
Belum mengambil buahnya ,ia sudah merasa asam pada rongga mulutnya."ayolah bang"rengek adinda."duhh....adek sayang ,adakah makanan yang lebih bergizi"keluh ardi."dinda mau itu bg"pintanya sekali lagi."waduh ...anak papa lagi ngerjain nih ceritanya"kata ardi mengambil galah untuk mengambil buah wuni.dinda duduk tenang sedari tadi mulutnya terus mengunyah buah wuni.padahal ia sangat sulit untuk makan.
"Jangan banyaj banyak dek".nantinsakjt perut"cegah ardi."biar saja kenapa sih orang hamil ya begitu."kata kakek membela adinda."terserahlah"kata ardi pasrah.
"Apa itu kek"tanya dinda saat melihat kakek merebus sesuatu.Oh ini pesanan suami mu.biar gak gampang capek katanya"jawab kakek."memangnya abang capek ,sini dinda pijatin bang,?ajak dinda."yang ada abang tambah capek dek.jawab arsi membuat kakek dan nenek jadi tertawa.malam hari dinda terbangun dari tidurnya ,ia kasak kusuk dan tidak tenang,"ada apa yang,?tanya arri ikut terbangun dari tidurnya ."pengen buang air kecil bg.!.
"Ya sudah ayo"ajak ardi.adinda tak seberapa takut berada didesa karena ia juga berasal dari desa.tapi suasana disini sungguh berbeda.gelap tak ada cahaya.jalan setapak yang licin dan lebih parah harus menuju sungai.
Bang apa penduduk sini kesungai juga kalau kebelet malam malam.tanya dinda melihat kekiri dan kanan dengan takut.saat melihat wajah ardi..."baa..."ardi mengagetkan adinda.
"Hwaa ...abang"pekik dinda sambil refleks memukuli punggung ardi.lagian lihat apa sih,?ada abang kok masih takut gerutu ardi "takut bg,gelap.masa gelap gini aja takut dek,?goda ardi.Itu kan beda bg "kamu tu ya"ardi merangkul pinggang dinda agar tidak terpeleset.sampai disungai dinda bingung bagaimana ia harus buang air kecil sebab hanya ada papan kecil disungai itu."bagaimana ini bang.?"ya sudah disitu saja ..abang pegangi."kata ardi.baru dinda selesai ,ada seekor katak melompat dikaki dinda."hwaa ,dinda takut bang ,ayo kembali saja."rengeknya."jangan berisik nanti ada burung nakal yang mematukmu"kata ardi.adinda langsung memeluk lengan ardi ,pucat pasi dan ketakuta .
Ardi membiarkan adinda karena kalau tidak begini,istri cantiknya itu selalu gengsi bahkan sekedar memegang tangannya."bang capek"rengek dinda tiba tiba sangat manaja pada suaminya."mau abang gendong"tanya ardi menggoda.adinda mengangguk manja.
"Abang dapat apa?dinda membisikan sesuatu pada arsi,raut wajah ardi berubah ,senyum lebar mengembang diparas tampannya "siap ibu danki"..ajudan pribadi siao tanggap darurat"ucapnya girang.adinda melihat bilik bambu disana dengan lampu hanya lima wat saja persis seperti rumah nya yang dulu.malam dingin dan sunyi itu mengantarkan arsi dan adinda hanyut dalam rasa yang begitu dalam.suara burung menyapa ,setelah sholat subuh arsi kembali tidur ,rasanya badannya terasa lelah."tumben suamimu belum bangun padahal dia itu rajin bangun pagi "kata kakek yang sebenarnya ingin mengajak ardi mengambil ikan ditambak.
"Abang masih lelah kek"jawab dinda polos
"Abang kangen kenapa tinghalin abang,manja ardi".
"Ya tuhan sama anak tk saja masih manja kmu"keluh kakek."lihh kakek ini,kadang juga masih begitu kan sama nenek datang membawa sayuran dari kebun.adinda senang melihat sayur hijau dan segar dari kebun karena mengingatkannya pada kampung halamannya."sini ,nek biar dinda bantu petik sayurnya.dinda langsung pergi dari dekapan ardi.kakek tertawa geli melihat sikap manja cucunya itu adalah sosok yang mandiri,dan tegas.namun saat berhadaoan dengan isteinya ardi sangat bersikap manja.pagi ini dinda memasak sayur lodeh,ikan asin,sambal tahu dan tempe .kakek dan nenek Sampai memuji masakan dinda memang sangat enak.
Hari ini ada pasar malam .kakek menyarankan ardi membawa adinda berjalan jalan untuk mengalihkan pikiran dinda.ardi pun menyetujuinya ."dek ikut abang yuk..?kata ardi.
"Kemana bang?tanya dinda tidak bersemangat."pokoknya ayo ikut abang,ujar ardi.benar kata kakek ,sesampainya dipasar malam senyum adinda mengembang.aura bahagia terpancar dari istri ardi itu."kamu senang sayang"kata ardi."senang sekali bang,terima kasih ya sayang.adinda memeluk lengan ardi dengan manja.
__ADS_1
"Sama sama cinta'senyum ardi ikut bahagia.
"Abang dinda mau masuk rumah hantu"rengeknya.jangan yang itu dek ,kamu penakut.bisa bisa abng yang kamu cekik sakjng takutnya"tolak ardi.
Adinda langsung memasang wajah kesal karena ia sangat ingin masuk rumah hantu itu
"Yasudah,ayo kita masuk.awas saja nanti malam kalau kamu sampai ketakutan.abang taruh kamu dibawah pohon pisang ancam ardi.
"Iya bg"ardi dan adinda masuk kedalam rumah hantu dan benar saja sepuluh langkah didalam sana adinda sudah menjerit ketakutan memeluk pinggang ardi dengan kerasdan ardi sulit bernafas. lanjut apa nggak nih.."lanjut bg"jawab dinda.
Ardi dan adinda berjalan lagi
Tiba tiba hantu meljntas dihadapan dinda .dinda menjerit sekuatnya.
"Allahu akbar ..abang!!Allahhumma bariklana fima razaktana wakinna azabannar",.
"Abang rajanya hati dinda"kata dinda
"Ihhh ..istri abang bisa ngegombal.ledek ardi membuat adinda cemberut.
"Ya marah deh..jangan marah dong.nanti kita cobain makanan diluar"ajak ardi.
"Dinda yang pilih ya bang"dengan bersemangat.
"Siap bu"jawab ardi dengan lantang dan khas.
__ADS_1
Sampai diluar adinda membeli banyak sekali makanan dan ardi tak pernah melarangnya .bgitulah istrinya sudah mau makan tidak akan mudah berhenti.tapi kalau tidak mau makan ,bahkan sampai besok malam pun istrinya kuat makan.
"Pelan sayang ,,,abang nggak akan minta.abang makan embel gentong saja sudah kekenyangan."kata ardi."iya bg",dinda pun pelan pelan menghabiskan makanannya.
"Abang benar nggak mau,?tanya dinda.
"Nggak sayang,,,abang sudah kenyang makanlah yang banyak biar sikecil masih lapar diperutnu.kata ardi.
"Bang?
"Kenapa sayang?,
"Beli siomay boleh nggak?,tanya dinda yang masih lapar.
"Boleh tunggu sebentar,abang belikan.ardi beranjak dan membelikan pesanan istrinya.tak lama ardi kembali.
"Nih buat anak papa sama mamamya,"ardi menyerahkan piring siomay dihadapan adinda.
"Ini banyak bang porsinya.?
"Nggak apa apa ,sekarang yang makan berdua,kamu sama sikecil.tak ada yang lebih membuat bahagia ardi selain melihat senyum adinda.
"Terima kasih banyak ya bang."
Nggak perlu begitu,memang seharusnya memanjakan istri abang
__ADS_1
Ibu dari anak anak abang.ardi mengecup kening adinda.tak peduli orabg bilang apa.yang jelas bahagianya yang melihat senyum adinda istrinya.