
System yang melihat Rei yang berkata seperti itu beralih melihat ke timnya yang lain yang berwajah sangat tidak terima sekali. System melihat ke daptar tim A1 yang semuanya sudah menyerah dengan pertandingannya kecuali dirinya. -Tenang saja semuanya, aku akan memenangnya pertandingan kali ini. Aku juga mengerti kenapa kalian menurut dan tidak pindah ke sekolah lain. Di sini kalian di temani oleh orang orang yang berasal dari keluarga tidak mampu dan bahkan ada yang dari yatim piatu. Bahkan aku sendiri tidak bisa berkata apa apa pada kepala sekolah yang terlalu baik itu- System yang tahu kenapa mereka semua tidak terima. Karena dengan menyerap ingatan dari Zein itu membuatnya mempunyai ingatan mengenai semua yang di ketahuinya dan bagaimana semua orang berusaha termasuk dirinya yang tidak mampu sekolah di tempat lain.
“Apa kamu sudah selesai memilih?” Tanya Rei pada System. System mengangguk, tapi yang dia pilih itu adalah lanjut dan mereka semua tidak tahu sama sekali. “Setelah ini, kita akan langsung di lempar ke bangku penonton untuk menyaksikan pertandingan terakhir kita sebagai sebuah sekolah. Besok paginya sekolah ini akan di tutup, jadi bersiaplah kemasi barangmu.” Rei mengingatkan dengan jelas.
-Ya, tenang saja- Jawab System dengan sopan. -Semuanya, tenang saja, kita tidak akan kalah kok. Aku sendiri sudah cukup memberi mereka peringatan, tapi menang kalah pun akan tetap sekolah kita di tutup- System tersenyum pada semua orang yang terlihat lesu dan sedih. Di mata mereka, terlihat berharap ada harapan yang muncul tapi cuma harapan yang tidak jadi nyata yang terpancar jelas sekali. -Pertama aku harus memperbaiki fisikku terlebih dahulu supaya bisa bertanding dengan waktu yang lama- System mulai mengumpulkan energy dari luar kemudian memasukkan ke dalam pori-porinya dan megeluarkan semua kotoran yang ada dalam tubuhnya. Karena tidak ingin ketahuan kotoran yang baunya sangat menyengat, System menggunakan kekuatan yang sesungguhnya untuk membersihkan dan merawat tubuhnya.
Kurang dari saru menit, tubuhnya sudah kuat dan berotot keras sekali bahkan bisa bertarung hingga berjam jam. “Hm...!” Rei memandang ke System yang masih diam di tempatnya dengan sangat serius.
-Ada apa?- Tanya System pada Rei yang terus menatapnya.
__ADS_1
“Sepertinya ada yang berbeda darimu!” Tatap Rei dengan penu penasaran meski tidak terlihat ekpresinya saat memakai armor itu. System hanya tersenyum dari balik topengnya saat melihat Rei yang penasaran.
-Tenantu saja, sekerang fisikku memang telah berubah jadi fisik yang mendalami dan mudah beradaprasi dengan lingkungan sekitar- Jawab System dalam hatinya. -Apa yang berbeda?- Tanya System yang pada yang masih Rei dan juga penasaran. Rei malah diam saja tidak merespon sama sekali. -Sebaiknya kita dengarkan kepala sekolah sekarang- Ajak System pada Rei yang menatapnya terus menerus. Rei langsung teringat dan berjalan ke tempat semua timnya mendnegar kan dengan cepat. -Diriku yang sekarang sepertinya sungguh sangat hebat. Dulu sekalah ini merupakan tempat yang populer bahkan bisa menyaingi semua sekolah dengan fisik mereka. Tapi, karena sepertinya mereka terlalu membanggakan fisik, mereka jadi tertinggal dalam teknologi. Bahkan yang ku kenakan sekarang ini merupakan hasil buatan sekolah lain beberapa tahun yang lalu- System yang menyadari betapa buruknya sekolah yang sekarang ia tinggali.
“Hei, kenapa kamu masih di sana?” Tanya Rei saat sudah berdiri di tempatnya sebelumnya. “Cepat berdiri di sini, biar kamu langsung di teleportasikan ke bangku penonton.” Panggil Rei dengan sopan meski berteriak. System berjalan ke tempat yang di maksudnya. Rei dan yang lainnya terus mendengar sambutan yang belum selesai dari kepala sekolah. Saat sudah sampai di dekat timnya yang lain yang serius mendengarkan kepala sekolah, Anto malah menutup matanya sambil mencari tahu tentang pertandingan tu dalam inagatan Zein.
{Pertandingan SURVIVAL. Zaman dulu monter datang ke Dunia ini dengan berbagai tujuan, ada yang ingin menaklukkannya, ada yang ingin berjualan, ada yang membuat konfirasi, ada yang bahkan cuma datang untuk melihat seperti apa Dunia ini. Tapi, maksud kedatangan mereka cuam satu, yaitu kehancuran. Semua orang sudah tahu itu dan bahkan bisa di bilang itu teradi setiap saat. Sekolah ini di bangun untuk tujuan melindungi diri dan menyerang jika sesuatu terjadi pada semua Planet. Tapi, karena monster biasanya datang secara tiba-tiba, mereka terkadang tidak siap mengahdapinya dan langsung menimbulkan kerusakan dan pembunuhan yang tak tehitung jumlahnya. Karena kebanyakan langsung mati, itu sebabnya pertarungan ini di namakan SURVIVAL yang bertujuan mencari yang terkuat. Tim yang beranggitkan 6 orang kini sudah bisa di bilang tidak di butuhkan. Tapi demi menghormati pendulum mereka, semua orang tetap melakukannya dengan 6 anggota}ingatan dari Zrin mengani pnejlasan pertarungan yangterkait dengan pertarungan itu.
Di saat System mengingat semua itu, Kepala sekolah telah kembali ke tempat duduknya dan semua peserta pertandingan mulai bersiap. System yang menyadari itu langsung melihat ke timnya yang sudah terlihat sangat pasrah sekali dan juga tidak berdaya. “Baiklah karena sambutannya telah selesai, mari kita mulai pertandingannya…” Setelah perkataan itu, semua kandidat pertandingan langsung di teleportasikan ke arena. Dan System sendiri tidak meiliki teman satu tim yang akan membantunya. ‘WUSH!’ System tiba di arena pertarungan yang di depannya ada sebuah robot besar yang membuatnya tidak terlihat oleh tim lainnya.
__ADS_1
Semua peserta mulai melepaskan senjata mereka masing-masing. 'Pertandingan di mulai...!' Pernyaiar aitu mulai berteriak dan juga di ikuti oleh sorak sorakan penonoton yang rius saat ada beberapa peserta yang mulai jalan ke musuh di depannya. -Sepertinya aku ada di tengah-tengah arena pertarungan. Seharusnya bukannya ber! Eh!- System yang merasakan ada sesuatu yang berbahaya dan itu membuatnya jadi lanjut komen dan langsung melihat ke tim lain yang sepertinya tidak ada reaksi sama sekali dan terlihat focus pada pertandingannya. -Gawat!- System langsung tengkurap ke arena dan tidak melakukan hal lain lagi.
“Pertandingan sudah di mulai. Semuanya mari kita nikmati pertandingan hari ini...!” Sorak-sorak dari penonro dari berbagai sekolah terdengar sangat riuh sekali. Tapi, semua berhenti setelah beberapa lagkah saja. Semua orang yang tadi riuh kini terdiam hening sekali dan Anto masih dalam posisi tengkurapanya dab belum banguan sama sekali. 'BRUS! DREUS!' auara benda bernjauthan di dekat System mambuatnya membangunkan diri dari tempat tengkurangpanya dan melihat sekitarnya yang sudah sangat banyak sekali armor siut yang sudah eusak. “APAA…!” Penyiar itu kaget sekali dengan teriakan yang sangat jelas sekali. “Apa yang terjdi? Tinggal tim A5 saja yang tersisa…” Setelah itu penyiaranya diam dan tidak berkomentar.
Anto tatap diam dan mengingat ada sesuatu yang di rasakannya mendekat dan mulai mengelilingi arena perarungan yang membuatnya langsung tengkurap. -Andaikan aku tidak merasakannya tadi, aku pasti sudah kena sama benang aneh yang mengelilingi arena itu- System yang dengan jelas mengingat jelas sebuah benang yang tiba-tiba terlepas dari tim A5 sebelum pertarungannya di mulai. Anto juga mulai melihat ke semua peserta pertandingan yang sehat dan juga tidak terluka berat.
“Sepertinya semua tim telah menyerah mari kita sambut pemenangnya…!” Teriak penyiar itu. Semua orang bertepuk tangan dengan keseruan tadi dan tidak memperhatikan System sama sekali yang masih sehat walafiat di tengah arena. Semua orang terlihat senang dan juga Tim A5 mualu melambaikan tangannya dengan santai dengan sangat mendominasi.
-Sungguh sangat kuat. Sepertinya aku di abaikan sama sekali. Untung tidak tereliminasi, jika tidak aku pasti babak belur oleh serangan tadi- System yang masih btengkurap di tempanya tadi, perlahan melihat ke semua peserta yang terlihat keewa sekali. Semua orang yang tereliminasi langsung di telepotasikan keluar arena ke tempat semua mereka kaluar, kecuali yang belum kalah. -Aku kalah dalam senjata- System mengingat ke senjatanya yang cuma ada pedang, perisai, sepatu dan armor yang jauh dari kata sempurna. Tapi dia teringat robot di depannya tidak di pindahkan sama sekali setelah perntandingan. -Itu!- System banguan lalu menyelinap di antara puing-puing robot armo yang saling berdekatan dengan cepat dan berhanti di armor tempat tim A4, di bagian armor yang mereka hancur. System mangambil beberapa bagian yang terlihat penting lalu menggabungkannya dengan pedang, armor, sepatunya dan perisainya. -Siap- System percaya diri berdiri di antara orang-orang yang menyerah lalu berjalan pelan ke dekat tim A5 yang tidak menyarinya sama sekali.
__ADS_1
Sorak-sorakan dari penonton terus ada ternasuk penyiar yang sangat aktif itu. “Sepertinya pertandingan kali ini sama sekali tidak menarik dan berakhir dalam 1 detik saja. oleh karena itu mari kita lihat papan peringkat…!” papan peringkat di tampilkan dan membuat semua orang terdiam dengan yang di lihat. Tim A1 tertera jelas ada di peringkat kedua, tim A4 peringkat 3, A2 peringkat 4, tim A7 peringkat 5, tim A6 peringkat 6 dan terakhir tim A7 peringkat terkahir dan tentunya tim A5 berada di peringkat pertama. Penyiar itu dan semua orang melihat ke arena lapangan yang tidak memperhatikan sama sekali keberadaan System yang sudah ada di depan tim A5 yang berdiri dengan pedangnya yang menyala merah dengan terang sekali.