Symbol Of The Sun'S Moon Star (Interstellar Adventurer Kotraktor)

Symbol Of The Sun'S Moon Star (Interstellar Adventurer Kotraktor)
Chapter 9


__ADS_3

Para penonton di atas sana sangat tidak menduga situasi ini dan mereka jadi terlihat bingung dengan apa yang akan terjadi. Skitar 30 murid lebih turun ke arena. “SEMUANYA SERANGG…!!” Perintah serorang dari tim A5 dengan sangat lantang sekali pada semua anggota timnya. 4 Tim A5 yang mendengar itu langsung menembakkan senjata mereka ke arah para murid itu. Para murid itu tidak berbicara sama sekali malah melihat lurus seperti menatap mangsa di depan mereka. Mereka maju ke arah misil yang di terjang ke arah mereka. Mereka melewati dengan berlari terus belari sambil menghidari misil itu dan memgai diri mereka ke 4 Tim yang menyerang ke arah mereka. Dan saat mereka sampai di tim A5, mereka saling kerja sama menyerang dan berusaha menumbangkan tim A5 yang terlihat sangat mendominasi pertarungan. Tapi, kali ini mereka terlihat sedang di buru oleh pemburu professional. Mereka semua sangat kewalahan dalam meyerang baik setiap kali menyrang, ada saja yang menyerang senjatanya duluan dan membuatnya terhenti.


Semua tim A5 di pojokkan oleh semua anak sekolah A1 yang tidak memakai pelindung sama sekali dan hanya memakai sebuah senjata lama yang terlihat biasa saja. System yang barus sedikit pulih langsung meihat ke arena yang sudah di penuhi oleh teman sekolahnya. -Astaga apa yang mereka lakukan sih?- Tanya System dalam hatinya saat melihat semua teman sekoahnya ikut bertarung.


-HENTIKANNNN…!!- Teriak System yang mulai memuntahkan darah lagi akibat teriakan dan luka yang belum pulih dengan benar. Semua orang melihat ke arahnya termasuk para teman sekolahnya yang berhenti menyerang. -Ini sakit lah. Aku menyerah- Dengan penuh luka System mengatakan itu dengan santinya. Setelah itu, semua anak sekolah A1 berhenti menyerang dan melepaskan penjagaan mereka dengan terang terangan. Tapi, salah satu tim A5 langsung menyerang anak sekolahan A1 dengan misil hingga mereka terluka berat sekali dan di saat itulah 3 tim A5 lainnya  juga ikutan menyerang semua anak sekolah A1 yang sedang lengah, hingga mereka semua terluka berat. ‘BRANG!’ Kaca pecah dari tempat kepala sekolah yang di pukul oleh kepala sekolah A1 yang terlihat sangat marah sekali. Semua orang melihat ke sana dengan sangat kaget sekali.


“KAMI, SEKOLAH A1 MULAI BESOK AKAN TUTUP DAN TIDAK AKAN MENERIMA SISWA BARU LAGI.” Dengan sangat lantang sekali mengatakannya. “SEMUA MURID, BANGUN DAN PERGI KE RUANG PERAWATAN SEKARANG.” Dengan tegas mengatakan pada semua murid yang telah terluka. Setelah mengatakan itu, para murid yang terluka perlahan bangun dan bangkit dari tempat mereka. Mereka sangat kesakitan sekali saat berjalan, lalu mereka bahu membahu untuk menolong yang lebh terluka dengan senyum dan tidak peduli lagi pada pertandingannya. Rei mendekat ke teman satu tim sebelumnya yang juga terluka parah dan membatunya berjalan keluar dari arena. Kepala sekolah yang melihat semua muridnya sedang berjalan keluar dari arena dengan perlahan, ikut berbalik dari tempatnya dan meninggalkan arena tersebut. “Seperti yang kalian ketahui, semua arena ini di sewa  dan kami tidak punya biaya yang cukup buat membaut arena yang megah ini. Terima kasih telah datang ke arena sewaan kami.” bicara kepala sekolah saat sudah jauh jalan meinggalkan semua kepala sekolah yang lain.


Setelah itu, semuanya jadi hening dan tidak ada yang bersuara sama sekali di arena. Mereka hanya melihat ke murid A1 yang babak belur sekali keluar dengan penuh luka berat dan tidak tertarik lagi pada pertandingan. Mereka melihat semuanya senyum dan tidak terlihat dendam sama sekali dengan semua yang telah terjadi. Rapi di sisi lain juga, karena semua pertandingan tadi LIVE, semua orang tahu apa yang terjadi di arena bahkan semua yang di lakukan tim A5 tanpak sangat jelas sekali. Entah apa yang akan terjadi selanjutnya. Di sisi lain, System yang merasa tulangnya masih terasa sakit tetap tenang dan tidak berteriak. -Lain kali akan ku buat senjata yang lebih kuat lagi. Aku bahkan sampai lupa memakai pertahanan absolut yang buat ulang di arena itu- System yang mengingat jelas saat tidak menggunakannya sama sekali dari awal pertandingan.

__ADS_1


System belum bergerak dari tempatnya dan perlaha mulai bangun dan kesulitan berdiri. “Kamu baik-baik saja kan?” Tanya Rei yang menglurkan tangannya dan tanpa menunggu respon langusng memapahnya karena tidak terluka sama sekali.


-Aku oke. Hanya saja agak sakit saja. Jika kita tidak di latih seperti neraka, mungkin aku sudah berbaring di rumah sakit sekarang ini- Timbal System dengan santainya. -Tapi, jika saja pertarunganya seperti itu tiap tahun, pasti kita akan menang- Bicara System dengan terus terang. Rei tersnyum saat mendengar Ststem berkata seperti itu dengan jelas sekali.


“Jangan pikirkan itu. Coba lihat ke depan, mereka terlihat senang bukan!” Suruh dengan wajah senang saat melihat semua orang yang terluka berat malah tersenyum dan bicara satu sama lain dengan penuh suka cita. System ikut tersenyum meski tidak terlihat sama sekali senyumnya.


System hanya tersenyum saat melihat itu semua dan juga di saat yang bersamaan dia pulih sedikit dan bisa berjalan dengan normla lagi meski sydah di papah oleh Rei. -Sepertinya sudah saat aku berpisah dengan kalian, aku akan tidur dulu- Dengan sopan System melepaskan diri dari pepahan Rei.


-Aku nggak mau- Bicara System pada dirinywa sambil berusaha melepaskan diri dengan lembut, tapi Rei malah menariknya lagi lagi dengan cepat. -Rei lepaskan aku- Minta System dengan suara sopan. Tapi Rei tetap kuat memegang System supaya tidak keluar dari genggamannya. -Apa kamu akan melepaskanku?- Tanya System yang berhenti berjalan. Tapi, saat berhenti berjalan, dia malah di tarik paksa oleh Rei. Tapi, dia berhenti setelah beberapa langkah saja. Semua orang melihat ke depan dan yang menunggu mereka adalah kepala sekolah mereka.

__ADS_1


System melihat ke sana dan juga tatapam kepala sekolah meihat ke arahnya. “Sepertinya kalian bersenang-senang di dalam.” Bicaranya dengan suara senang dan juga dengan terus melihat ke Anto kemdian melihat ke yang lainnya. “Dan nampaknya kita punya seorang naga yang tertidur di dalam sekolah kita. Kamu tidak perlu menunjukkan identitasmu, selama kamu menjadi orang baik. Nanti juga kamu akan menunjukkan siapa dirimu.” Kepala sekolah Tua itu tersenyum pada System.


-Hahaha… Kepala sekolah, kamu sunggu baik pada semua orang- Puji System dengan suara senang sekali pada kepala sekolah. -Tenang saja, aku pasti akan tetap seperti ini kok- Respon System dengan senang juga. -Oh ya ada sesuatu yang ingin ku sampaikan pada semua orang, Rei lepaskan dulu- Mintanya dengan serius. Rei yang mendengar itu melepaskannya dan berjalan ke depan ke kepala sekolah dengan pelan lalu mengeluarkan sebuah satu buah kelereng dari kantongnya. -Ini terima, ini teknik pengembangan tubuh yang lebih efektif dan yang ku teliti meski belum sempurna. Karena sekarang kita tidak punya lahan sekoalh lagi, bagaimana kalau kita buat sekolah baru saja dengan modal ini saja- Ajak System dengan terus terang pada kepala sekoalh. -Kepala sekolah, lihat kami semua. Di sini ada yang kaya, ada yang  miskin, ada yang tidak punya orang tua, bahkan gelandangan pun ada kan. Di sisi lain, Mengingat kerja keras kita bertahun-tahun tidak pernah ada sama sekali, jadi aku mencari alternative yang lebih mudah untuk mengembangkan berbagai teknik perang untuk monster yang selalu akan datang setiap saat- Dengan suara senang System mengucapakannya.


Kepala sekolah melihat ke System yang memberikannya itu dengan sangat serius sekali. “Apa kamu yakin? Ini adalah kerja kerasmu sendiri. Apa kamu yakin akan membaginya?” Tanya Kepala sekolah pada System.


-Ya. Sangat serius. Jadi mari bikin sekolah baru di mana pun, dengan semua murid yang tersisa. Aku yakin sekali mereka akan mengikutimu- Bicara System dengan terus terang sekali. Dan di saat yang bersamaan juga, semua murid yang babak belur tersenyum dengan semua perkataan System yang benar benar tulus.


“Aku mengerti. Mari ikut aku bikin sekolah baru.” Ajak kepala sekolah itu dengan senang. System juag merasa senang dan sekaligus mulai merasa lebih baik dan bisa bergerak cepat untuk sekrang. Tujuan umatanya tercapai untuk melepaskan diri dari Rei yang menjaganya, tapi System masih belum meloloskan diri dari pengawasan Rei yang tidak jauh darinya

__ADS_1


-Kepala sekolah, aku ingin Tanya, berapa tahun sekali monster itu datang menyerang ke semua Planet?- Tanya System dengan sangat serius sekali. Setelah pertanyaan itu, semua orang jadi terdiam dan juga melihat serius sekali. System sengaja melontarkan pertanyaan itu supaya bisa memulihkan diri dan supaya bisa menghidari rei yang natinya pasti mengejarnya.


__ADS_2