
Nadia fokus belajar karena tidak lama lagi akan ujian penaikan kelas, Ia todak mau nilainya menurun, meski Nadia bukan juara dikelasnya setidaknya masuk dalam tiga besar itu sudah membanggakan bagi Nadia,
saat Nadia sedang mengerjakan tugas sekolahnya dikamar, tiba-tiba terdengar suara yang tak asing bagi Nadia,
"Assalamualaikum"...suara panggilan dari balik pintu..
"walaikumsalam,..Ayah!...."..Nindi, Agil dan Alif berlari saling rebutan memeluk Ayah mereka yang baru datang, Nadia yang mendengar keributan dari luar kamar pun segera keluar karena mendengar Ayahnya datang, mereka sangat bahagia menyambut ayahnya yang hampir tiga bulan tidak pulang..
" Kalian apa kabar?.."ucap ayah,
"Alhamdulillah,..kami sehat yah, ayah bagaimana?...tanya Nadia
"Yah, seperti yang kamu lihat sayang" jawabnya
Ibu yang baru selesai sholat isya menghampiri mereka "ayah" ..kata ibu, meraih tangan ayah lalu mencium punggung tangannya
"Oh yah, ayah punya oleh-oleh untuk kalian, " ucap ayah
Ayah mengeluarkan oleh-oleh yang dibawanya dari tasnya
"Ini untuk agil," memperlihatkan sepatu baru dan mobil-mobilan , " dan ini untuk alif" yah, ayah paham apapun oleh-oleh untuk agil maka, Alif pun juga sama, tak heran mereka seperti anak kembar
"Dan ini untuk Nindi" ayah memberikan satu set boneka berbie
"Lalu Nadia mana yah?..." Ucap Nadia
"Kamu kan udah besar nak, nda bakalan nangis kalau nda dapat oleh-oleh dari ayah" jawab Ayah yang menggoda Nadia.
__ADS_1
"Ayah pilih kasih" Nadia ngambek dan memonyongkan bibirnya,
Saat hendak ke kamarnya ayah Nadiaberkata "duduk"..Nadiapun duduk karena takut kepada ayahnya , lalu ayah Nadia mengeluarkan kotak perhiiasan yang berisi dua pasang anting dan kalung emas,.mata Nadia terbelalak melihat oleh-olehnya..
"Ini untuk Nadia yah?.."' tanya Nadia
" ya iya nak, tapi tidak semuanya yah, kalung ini untuk ibu, dan sepasang anting itu untuk adikmu, " meraih kalung itu lalu memakaikannya ke ibu Nadia, Nadia mengambil Anting itu dan memakainya
"Cantik kan yah, bu?. ..ucap Nadia memperlihatkan anting barunya
"Iya cantik kak" ucap Nindi, ayah.dan ibu tersenyum melihat anak-anak mereka..
Nadia lalu mengambil sepasang anting dikotak itu lalu memakaikannya ke adiknya,
ibu menuju kedapur untuk mempersiapkan makan malam, mereka memang punya tradisi, terbiasa dengan makan bersama, sarapan bersama kecuali makan siang karena Nadia masih disekolah..
"yah, ayah beli dimana anting ini"..tanya Nadia sambil mengunyah makanannya
"oh..ayah beli di kota Kalimantan nak, kan jual ikan hasil tangkapan ayah juga disana" jawab Ayah,
setelah makan Nadia membereskan alat makan mereka lalu mencucinya, ayah, ibu dan adik-adiknya kembali keruang keluarga. pekerjaan Nadia beres dan menghampiri ayah dan ibunya..
"oh yah, kok TV nya nda dinyalain?.." Tanya Ayah
"rusak yah, kami tidak tahu cara memperbaikinya" jawab ibu
__ADS_1
"kenapa tidak panggil tukan service Nad?..tanya ayah lagi
"belum sempat yah, soalnya kemarin-kemarin kami dirumahnya tante Anti aqikah Sima"..ucap Nadia
"ya udah ayah akan hubungi, anak buah ayah
ayah beranjak dari tempat duduk lalu mengambil Handphonenya dan menghubungi anak buahnya,
Assalamualaikum"...suara panggilan dari balik pintu..
"walaikumsalam,.Nad buka pintunya nak" suruh ayah
Nadia beranjak dari duduknya dan mendekati pintu lalu membukanya saat pintunya dibuka, Nadia hanya diam tidak mempersilahkan tamunya masuk,
"Nadia, siapa?..suruh masuk nak!"..suruh ibu
Nadia hanya diam, dan tamunya tak kunjung masuk..
"Nadia, suruh masuk "..ucap ibu lagi karena sudah mengira yang datang adalah anak buah ayah..
"Nadia?.."...ibu setengah berteriak
"iya bu"..jawab Nadia
"kalau tamunya nggak mau masuk, suruh pulang nak"..kata ayah Nadia....
Jangan Lupa Yah Gays Dukungannya🙏🙏
__ADS_1