
Keyla kaget melihat Fino yang tiba-tiba datang ke kantor tanpa seizinnya. Terlebih lagi dia sudah menelpon Marvin untuk segera menjemputnya.
"Ayo, cepet masuk!" Fino mengagetkan lamunan Keyla
"Aku bilang gak usah jemput, udah kamu pulang sana Aku udah nunggu seseorang" Jawab Keyla sambil menyuruh Fino segera pergi agar tidak bertemu dengan Marvin
"Kok gitu sih, Aku kan udah di sini, Ayo masuk" Paksa Fino
"Kamu pulang aja Aku udah minta jemput" Keyla semakin panik karena mengingat kalau dia belum memberitahukan Fino soal pernikahannya dengan Marvin dan Marvin juga tidak mengenal sosok Fino.
Yang Marvin tahu hanya sosok Adipati yang berusaha untuk mendekati Keyla.
Fino segera turun dari mobil berusaha untuk membujuk Keyla.
"Ayo masuk aja, kita pergi makan ya. Kamu belum makan kan? Aku tau tempat steak enak.." Sambil memegang tangan Keyla dan memaksanya masuk mobil
Tiba-tiba terdengar bunyi klakson dan sorotan lampu yang menyorot mereka berdua, dengan pandangan mata tajam yang ikut menyorot mereka.
"Siapa dia?" Tanya Fino dengan nada emosi
"Oh, Di..aaa.." Bingung harus menjawab apa, antara suami atau teman. Karena Keyla belum menceritakan ke Fino.
__ADS_1
"Diaa Su..." tanpa mendengar jawaban Keyla. Fino mendekati sepeda motor yang menyorot mereka berdua kemudia diikuti Keyla yang segera berlari menuju mereka.
"Ayo naik, kita pulang" Ajak Marvin tanpa turun dari sepeda motornya, seolah mengacuhkan Fino yang berada di depannya.
"Ii..yaa" Keyla pun segera naik takut kalau terjadi sesuatu..
"Key, kamu kok malah pilih cowok lain, Aku kan pacar kamu" Protes Fino
"Hah, Pacar?? Hahahaa" Marvin pun tertawa keras seolah mengejek
"Kamu siapa?" Jawab Fino seolah menantang
"Aku Suami Keyla..Kamu? Apa tadi katamu? Pacar?" Kata Marvin seolah mengejek
"Hah, Suami? Hahaha jangan mimpi kamu! Keyla akan selamanya jadi milikku" sambil tertawa Fino tak percaya dengan apa yang didengarkannya dan terlihat sangat sombong karena mengandalkan hartanya yang bergelimang
Keyla yang melihat hal tersebut di atas motor kemudian turun dan melerai mereka berdua.
"Vin, kasih Aku waktu untuk berbicara dengan Fino" Kata Keyla sambil menenangkan Marvin dan memegang tangannya memohon
"Ok, 15 Menit.. Aku tunggu di sini!!" Kemudian Marvin kembali ke atas motornya dengan wajah kesal
__ADS_1
Keyla pun menarik tangan Fino kemudian mengajaknya berbicara di dalam mobil.
"Fin, maafin Aku.. Seperti yang kamu lihat Aku udah nikah.." menunjukkan cincinnya
"Gak mungkin, kamu jangan bercanda" Fino emosi
"Aku gak bercanda, Aku udah nikah minggu lalu.. Maafin Aku.." Keyla terlihat menitikkan air mata meskipun dia sudah tidak mencintai Fino lagi. Namun dia tahu Fino anak yang baik meskipun terkadang emosinya tidak terkontrol.
"Kamu kok tega sama Aku! Kita udah 7 tahun bersama kamu kira segampang itu Aku melepaskan Kamu!!" Jawab Fino seolah mengancam
"Aku udah berusaha sebaik mungkin selama 7 tahun ini, namun ingat Kamu yang tidak mau berusaha untuk hubungan kita!" Keyla tidak menghiraukan ancaman Fino kemudian meninggalkan Fino didalam mobilnya sendiri.
Keyla pun segera berjalan menuju Marvin sambil mengusap air matanya tak ingin memperlihatkan bahwa dia menangis di hadapan Marvin.
"Ayo pulang.." Ajak Keyla sambil naik sepeda motor
"Iya.." Tanpa bertanya Marvin pun langsung pergi meninggalkan mobil Fino yang masih terparkir di halaman kantor.
Fino yang masih terdiam seolah tak percaya bahwa Keyla telah meninggalkannya.
"Aku gak akan melepaskanmu semudah itu Key!!" Ucap Fino dalam hati sambil menitikkan air mata
__ADS_1