
Keesokan harinya dikantin,, setelah kelas selesai, ketika itu aku sedang membicarakan tentang sepupu ana yang akhir pekan nanti akan menikah, kami para sahabatnya diundang karena sepupu ana memintanya untuk mengundang para sahabatnya ini.
Akupun menanyakan sesuatu pada ana "na, Lo gak boongkan kalo sepupu Lo itu umurnya baru 19 tahun?"
"Gak ada alesan buat gue boong si sha"
"Itu nikahnya dipaksa, dijodohin apa gimana na?
"Mereka yang pengen sendiri kok,cuma ya emang calon suaminya udah mapan aja"
"Gua mah kok takut kawin ya guys, meskipun si cowoknya udah mapan, diumur yang sekarang ini gue kayaknya sangat-sangat tidak siap, entah itu dua atau tiga tahun kedepan, kayaknya juga gue belum siap deh" aku berbicara sangat banyak didepan teman-teman ku.
"Sha kalo gue sih kalo udah nemu yang cocok, dan menurut gue dia pantes jadi pendamping gue, gue siap-siap aja" pungkas Nisa yang tiba-tiba nimbrung.
"Tapi guys guekan pengen nikah tuh cuma sekali seumur hidup gitu, jadi jangan asal milih gitu, ngerti gak sih ?? "
Ana kembali menjawab "iya ngerti sha, tapi gak harus takut juga, manusia kan sudah ditulis siapa jodohnya sejak dalam kandungan"
"Ya iya gue tau, tapikan ya tetep aja harus hati-hati, harus teliti gitu dalam memilih pasangan, takut kayak kebanyakan kasus, kenal baru tiga bulan, usia pernikahan batu tiga bulan udah cerai, ngeri gua"
Tiba-tiba si Adit berengsek Berkata "gue sih gak mau ribet guys, gak cocok sama uang ini tinggal cari lagi yang baru, iya gak za?"
"Enak aja gua tipe cowok setia masbro"
Ditengah-tengah pembicaraan kami, tiba-tiba Arga muncul dan ngajak aku balik bareng, teman-teman ku pun langsung menyuruh ku untuk segera bergegas pulang.
__ADS_1
"Yaudah guys aku duluan, bye"
Anisa si pecicilan ngomong "yauda hati-hati, jangan tegang-tegang deketan sama pacar baru rileks aja sha hahaha"
Aku tidak mempedulikan perkataan si centil Anisa itu.
Sesampainya di dekat mobil, Arga membukakan pintu mobilnya, akupun masuk lalu Arga berputar untuk duduk di belakang kemudi, iapun menjalankan mobilnya.
Aku sangat bingung apa yang harus aku bicarakan dengan Arga, tapi tiba-tiba Arga memulai pembicaraan. "Sha kamu suka cokelat?
"Iya suka ga"
Tiba-tiba dia langsung memberikan satu bungkus cokelat besar yang sepertinya sudah ada dimobil sejak tadi.
"Ni sha buat kamu, makan ya biar tambah manis hehe"
"Ah pokonya terima aja sha"
"Okelah aku gak bisa nolak kalo sama cokelat", akupun membuka cokelat tersebut dan memakannya.
Sesampainya didepan rumahku Arga bertanya "sha kedua orang tua kamu ada"
"Gak ada gak lagu kerumah nenek kali,emangnya kenapa?"
"Enggak cuma nanya doang"
"Oh yaudah kalo gitu aku masuk ya"
__ADS_1
"Tunggu sha " kata Arga
Dan tiba-tiba Arga mencium keninng, lalu pipiku dengan cepat,dan ketika dia akan mencium bibirku aku refleks langsung menampar dia, aku sangat kaget.
"Kok kamu lancang gak, tiba-tiba nyosor-nyosor aku kayak gitu, aku paling gak suka ya sama cowok yang kelakuannya kayak gini"
"Jangan marah sha itu biasa dalam sebuah hubungan"
"Biasa apanya itu namanya kurang ajar ga, pokoknya aku mau sekarang juga kita putus, aku paling gak bisa bareng cowok yang gak sopan kayak gini"
Tanpa mempedulikan Arga aku langsung meninggalkannya dan tidak lagi menengok ke belakang.
"Biasa apanya itu namanya kurang ajar ga, pokoknya aku mau sekarang juga kita putus, aku paling gak bisa bareng cowok yang gak sopan kayak gini"
"sha tunggu aku minta maaf"
Aku sangat kesal hari itu sampe aku gak sadar kalo ditangan kiriku aku masih memegang cokelat dari Arga.
Ah sudahlah aku sudah terlanjur mengecap dia dengan laki-laki brengsek, tidak sopan, dan lancang, pokoknya aku benci kejadian barusan.
"katanya tunggu tapi diem aja lu di mobil" gumamaku
Akupun memakan cokelat itu sampai tersisa seperempatnya Karen cokelat itu memang sangat enak.
"Gak papa sama orang yang ngasihnya udah putus juga, cokelat mah tetep enak pokoknya" gumamku
Setelah kejadian itu aku tidak lagi berhubungan dengan laki-laki karena aku malas saja kalo aku nanti bertemu cowok semacam si Arga lagi.
__ADS_1
Begitulah kisah cinta pertamaku yang hanya bertahan 24 jam saja, heheh.