
Iya ..oya ayo sudah siap ikut abang"ujarnya mengalah .ardi menggeser dinda dan membenahi posisi tidur istrinya,yang nggak karuan.
"Tapi kalau abang Apel ,kamu tunggu abang diruangan dan gak boleh keliaran kemana mana ya?,malu sama anggota yang lain"pesan ardi pada istrinya ,agar tidak mengganggu saat bekerja.
Adinda mengangguk senang ,ardi mengizinkan nya ikut kebatalyon.
"Dinda ikut kerja ar,?tanya rival yang sempat melirik dinda makan kebab dalam ruangan ardi.
"Iya bg,dinda merengek terus pengen ikut ke batalyon.ardi merasa tidak enak ,tapi saat melihat istrinya lahap makan dan banyak lagi makanan lain jadi mengurungkan niatnya rasa tidak enak pada ardi.senyum mengembang di bibir ardi.
"Itu lihat ,nyaman sekali istrimu ikut sama kamu meskipun malunya luar biasa kalau bawa istri kerja. Ya ...memang melanggar aturan .tapi kalau sudah begini ....terima saja hukuman apapun yang penting istri aman dan sehat"ucap rival.
"Ardi menggeleng lalu menaikin kaki dinda yang tertidur dalam ruangannya saat sudah menghabiskan dua kebab ,dua lumpia goreng dan jus melon.
"Ardi membelai rambut dinda yang tertutup jilbab.wajah lelah dan letih dinda menggetarkan nalurinya sebagai suaminya.tangannya membenahi jilbab agar lebih menutup dada dinda yang lebih nampak padat berisi karena bayinya semakin besar dalam perut dinda.
"Menggemaskan sekali,kalau tidur begini seperti tanpa dosa.tapi coba lihat kalau bangun pintar sekali bukin abang pusing keliling."gumam ardi mencium perut dinda.jangan nakal ya kamu diperut mama,ucapnya sambil mengusap hisungnya dengan tangan.
"Egh...dinda bangun dari tidurnya",saat perutnya terasa diremas dan diputar.terkejut mundur dinda tiba tiba bangun.
"Nah muntah lagi kan?,ini yang nggak mau buat ajak kamu .capek pengen muntah ,belum lagi kalau rewel begini.nggak bisa kerja dek.
Dinda tidak menanggapi meskipun ardi terus mengomelinya.yang ia inginkan hanya dekat dengan suaminya dan bisa makan jika dekat dengan suaminya."abang jangan jauh dari dinda,kalau jauh dinda jadi mual".sahutnya
"Ardi memijat pelipisnya,asalkan dinda bisa makan apa aja akan ardi lakukan,walaupun harus melanggar aturan atau harus berhadapan dengan rival dan panji pun.
"Sudah makan lagi?abang nggak kemana mana .makanlah yang banyak.
********
Ardi dan dinda sudah pulang kerumahnya,dan dinda malam ini makan yang banyak dan itu sangat melegakan hari ardi.neskipun arsi makan hanya sedikit tapi melihat istrinya sudah kenyang saja untuk ardi.
"Setelah ini cepat tidur.para senior ada diluar,gak enak kalau abang nggak nongol.
"Iya bang,jangan lama lama ya,dinda pengen tidur sama abang",
"Iya dek ,sebentar aja kok.
Rival dan panji ,ardi bingung harus bicara apa,rama hanya merokok dengan wajah yang tak bisa dijabarkan.
"Pulang sana ,kasihan istrimu?kata panji
__ADS_1
"Dek kamu dimana,? Tanya ardi cemas melihat dinda tak ada dikamarnya.
Ardi memanggil bibi dan ezhar dan nathan tapi tetap tak ada jawaban.
Danki A keluar rumah kalang kabut mencari anak dan istrinya.
"Dek..."teriaknya membuat ibu ibu disekitar rumah ardi ikut keluar karena mendengar suara danki A.
"Bang tolong dinda,"dinda berjongkok diujung gang rumahnya.ardi kaget melihat istrinya berjongkok lemes.sampai melompati pagar hidup sebagai batas rumahnya.
"Kamu kenapa,darimana saja kamu sampai pucat begini",degub jantung ardi berdetak kencang takut terjadi apa apa.
"Tolong bawakan belanjaan dinda bang,dinda habis lihat cicilan baju di rumah bu hana".
"Hahah"wajah ardi seperti orang bodoh memikirkan istrinya.ingin rasanya menjitak ubun ubun istrinya.tapi mulutnya saat ini lebih ingin mengomeli istrinya.
"Tak jitak kamu ya dek,abang mikir sampai ngelu dek",mata itu terus melotot tajam kearah dinda sampai takut.tapi bukan dinda namanya kalau ia tak bisa membalikan keadaan",.
"Ah ...perut dinda bang",itulah kalimat yang selalu bisa menyelamatkan dirinya .
"Apa yang sakit ?,telepon wira sulu ucapnya panik.secepatnya ardi memgangkat dinda dan membawa beberapa belanja bajunya.
"Ngga sakit,dinda lapar?jawabnya sambil menatap bola mata ardi.
"Sekarang saja sudah kelihatan besar bang."sahut dinda.
"Itu akibatnya kalau ngelawan sama suami",bisik ardi gemas,sesekali ardi mencuri cium pipi dinda sambil berjalan masuk kedalam rumah.
Ibu ibu asrama hanya tersenyum menggeleng melihat perlakuan suami limiyed edition itu.
"Bandel banget kamu.mau apa hmmm?ardi menggeleng melihat kelakuan istrinya..
"Cuma lihat lihat saja bang",kasihan kan bu ana berjualan untuk membantu suaminya mencari nafkah.jawab dinda.
Ardi menundukan dinda disofa.ia mengerti istrinya memang sangat suka membantu sesama."boleh nggak bang dinda bekerja,?
"Nggak"jawab cepat ardi.
"Kenapa",dinda sedih tapi juga takut melihat wajah suaminya yang sudah memasang wajah tegas
"Kamu sudah bekerja keras jadi istri abang",menjaga anak abang,fan mengandung anak abang",itu juga bekerja keras.
__ADS_1
"Itu kewajiban bang,bukan pekerjaan"sungut kesal istrinya.
"Kamu ngerawat anak abang butuh tenaga gak?
Dinda pun mengangguk.
"Itu sudah cukup membantu abang ,menjaga anak abang,memasak dan mendidik anak abang saat abang nggak ada.saat abang pulang kerja.abang lihat menyambut abang,dan yang pasti kamu setia melengkapi kebutuhan lahir dan bathin abang.itu sudah segalanya".
"Abang nggak keberatan dinda menghabiskan buat ini dan itu"itu resiko abang punya istri.beli perempuan dijalan aja pakai uang,.apa didunia ini ada yang nggak pakai uang.
"Ihhh abang ....kenapa ngomong nya gitu?tanya dinda.
"Aduh ..kenapa abang dipukul",
"Yah abang sih,,,,kenapa mau membeli perempuan?tanya dinda berteriak.
"Siapa yang mau beli perempuan,kalau suami bicara itu didengarkan?,jangan nyamber aja dek.abang juga belum selesai bicara.jawab ardi setenang mungkin padahal dia gugup karena sudah menyadari salah bicara.
"Heleh dek ibaratnya begitu ,tidak ada yang dapat dibeli dengan uang tanpa bekerja keras.sampai kamu begitu juga abang harus kerja keras kan,?
"Abang...."dinda menepuk bahu ardi sambil tersipu malu.malam pun tiba mereka pun tidur dengan nyenyak,sampai adzan subuh pun berkumandang perlahan ardi membuka matanya dan membangunkan istrinya,tak lama mereka pun mandi setelah itu menunaikan sholat subuh bersama.selesai sholat mereka pun mengaji sebentar hingga matahari tampak.
"Bang boleh dinda minta sesuatu,?
Deg deg deg
Jangan susah minta ya dalam batin ardi.
"Apa cantik?,
"Mau kue putu ayu,sahut dinda
"Oh...itu aja bu danki ,jawab suaminya menyanggupi.
"Senyum dinda mengembang ,ardi ikut lega melihatnya.
"Tapi abang yang buat",
Ardi pun menepuk dahinya.
"Sudah abang duga,pasti abang master chefnya.
__ADS_1
Dinda tertawa melihat wajah suaminya