengan hasil analisisnya yang sangat komplit sekali dan merasa pertandingan dan peryarungan ini akan sangat seru sekali. -Nah selanjut siapa yang akan keluar?- Tanya System yang masih memperhatikan layar.


“Tim selanjutnya yang di duduki oleh peringkat ke dua Tim… A2, mari kita sambut dengan meriah…” Dengan sangat lantang sekali mengatakannya. Tim mereka masuk dengan sebuah robot yang sangat besar sekali dan dan juga terlihat sangat kuat. {Perisai tingkat menengah, senjata jarak jauh} System yang melihat hasil analisisnya kecewa ekali dengan yang di lihat itu. Senjata yang di bawanya itu memang sangat berat dan cukup untuk jadi benteng pertahanan.


-Senjatanya memang mematikan sekali, bahkan bisa menghcurkan seluruh arena ini dengan sekali serang, tapi itu membutuhkan waktu untuk mengakftigkannya. Sangat tidak masuk akal itu jadi peringkat kedua- System yang sanga kecewa dengan hasil pertandingan tahun lalu. Bukan karena itu saja, tapi tahun lalu mereka juga menggunakan itu untuk menang dan menjadi peringkat kedua tetap selama 3 tahun terakhir berdasarkan ingatan yang di dapatnya dari Zein.


“Tim selanjutnya, Tim… A4 mari kita sambut....” Dengan terus lantang menyambut tim lainnya. Mereka muncul dengan sebuah robot yang lengkap dengan sebuah pedang di sampingnya {Pedang energy ringan, senapan penghancur radius 100 meter, perisai absolut 2X lebih kuat… masih banyak lagi} System tersenyum dengan yang di lihatnya itu. “Hebat… Hebat… Mereka masih menggunakan perlengkapan yang sama seperti tahun kemarin dan sepertinya tidak terlihat sekali perbedaannya.” Dengan sangat lantang sekali menyambut.

__ADS_1


-Kamu salah, memang benar itu terlihat sama seperti tahu kemarin. Tapi, ada banyak perubahan yang terjadi. kalian semua memang tidak bisa melihatnya dengan mata telanjang, tapi dengan mengalisisnya dapat di ketahui kalau itu sudah di tingkatkan di beberapa bagaian. Beberapa bagian dari armor itu adalah milik dari sekolah A5- Komen System meski tidak ada yang meresponnya. -Sekarang saatnya giliran tim kami- Dengan wajah senang System tersenyum meski tidak di lihat karena topengnya.


“Selanjurnya mari kita sambut tim A1 tuan rumah pertandingan kali ini…” Dengan lantang mengucapakan dan juga terdengar prfesional. Tapi, tidak ada sorak-sorakan dari penonton atau dari pemain sekolahnya sendiri. Setelah itu muncul sebuah pintu di dekat System yang mengarah ke lapangan pertandingan. Tapi semua penonton dari sekolah sendiri terlihat sangat menutup matanya. “Hahaha… Mari kita dengarkan sambutan dari kepala sekolah A1.” Dengan penuh semangat. Kamera langsung mengarahkan ke bangku VIP yang terdiri dari 7 kursi. Sebelum masuk ke arena, kameranya langsung di pindahkan dan tidak ada yang menyambut timnya sama sekali.


3 orang wanita dan 4 orang pria sedang duduk di atas sana dengan sangat sombong dan salah satunya seorang laki-laki tua yang terlihat gemetar saat mendengar kepala sekolah untuk menyambut. Kepala sekolah itu berdiri lalu diam dan tidak bersuara. Semua orang menatap ke arahnya dan menunggu suaranya termasuk penyiar itu yang sepertinya ingin melihat pertunjukan dan tidak berkata apa-apa. “Se, selamat datang semua sekolah yang hadir pada acara kita yang selalu di adakan di se…” Kepala sekolah mulai ceramah meski sangat tidak ingin. System yang melihat reaksi dari kepala sekolah lain yang terlihat meremehkan kepala sekolah A1 yang sudah tua dan juga terlihat sangat kesal dengan pandangan rendah dari kepala sekolah yang masih muda dan berumur sekitar 20 tahunan hanya bisa menahan dirinya sendiri.


“Sepertinya kamu kena imbas juga ya.” Seseorang tersenyum ke arahnya yang ternayata temannya Zein yang ada di sana. “Entah kenapa aku bisa berakhir di sini.” Suaranya terdengar sangat jelas sekali dari balik armornya. “Namaku Rei, kelas 2.” Dengan suara sangat ramah sekali pada System meski sudah mengetahuinya.


System hanya mengangguk kecil lalu melihat ke timnya yang terlihat lesu dan kusut sekali. -Kenapa kalian terlihat seperti ini? Seharusnya kalian senang kan dapat giliran bertarung!- Tanya System yang tidak mengerti sama sekli dengan apa yang di lakukan oleh timnya sendiri.

__ADS_1


“Hah… Sekolah kita ini kan memang seperti ini. Bahkan sekarang kita akan terhapus dari bagian Planet Seven Star jika kita tidak menang dalam pertandingan kali dan juga tidak akan mendapat dukungan dari pemerintah untuk mendapat penelitian tentang sekolah kita sendiri.” Jawab Rei dengan suara lesu. “Sebelum itu aku ingin Tanya, apa kamu kandidat pemain yang sesungguhnya?” Tanya Rei pada System.


System tidak langsung merespon malah mengingat kejadian di berinya kartu itu. -Seperti tidak. Aku tadi di berikan oleh orang lain alat yang menteleportasikan ke sini- Jawab Sytem setelah mengingat itu.


“Hah… Seperti yang ku duga. Mari ikut aku.” Ajak Rei pada temnnya meski dia tidak menyadarinya sama sekali orang yang di balik topeng itu. System hanya mengikuti langkah Rei dan berhenti di sebuah pojok sebuah mesin. “Kamu daptarkan dirimu di sana dengan nama apa pun yang kamu inginkan. Asalkan kamu menuliskan nama sekolah yang kamu wakili makan secara otomatis terdaptar sebagai pentandingan antar sekolah.” Rei menjelaskan dengan singkat dan jelas.


System tanpa merespon dan langsung melihat ke mesin itu. System menekan tombol power dan muncul sebuah menu pendapataran secara langsung. System mendaptarkan diri dengan nama ONE dengan asal sekolahnya A1 tanpa ragu sama sekali dan kurang dari 1 detik tertera selesai mendaptar. -Apa ini sudah cukup?- Tanya System pada Rei yang sudah selesai mengsisi apa yang di suruhnya itu.


“Sekarang pilihlah menu beranda, lalu di bagian paling bawah pilih anggota tim.” Suruh Rei dengan sangat lesu sekali. System memilih sebuah menu paling bawah dan di sana ada beberapa kata menyerah atau lanjut. “Pilihlah menyerah, biar kamu tidak di teleportasikan ke arena.” Suruh Rei dengan suara sangat lesu sekali. “Kamu tahu, kepala sekolah yang menyuruh memilihnya. Karena tidak mungkin kita bisa menang malawan mereka dengan teknologi kita yang seperti ini.” Rei menjelaskan dengan sangat serius sekali. Dan saat itulah System langsung paham dengan situasi yang sedang terjadi di sana.

__ADS_1


__ADS_2