
Nadia terpaksa menyetujui tawaran laki-laki yang Nadia belum tahu siapa namanya.
‘Iya puas kamu” ucap Nadia kepada lelaki itu dengan tatapan mematikan.
“Rian, “ tersenyum dan mengulurkan tangan kanannya.
“Bodo’ amat, aku mau pulang” berdiri lalu pergi dari hadapan Rian tanpa menyalaminya.
Rian hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya lalu beranjak dari tempat duduknya untuk mengejar Nadia.
“ternyata kamu pembohong yah?..”Ujar Rian.
“Siapa yang pembohong?..Nadia tak terima dikatai pembohong.
“Kamu!, kan kamu sudah setuju tadi aku antar pulang”
“Emangnya aku bilang, aku nggak mau’ Nadia sangat kesal kepada Rian.
Rian berjalan ke parkiran lalu mengambil sepeda motornya, ia melihat sahabatnya Zico sedang berduaan dengan perempuan, Ia mendekat kearah mereka,Rian yakin, perempuan tersebut tidak sekolah di sekolah mereka karena di sekolah yang Rian tempati semua siswa perempuan diharuskan memakai jilbab, sedangkan perempuan yang bersama Zico tidak memakai Jilbab..
“Hi, Bro..” sapa Zico.
“Hi, kayaknya ada yang baru nih?...Goda Rian ke sahabatnya.
“oh, kenalin Mika, adik sepupu sahabat aku” Ucap Zico.
“Mika” Ucap Mika dan mengulurkan tangannya .
“Rian” menjabat tangan Mika.
__ADS_1
“ oh yah mau pulang nggak, aku mau pulang nih udah ada yag nungguin di depan, cewek cantik” bisik Rian ke Zico.
“ uish..penasaran” ucap Zico.
“Mik, aku antar kamu pulang yah, boleh?... beneran kan, kamu udah makan?...Tanya Zico.
“Iya beneran, “ Ucap Mika berbohong karena malu nanti ketahuan bolos, padahal Zico sudah tahu, mana ada siswa yang main petak umpet di parkiran warung.
Zico mengambil sepeda motornya dan akan mengantar Mika pulang kerumahnya, sementara Rian sudah menunggu Zico di depan warung dan menyuruh Nadia naik ke motor kesayangannya, saat motor Zico keluar Mika melihat Nadia duduk di job belakang motor Rian, Ia pun meneriaki sahabatnya itu.
“Nadia”..Teriak Mika
“Mika, Jawab Nadia.
“Kok kamu bisa kenal dengan Rian?...”Tanya Mika meyelidiki.
“Nanti aku jelasin”
“Iya, dasar kepo” Nadia hanya mengacungkan jempolnya.
Rian tersenyum karena Ia melihat Zico menyukai Mika, sedangkan Mika dan Nadia saling mengenal, itu artinya Ia akan sering bertemu dengan Nadia. Rian mengantarkan Nadia ke rumah sepupu Nadia sedangkan Zico mengantar Mika kerumahnya, dan jalur rumah mereka berlawanan arah sehingga mereka harus berpisah. Nadia hanya diam tak mau mengucapkan sepatah katapun dari mulutnya sedangkan Rian selalu mengajak bicara, palingan jawaban Nadia “Hmmm” Nadia malas menanggapi omong kosong Rian. Saat Ia telah sampai ke rumah sepupunya Nadia menyuruh Rian berhenti lalu turun dari motor Rian.
“pasti nih cowok Playboy” Nadia menggerutu sambil menatap Rian dan hendak pergi.
‘’jangan seudzon sama saya” Ucap Rian.
‘Ih..siapa yang seudzon, udah kamu pulang” jawab Nadia gengsi.
Nadia meninggalkan Rian di depan rumahnya , Ia tidak mempersilahkan Rian masuk kerumah sepupunya, karena Ia tak akan mau mau jika kakak sepupunya berpikir yang macam\-macam terhadap dirinya.
__ADS_1
Esok harinya, Nadia dan Mika dihukum oleh guru disekolahnya, karena Ia bolos kemarin, mereka berdua membersihkan toilet, Mika tak henti\-hentinya mengomel.
“ Fira, Fira, pakai acara ngomong lagi, sama pak Maman’ Ucap Mika kesal.
“Yah, mau gimana lagi, kita harus terima hukuman kita, berani berbuat berani bertanggung jawab” jawab Nadia.
“eh..tunggu dulu, bisa kamu jelasin nggak?..kenapa kamiu bisa sama kak Rian. Kemarin?..tanya Mika.
“kamu juga sama Zico,” Nadia tak mau kalah.
**Feedback**
Saat mika dikejar pak Maman Ia bersembunyi di tempat parkir, Ia sangat terkejut karena disaat ia sembunyi , bahunya dipegang oleh Zico, Ia kira Paak Maman yang menemukannya, karena Zico tahu kalau Mika bolos Ia pun membohongi pak Maman.
Nadia juga menceritakan apa yang dialaminya kemarin, bagaimana ia bertemu dengan Rian, hingga, membuat mika tertawa terpingkal-pingkal.
-
-
-
-
Jangan lupa yah dukungannya🙏🙏🙏
Like
__ADS_1
Koment