
Semua orang terdiam melihat tim A1 yang masih ada tersisa di arena tanpa terluka bahkan berani menghadap ke anggota tim A5. “Kamu ada di sini?” Tanya suara seorang Gadis dari balik armor itu. Dia terdengar kaget dan tidak mendegua sama sekali kalau ada tim yang masih tersisa di arena itu.
-Suara itu kan?- System mengingat Gadis yang memberikannya makanan yang banyak itu. Rapi System harus fokus pada lawan di depannya dan tidak tergoyhkan meski dia ingat dengan Gadis itu. -Kamu harus mengalahkanku dulu jika ingin tahu- Jawab System dengan santainya dan tenang. Sebelum ada respon dari pihak lawan, System di serang oleh serangan benang dari depan dan cepat yang sama seperti sebelumnya. Tapi, System menebasnya sekali serang dan membuat tim A5 terdiam tidak berkata apa apa. -Apa cuma itu yang kalian bisa?- Tanya System pada tim A5 yang terdiam saat melihat benag mereka bisa di tebas dengan pedang itu. Tidak ada yang merespon dan malah diam saja saat melihat benang mereka di tebas.
Semua orang yang masih diam membuat System melihat ke pedang yang sedang di pakainya perlahan akan kehabisa betrai jika terlalu lama bertarung. -REIIIII… AMBILKAN SENTAJA LEGENDA DARI PEPERANGAN YANG ADA DI MASA LALU DI RUANG PAJANGAN ITU SEKARANG. JANGAN TANYA UNTUK APA, LEBIH BAIK KAMU SEKRANG BAWA ITU PADAKU DAN AKAN KU BERIKAN SEMUA JAWABANNYA DI SINI- Dengan suara lantang System berteiak pada Rei yang ada di bangku penonton.
Rei yang sudah ada di bangku penonton tidak tahu kenapa merasa senang dan dengan cepat mengikti arahan rekannya barusan itu meski sangat kage sekali. “Wah…. Sepe!”
-DIAMLAH!- Dengan suara lantang menyuruh Pernyiar itu diam karena mulai akan berkomentator lagi. -JANGAN BANYAK BICARA DAN DENGARLAH APA YANG AKAN KU KATAKAN PADA KALIAN SEMUA, BANGSAT!- Teriaknya dengan sangat jelas sekali pada semua orang dengan nada mengejek. -KAMU KEMARI!- System mengancungkan tangannya pada tim A5 yang paling dengan. Tapi bukannya yang paling depan menyerang malah 5 orang menyerang dari jarak jauh ke System mennggunkan senjata senjata api. Tapi, System yang lebih hebat, melihat serangan itu sangat labat sekali.
__ADS_1
Dengan kontrolnya, System mengaktifkan seapu cepatnyan yang sudah di upgrade dengan berbagai sampah dari tubuh armor yang di temukannya tadi. Anto tidak menghindar, malah maju ke musuh dengan menidari semua misil yang menagarah padanya. Saat sampai, di dekat musuh, System langsung menbas salah satu tim A5 yang menyerangnya. Tapi, karena ada perisai absolut yang aktif tiba tiba membuatnya tidak tergores sama sekali.
-Perisai itu memang sangat sulit di tembus. Tapi, kali ini apa kamu bisa mwngindarinya?- Tanya System pada orang yang di tebasnya tadi. Setelah itu, System berbalik menyerang terus menyerang dengan cepat sekali ke pada tim A5 yang di serangnya tadi. Semenatara itu, tim A5 yang lain menjauh dengan sangat cepat menyebar ke berbagai titik lalu melihat rekan mereka yang di serang bertubi tubi dan tidak melakukan apa pun. Perisai absolut itu memang tidak bisa di tembus sama sekali oleh serangan System, tapi semakin lama, semakin lambat memprediksi serangan yang terus di arahkan padanya.
“Tolong aku!” Suara laki laki terdengar jelas minta tolong dari balik armor itu. Tapi tidak ada yang mendekat ke tempat merekaa bertarung.
-Kenapa kamu minta tolong. Coba lihat baik baik, apa mereka dengar apa yang kamu katakan dari balik armormu itu- Respon System dengan santainya seolah-olah dia tahu apa yang di lakukannya.
-Tidak ku lakukan apa pun. Hanya saja aku berusaha mencari celah dari setiap seranganku mengenai titik lemah dari armor yang kamu pakai. Kamu mungkin tidak bisa melihat serangan ini dengan mata telanjang, tapi semua teman sekolahku dapat melihat dengan jelas sekali seranganku ini. Mereka bisa mengetahui gerakan tangan dan kakiku bahkan kepala sekolah yang di atas sana dapat melihat apa yang ku lakukan dan menebak apa yang akan terjadi- Respon System dengan serius sambil bicara padanya. -Kamu harus menyerah jika kamu tidak ingin terkurung dalam armor itu. Waktu yang tersisa untuk keluar cuma tinggal 10 menit lagi- System memperingatkan dengan jelas sekali.
__ADS_1
“Apa kamu bercanda? Mana mungkin!” Dia langsung kaget saat melihat tanda bahaya muncul setelah System memperingatkan. ‘Waktu Tersisa Energy Tinggal 5 Menit Lagi, Mohon Untuk Segera Keluar’ Suara peringatan dari armornya. “BANGSATTT… AAKU MENYERAH!” Teriaknya dengan sangat jelas sekali, Hingga di dengar oleh semua orang. Setelah itu System berhenti menyerang dan melihat ke sisa rim A5 yang masih jauh dari arena. Di saat yang bersaam juga, Rei kembali dari mengambil senjata legendari yang di minta System padanya.
“HEIII...!” Teriak Rei dari dekat arena masuk sambil membawa sebuah kotak yang panjang. “TANGKAPPP!!!” Rei melemparnya ke System yang sudah mengalahkan 1 tim A5. Dan di saat yang bersamaan juga, batari pedang yang di pakainya itu habis dan tidak bisa di gunakan lagi. System melihat ke kotak panjang yang di lemparkan ke arahnya. Tapi sebelum tertangkap kotak itu langsung di tembak sebelum sempat sampai di tangkapan jadi berkeping keping. System melihat ke armor yang melakukan itu dan di saat yang bersamaan dari kotal yang hancur itu melesat sebuah pedang yang langsung tertancap di tengah arena.
System yang dapat merasakan ada gerakan energy dari armor itu lebih dahulu membuat gerakan cepat dengan sapatunya yang masih lebih unggul dalam kecepatan meski tidak secepat armor itu. System yang bergerak duluan langsung di dekat pedang itu dan di saat yang bersamaan juga armor suit itu ada di sampingnya yang membawa pedangnya dengan menebas ke pedang itu dan hendak menghancurkannya. System mengambil pedang itu, tapi orang yang mengenakan armor suit itu ternyata sejak awal mengincar dirinya. System yang menydari itu langsung menangkis dengan pedang itu hingga membuat dirinya terpental jauh sekali dan berheti setelah menabrak pembatas yang langsung retak akibat benturan.
-Sakit!- System menahan sakitnya dan bisa merasakan tulang punggungnya retak. Banyak sekali datah yang kelua dan juga membuat para penonton jadi kaget sekali dengan hal itu. -Hm!- Belum sempat bangun, System di hampiri oleh orang yang menyerangnya tadi dan menebasnya lagi di pembatas itu. System yang masih bisa melihat dengan jelas mengangkat pedangnya yang tidak patah sama dan tidak tergores sama sekali.
System menghindari serangan itu dan membalas menebas meski dintangkis oleh absolut pertahanan yang melindungi armor itu. Mereka berdua saling tebas meski armor yang itu tidak terkena serangan sama sekali dan System malah menghindar dan tidak berani menerima serangan yang kuat itu. Semua orang yang melihat pemandangan di pembatas itu tidak berkata apa apa. Tapi di sisi lain juga, itu membuat teman sekolah System jadi geram dengan perlakuan yang di terima mereka saat itu yang terlihat seperti pembilian terang-terangan di arena itu.
__ADS_1
Di saat itu juga, armor suit tim A5 muncul di depan timnya menghentikan dia menyerang System yang telah kelelahan dan terluka parah sekali. System yang terluka patah langsung memuntahkan datah dari mulutnya dan pandangannya mulai kabur. -ini sih namanya bukan pertandingan. Kasih kek aku istrihata- System malah tersenyum senang dengan pertandingan itu yang kelewat batas. -Aku hatus perlahan menyembuhkan diriku- Anto mulai mengalirkan dirinya energy pada dirinya sendiri untuk menyembuhkan lukanya yang berat sambil perlahan bangun dan sipa bertarung lagi.
Tapi di sisi lain System sama sekali tidak menyadari kalau akibat perbuatannya itu menyebabkan keributan besar pada sekolah dan dirinya sendiri. Saat System sedang sedikit demi sedikit menyembuhkan dirinya, para siswa dari sekolahnya turun langsung ke arena tanpa armor dan hanya membawa sebuah tombak, pedang, dan berbgai senjata lama yang tidak menggunkan energy. Mereka terlihat sangat marah sekali dan kesal dengan apa yang mereka lihat di bawah sana. “Apa yang kalian lakukan di sana?” Tanya seorang yang terlihat seperti pengawas, tapi Rei yang di sana dengan cepat di belakangnya tanpa di lihat oleh matanya itu. Semua orang jadi terdiam dengan hal yang di lihat mereka itu.