Tak Seindah Mimpi

Tak Seindah Mimpi
15


__ADS_3

Waktu begitu cepat berlalu, Nadia telah berhasil masuk ke SMA favoritenya, kedua sahabatnya sangat bahagia karena mereka satu sekolah kembali, Nadia tinggal dirumah sepupunya dekat dengan sekolah, hanya butuh waktu sepuluh menit berjalan kaki untuk sampai disekolah tersebut, Fira juga menumpang di rumah tantenya cuman mereka berlawanan arah, sementara Mika berangkat dari rumahnya karena Ia memiliki sepupu yang juga sekolah di sekolah yang sama dengan mereka.



Memasuki masa\-masa MOS Nadia selalu terlambat kesekolah, membuatnya selalu dihukum senior hampir setiap hari karena Ia selalu mengerjakan pekerjaan rumah yang sangat banyak membuatnya selalu kelelahan.


“bagaimana ini?...”bathinnya saat berjalan kaki menuju sekolah, saat sampai di gerbang sekolah Ia malihat senior yang telah menunggu siswa baru yang terlambat.


“Wah-wah , setiap hari kamu terlambat yah, nggak kapok kamu!...ucap senior, yang Nadia tidak tahu namanya


“Maaf kak, “ Nadia menunduk, tak mau melihat kewajah seniornya.


“udah kamu jalan jongkok keliling kantor” suruhnya


“Ya ampun, bagaimana ini, aku capek” Gumam Nadia.


“Apa?...jadi kamu nggak mau?..” bentaknya marah.


“Aku mau kok kak, “


Nadia akhirnya jalan jongkok, menuju ke depan kantor terlebih dahulu, namun saat sampai di depan kantor Ia disuruh berdiri oleh salah satu senior laki-laki yang ada disana.


“Hei, kamu cepat berdiri” suruhnya


“Tapi kak,…”


Belum selesai dijawab, laki-laki itu memotong ucapannya,


“kamu mau keliling kantor seluas ini?..beneran??, cepat berdiri...” surruhnya

__ADS_1


“Iya kak, Nadia cepat-cepat berdiri


“Nah gitu dong, oh ya, aku Radit” mengulurkan tangannya


“Nadia kak, “membalasnya


“ya udah ayo, kita istirahat disana, sebelum materinya masuk” menunjuk kearah kursi di bawah pohon.


Nadia hanya mengikuti laki\-laki itu, Ia cukup tampan, tak heran jika hampir semua mata perempuan memerhatikan mereka tak terkecuali Fira, Mika dan Ana yang juga sekolah di sekolah itu.


“Enak yah Nadia, aku yang kepanasan, nggak terlambat, malah kena hukuman, sedangkan kamu”..bathin Ana yang memandang tidak suka kepada Nadia dari kejauhan.


semua siswa baru telah memasuki Aula untuk mendengarkan materi, Nadia, Mika dan Fira, sangat bahagia karena kesempatan ini mereka gunakan untuk berkumpul, meski mereka duduk melantai namun mereka sangat bahagia mendengarkan materi sambil curi\-curi bergosip pada kesempatan itu.


“Nad, serius ini kamu pakai hijab?...Ucap Fira yang juga memutuskan pakai hijab


“Nah, tu Mik, Nadia aja pakai masa kamu nggak?...


“Nanti ah, “ jawab Mika


“Eh, beruntung yah, kamu bisa diajak berteduh sama senior ganteng” Ucap Mika


“Apaan sih Mik, “ hanya tersenyum kearah sahabatnya


“Eh Nad, kamu harus hati-hati, banyak yang naksir senior ganteng itu”..ucap Fira


“yah baguslah, dapat saingan , hahaha...”..


karena keasikan ghibah akhirnya mereka bertiga tertawa terbahak dan mengundang perhatian semua orang yang ada di Aula tersebut.

__ADS_1


“Kalian betiga, silahkan keluar” suruh ketua osis,


Mereka bertiga sangat takut karena bukan hanya senior yang hadir di ruangan itu tapi banyak guru yang juga hadir di tempat itu.


Sesampainya mereka diluar ruangan, ada beberapa senior yang mengikuti mereka dari belakang.


“kalian bertiga silahkan kelapangan, angkat tangan kalian, beri hormat pada bendera itu” suruh salah satu senior.


Mereka bertiga hanya saling memandang satu sama lain.


“cepat kalian” suruhya lagi


Nadia, Fira dan Mika akhirnya melakukan apa yang disuruhkan oleh seniornya itu, baru beberapa menit mereka dilapangan, pandangan Nadia kabur Ia sangat lelah hari ini dan akhirnya Nadia jatuh pingsan karena tadi pagi ia hanya berangkat kesekolah hanya minum air putih,bukan tidak sempat sarapan lagi namun tidak ada yang bisa dimakan di rumah sepupunya.


“


-


-


-


-


Jangan lupa yah dukungannya🙏🙏


Like


Koment

__ADS_1


__ADS_2