TEMAN TAPI MENIKAH

TEMAN TAPI MENIKAH
Flashback


__ADS_3

Tak terasa mentari pagi telah menyapa..


Keyla masih tertidur di pelukan suaminya..


Mungkin tanpa sadar, atau kini Keyla sudah mulai merasa nyaman berada di samping suaminya tersebut.


Pagi itu begitu indah, sehingga Marvin enggan bangun dari tidurnya apalagi ada Keyla tertidur nyenyak di dekapannya.


Mengingat kembali hal yang membuat wanita ini yang menjadi istrinya itu.


Kejadian yang dia sesalkan namun juga membuat dia sedikit bahagia.


Yah, memang Marvin memiliki rasa cinta terlebih dahulu kepada Keyla.


Marvin yang merupakan rekan kerja Adipati, pria yang mencoba mendekati Keyla merasa cemburu dengan perlakuan lelaki tersebut. Keyla yang ceria dan mudah bergaul membuat hatinya berpindah.


Marvin memiliki kekasih di daerah asal tempat tinggalnya. Namanya Nita mahasiswa kedokteran yang masih menjalani kuliahnya di salah satu perguruan Negeri di daerah asal Marvin, mereka telah berpacaran kurang lebih 2 tahun dan menjalani hubungan jarak jauh setelah Marvin dipindahkan ke Kantor Cabang saat ini. Nita yang begitu percaya dengan Cinta Marvin sangat kecewa setelah tempo hari mendengar kabar bahwa kekasihnya akan menikah dengan orang lain dan kabar tersebut di dengar dari mulut kekasihnya sendiri.


"halo, nii..ta" telepon Marvin mencoba tidak gugup


"iya, kak Marvin ada apa? Nita lagi sibuk mau menyiapkan praktek.."

__ADS_1


"Bisa kita bicara sekarang?"


"boleh, kak. Tapi gak lama ya.." Nita tidak pernah menduga bahwa ini akan menjadi percakapan terakhir mereka


"Nit, maafin Aku yah. Kita Pu...Tuss" jawab Marvin terbata-bata


"hahaaahaa, kakak bercanda yah? udah ah, Nita sibuk kak! Gak lucu tau..!" Nita tertawa dibalik telepon


"Aku gak bercanda Nit, Aku mau kita putus. Aku udah mau menikah maafin Aku.." Marvin berbicara dan air matanya pun menangis. Dia menyanyangi Nita karena Nita sangat baik kepadanya dan kini merasa bersalah karena telah memberikan harapan kepada Nita bahwa akan menikahinya kelak.


"Kenapa kak? Nita ada salah ke kak Marvin? atau karena Nita terlalu sibuk? Kak, Nita gak mau putus!" Suara Nita lirih menahan tangis.


"Maafin Aku, Nit.. Aku telah menghianatimu dan telah menyukai wanita lain, maafin aku" Marvin mengusap air matanya kemudian menutup teleponnya


Nita kembali menelpon Marvin berharap mendapat penjelasan dan mungkin Marvin hanya bercanda.


Namun, hari itu menjadi hari terakhir Marvin menghubungi Nita.


Semua media sosial Nita diblokir oleh Marvin, foto-foto merekapun di hapus dari akun Marvin begitupula sebaliknya.


Terbangun dari lamunan, Marvin mengusap rambut Keyla yang masih tertidur lelap kemudian mencium keningnya.

__ADS_1


"Maafin Aku. Aku akan berusaha semampuku untuk membahagiakanmu" gumam Marvin dalam hatinya


tak lama Keyla pun terbangun dan segera menjauh dari pelukan Marvin kemudian menuju ke kamar mandi untuk bersiap ke kantor. Kemudian Marvin pun bersiap setelah Keyla keluar dari kamar mandi.


"Mari sarapan.." ajak Ibu Keyla yang sudah sedari tadi menyiapkan sarapan untuk Anak dan Menantunya kini


"Baik bu" Keyla menarik kursi lalu duduk menyantap makanannya


"Gak nunggu suami kamu dulu, key?" tanya Ibu


"hhhmmm,, ii..yaa bu" tiba-tiba terhenti melahap nasi goreng yang telah dilahapnya tadi


Tak lama berselang Marvin datang dan duduk di samping Keyla..


"Selamat pagi buu.." sapa Marvin


"Selamat pagi sayang.." lanjut Marvin sambil tersipu malu


Keyla menoleh dan menatap tajam suaminya sambil terheran-heran.


"Mari sarapan nanti kita telat" ajak Marvin sambil memgang tangan Keyla

__ADS_1


"ii..yyaa" jawab Keyla gugup


__ADS_2