TEMAN TAPI MENIKAH

TEMAN TAPI MENIKAH
Mantan


__ADS_3

Sesampainya di kantor mereka kembali ke rutinitas yang sangat sibuk namun tenang seperti biasa.


Hari ini Keyla harus menyelesaikan laporan keuangan yang telah diminta Kepala Divisi Finance. Terlihat Keyla sangat sibuk mengerjakan laporannya tiba-tiba dering teleponnya berbunyi.. Tanpa melihat handphonenya Keyla langsung mengangkat telepon tersebut.


"Iya, Halo.." meletakkan handphonenya di telinga sambil masih melihat komputer dan laporan yang dia kerjakan.


"Key, malam ini aku jemput yah? Kamu kan lembur nanti takut lagi pulang sendiri" kata lelaki dengan suara serak-serak yang tak asing di telinga Keyla


Keyla pun melihat handphonenya untuk mengetahui orang tersebut dan ternyata telepon itu dari Fino, Fino merupakan pacar Keyla selama 7 tahun belakangan. Namun, Keyla sudah tidak menyukai Fino dikarenakan Ibu Keyla tidak menyukai sikap Fino yang kerap kasar. Apalagi Fino yang hingga saat ini belum bekerja membuat Ibu Keyla enggan menyetujui hubungan mereka.


Fino merupakan Anak Tunggal dan Orang Tua Fino termasuk orang kaya di Kota ini, hal ini menyebabkan Fino hanya bermalas-malasan tiap harinya. Keyla pun sering meminta Fino untuk mencari pekerjaan dan tidak berharap dengan apa yang dimiliki orangtuanya agar Ibu Keyla menyetujui hubungan mereka.


Namun, Fino terus saja menghindar dan tidak ingin berusaha mencari pekerjaan. Berkali-kali Keyla meminta putus namun selalu diancam oleh Fino dengan berbagai alasan apabila Keyla memutuskannya.


Setelah melihat nama di handphone, Keylapun langsung mematikan handphone tersebut tanpa menjawab pertanyaan Fino.


Handphone kembali berdering namun Keyla segera mematikannya dan mengirim pesan ke Fino.


"Sorry, aku lagi sibuk! Banyak laporan yang harus aku selesaikan. Gak usah jemput Aku.." bunyi pesan Keyla


Tak terasa waktu menunjukkan Pukul 12.00 waktu istrirahat untuk para pegawai. Marvin pun terlihat telah rehat sejenak dari pekerjaannya. Kemudian mengambil handphonenya dan mengirim pesan.


"Kamu gak istirahat? Ayo makan, aku tunggu di bawah.." bunyi pesan Marvin yang dikirim untuk Keyla


Karena sangat sibuk, Keylapun tidak sempat melihat handphonenya dan masih bergelut dengan laporan bulanan yang menumpuk.


Tak lama kemudian Marvin sudah berada di samping Keyla.


"Ayo istirahat dulu, nanti kamu sakit" ajak Marvin sambil menarik tangan Keyla.


Keyla pun kaget karena tidak mendengar seseorang yang masuk di ruangannya atau karena terlalu konsen dengan pekerjaan.


"Kamu aja dulu, Aku masih ada laporan yang belum selesai. Nanti Aku juga lembur kayaknya gak bisa selesai sampai sore. Nanti pulang aja duluan, nanti jemput Aku lagi" Jawab Keyla tanpa melihat Marvin yang berdiri di sampingnya.


Marvinpun berlalu pergi meninggalkan Keyla, karena mengetahui bagaimana keras kepalanya anak itu apalagi masalah pekerjaan dia merupakan gadis yang pekerja keras.

__ADS_1


Marvin kembali dari kantin kantor dengan membawa kantong makanan di tangannya dan segera menuju lantai atas tempat Keyla bekerja.


"Ini makan dulu terus lanjut lagi kerja laporannya. Atau kamu makan sambil kerja laporan, yang penting kamu harus makan!" Perintah Marvin


"ii.yyaa baik bos" Keyla langsung mengambil makanan dari tangan Marvin


Marvin pun turun dan melanjutkan pekerjaannya begitu pula Keyla terlihat menikmati makanannya sambil sesekali memegang mousenya dan melihat-lihat laporan yang sedang dia kerjakan.


Sore hari terlihat para pegawai telah bersiap untuk pulang, Marvin pun demikian mengambil sepeda motornya dan menuju ke rumah.


"Assalamu'alaikum" sambil mengetuk pintu


"Wa'alaikum salam" jawab Ibu Keyla sambil membuka kunci pintu


"lho, Keyla mana nak?" Tanya Ibu Keyla sambil menengok ke kanan dan ke kiri mencari anaknya


"Iya bu, Keyla masih di kantor. Masih kerja laporan kan akhir bulan bu" jawab Marvin sambil menciun tangan mertuanya


"Owwalah, Ibu lupa.. Mandi dulu nak terus kalau mau makan udah siap ya di meja makan. Ibu mau ke pengajian dulu" sambil menutup pintu


Marvin berbaring sejenak melepaskan penat setelah seharian bekerja dan menghadapi konsumen-konsumen dengan beraneka ragam karakter. Tak terasa Marvinpun terlelap masih dengan pakaian kantornya.


Di tempat lain terlihat Keyla sangat sibuk dan mengacak-acak rambutnya karena laporan yang tak kunjung selesai ditambah lagi dengan kondisi badan yang sudah dipenuhi keringat terasa lengket membuat Keyla semakin tak nyaman.


"Kamu gak papa Key?" Tanya Jaka teman kerja Keyla yang juga lembur menyelesaikan laporannya


"Iya Ka. ga papa kok.. Cuma bingung aja kenapa gak balance-balance ya"


"Mungkin ada yang salah input kali" jawab Jaka penasaran


"Iya mungkin, Aku cek lagi deh" Jawab Keyla sambil menggeser-geser mousenya.


"semangat, Key..! Kalau kamu gak selesai Aku juga gak bisa pulang nih..!" Jaka bercanda tapi seperti serius membuat Keyla semakin ingin cepat menyelesaikan pekerjaannya.


Laporan Keuangan yang Keyla kerjakan merupakan perhitungan insentif semua sales-sales yang ada di Perusahaan, setelah itu dilanjutkan ke Jaka untuk perhitungan gaji karyawan sehingga Jaka masih menunggu pekerjaan Keyla.

__ADS_1


"Alhamdulillah, dapat Ka" sorak Keyla


"Akhirnya.." Jaka mengangkat tangannya


"Aku email ya.." Keyla pun segera mengirim email untuk dilanjutkan ke Jaka.


"Ok, sekarang giliranku.." Jawab Jaka sambil melihat jam dinding yang sudah menujukkan Pukul 19.00


"Kalian tidak lapar, mau makan apa? Pesan aja nanti bapak yang bayar" Sahut Kepala Divisi yang baru masuk di ruangan


"Saya gak pak. Udah selesai kerjaannya. Mungkin Mas Jaka aja" kata Keyla sambil tersenyum


"Boleh pak. Nanti saya pesan" Jawab Jaka


"Ok kalau begitu. Semangat ya.. Terima kasih untuk kerja kerasnya" Kepala Divisi meninggalkan ruangan mereka.


Setelah melihat Kepala Divisi berlalu pergi, Keylapun mengambil handphonenya dan menghubungi seseorang.


"Halo, jemput Aku sekarang ya.." Perintah Keyla


"Hah, apa?" Sambil menguap terlihat Marvin baru bangun dikarenakan handphonenya yang berbunyi tadi


"Jemput Aku!" Keyla meninggikan suaranya


"Oh, Ok Ok" Marvin menutup telepon dan bergegas ke kamar mandi


Setelah itu, terlihat Keyla berkemas memasukkan handphonenya di tas dan bersiap untuk pulang.


"Aku duluan yah Ka.. Maaf nih laporannya jadi lambat ya" sambil mengangkat tangannya seolah meminta maaf


"Iya ga papa, sudah sana. Aku lagi konsentrasi" Usir Jaka sambil bercanda.


Keyla pun turun dan meninggalkan Jaka seorang diri, kemudian menunggu Marvin di Pos Security sambil berbincang-bincang dengan Security yang sedang piket. Tak lama mereka berbincang tiba-tiba ada suara klakson mobil yang mengagetkan mereka.


Keyla pun berdiri dan berjalan menuju mobil tersebut, kemudian melihat Fino tersenyum di dalam mobil sambil menyapa Keyla..

__ADS_1


__ADS_2