
“Terima kasih banyak.” Siswa tersebut langsung berterima kasih dengan bahagia saat System sudah jauh meinggalkannya. System hanya bisa terus jalan dengan santai menuju toilet pria untuk melakukan teleportasi.
-Tapi, di mana kantin makan di sini?- System baru teringat dengan situasi yang di lupanya karena baru bangun tadi siang. -Huh…!_ System hanya bisa menghela napasnya -Aku lapar- System mengatakannya lagi dengan jelas.
“Permisi!” System di panggil dengan suara yang lembut. System berblaik melihat orang yang menyapanya dan melihat seorang Gadis yang cantik menurutnya.
-Ada apa?- Tanya System yang melihat Gadis di depannya yang sedang melihat ke arahnya dan sedang membawa minuman. Gadis itu memakai seragam yang berbeda darinya dan terlihat seperti seragam sekolah lain.
“Ini!” Gadis itu memberi System sebuah permen bungkus yang bewarna merah. System tidak paha dengan Gadis itu yang memberinya sebuah permen bungkus kecil yang tidak akan membuatnya kenyang sama sekali. Tapi, System tetap menerima itu dan mengambilnya.
-Meski tidak membuat kenyang, makasih sudah kasi permen- Dengan sopan dan tlus berterima kasih pada gadis itu. -Oh ya, di mana tempat ma…- System tidak jadi melanjutkan pertanyaannya karena takut di curigai kalau dia
bukan Zein.
“Hm!” Gadis itu malah menatap System yang bisa saja menanggapinya. System yang di tatap oleh Gadis itu melihat ke belakangnya meliaht ke arah Gadis itu menatap, tapi tidak melihat apa pun di belakangnya.
__ADS_1
-Ano, apa yang kamu lihat?- Tanya System yang tidak mengerti dengan Gadis yang terus melihat ke arahnya.
“Kenapa kamu tidak jatuh cinta padaku?” Tanya gadis itu dengan terus terang.
-Hah!- System sedikit kaget dengan pertanyaan itu. -Lah, kenapa harus jatuh cinta pada Gadis yang baru ke temui?- Tanya System yang tidak paham sama sekali dengan pertanyaan gadis itu yang tiba-tiba.
“Memang kamu itu aneh. Karena tidak jatuh cinta padaku langsung dan juga tidak berkata sopan padaku.” Timbal Gadis itu sambil menatap System yang hanya terlihat bingung padanya.
-Memangnya siapa kamu?- Tanya System yang terus menerus di bicarakan dengan buruk. Tapi, Gadis itu lebih kaget darinya. -Kenapa kaget sendiri?- Tanya System yang tidak mengerti dengan Gadis itu.
-Gadis aneh!- System berbalik lalu berlari dengan cepat tanpa di kethui Gadis itu sama sekali.
“Sepertinya aku harus pergi…!” Gadis itu yang mau pegi, malah sudah di tinggal pergi dulu oleh System dengn cara yang buruk. “Cowok aneh.” Gadis itu tidak marah, malah tidak mengerti dengan isi pikiran System. Dia pergi denga perasaan baru dan juga tidak di mengertinya setelah bertemu dengan System. Entah apa yang di rasakannya itu, dia sendiri tidak mengerti.
Semantara di sisi lain, System yang berlari lurus saja tidak tahu ke mana harus pergi, mulai melambat larinya dan sambil melihat permen yang di kasi Gadis itu. -Lumayanlah- Ucapnya sambil berjalan ke sebuah kursi yang tidak jauh dari tempatnya berdiri. Tapi, System tidak tahu dia sedang berada di mana, karena banyak sekali pasangan di sana dan hanya dia yang sendiri. -Sepertinya aku salah masuk- Bicaranya dengan jelas sambil membuka permen yang di kasinya saat sampai di dekat kursi lalu duduk. Tapi -Hm!- Permen itu semakin besar dan besar, saat System selesai membukanya hingga berhenti membesar saat sudah lebih besar 100 kali lipat dari ukurannya -Ini!- System kaget dengan permin yang baru di bukanya malah jadi bola raksasa yang ringan. ‘BLAR…!’ Permen itu meledak hingga membuat semua pasangan di sana kaget dengan ledakan itu.
__ADS_1
“Siapa orang itu?” Tanya seorang yang ingin tahu kenapa bisa jadi begitu. System hanya bisa diam saat di lihati banyak pasangan di sana dengan perasaan malu luar biasa sekali.
-Hm!- Sebuah cahaya biru kecil muncul di depan System, lalu dari cahaya itu muncul sebuah meja di depannya dan bukan hanya satu. 3 meja dan berisis banyak sekali makanan membuat System lupa denga barusan yang terjadi dan mulai ke kuri yang terbnatu dari cahaya itu dan mulai makan di tempat semua pasangan dengan bermesraan.
Semua orang yang di sana merasa aneh dengan System yang makan sendiri dan tidak peduli dengan mereka yang memperhatikan. “Biar ku usir dia dari sini.” Bicara seorang dengan pasangannya yang sedang ada di sana. Dia mendekati System yang masih makan dan tidak peduli dengan sekitatnya. Remaja itu melihat System sudah makan banyak sekali dan bahkan sudah hampir habis yang 1 meja di depannya. “Woi! Bisa kamu pergi dari sini!” Suruh Remaja itu dengan nada sombong. System melihatr ke arahnya dan berhenti makan sebentar.
-Pergi, tunggu sebentar- System menghabiskan makanan terakhir di meja pertama. -Nanti ku pergi, aku mau habiskan yang meja kedua dan ketiga dulu- System pergi ke meja selanjutnya setelah berkata begitu dengan santai dan tidak peduli dengan hal tadi. Remaja itu kesal dengan tindakan System yang tidak peduli padanya. System yang senang mulai duduk di kursi kedua ‘BRAK!’ Remaja tadi langsung memukul meja makan System tepat di depan matanya. Semua makanan itu jatuh dan di lihat oleh semua pasangan yang ada di sana.
“Hei, kamu paham bahasa kan!” Remaja itu menatap System dengan tajam. ‘BRAK!’ remaja itu juga menghancurkan meja makan terakhir System tanap peduli padanya. “Apa kamu tidak lihat ini tempat apa? Kamu tidak pantas bawa makanan ke sini. Kampungan.” Dengan terang-terangan dia mengejek dan mencela System yang bahkan tidak peduli dengan hal apa yang mereka lakukan dari tadi. “Kamu tidak Bla… bla…” Remaja it uterus mengoceh pada System yang tidak peduli sama sekali denagn apa yang di bicarakannya dan hanya peduli dengn makanan yang hendak mau di makannya.
-Manusia sama saja di Dunia mana pun- System berdiri dari kursi. System melihat ke remaja tadi yang sangat sombong dan berani berbicara seperti itu padanya.
“Beraninya kam…!” Tidak sempat selesai bicara, System memukul wajah orang tersebut hingga pingsan di tempatnya tanpa terpental sama sekali. Semua pasangan di sana terdiam saat melihat itu dan tidak berani berkata apa pun.
-Apa aku aneh?- Tanya System pada semua pasangan di sana. -Bukannya kalian yang lebih aneh, kalian membuat tempat umum jadi milik kalian. Kalian bahkan tidak merasa bersalah sama sekali dengan perbuatan yang kalian lakukan ini- System pergi dengan suasana hati kacau akibat makanannya di hancurkan. -Sia-sia bicara sama kalian yang tidak punya otak- System merasa sangat kesal degan hal barusan. Dia pergi dengan tenang hingga tiba di tempat keramaian yang di penuhi banyak orang yang sedang menikmati malam indah dan terang. ‘DRIT!’ Anto merasa ada yang bergetar pada kantungnya. dia mengambilnya dan melihat kartu yang di kasinya itu sudah mulai hitung mundur dari 5 detik. Setelah waktu habis, System langsung di teleportasikan ke tjuan yang telah di tentukan.
__ADS_1