Terjerat Cinta Penghafal Qur'An

Terjerat Cinta Penghafal Qur'An
Balas Dendam 2


__ADS_3

Bel istirahat berbunyi. Aira berjalan menuju kelas Tristan untuk menjalankan rencananya. setelah menemukan Tristan Aira mendekati nya.


"kak, Aira minta maaf ya untuk kejadian kemarin malam. boleh gak pulang sekolah kita ketemu di belakang sekolah" ucap Aira lembut


hah dia gak marah, kesempatan ni gue bisa manfaatin kesempatan emas ini - batin Tristan


"iya kakak maafkan, oke pulang sekolah kita ketemu disana " Ucap Tristan dg nada yang tidak kalah lembut nya


"baiklah aku tunggu ya kak, dahh" Aira berjalan menjauh dari kelas Tristan sambil tersenyum licik


masuk lo perangkap gue


***


Aira telah menunggu di belakang sekolah selang beberapa menit Tristan datang menghampiri aira. Langkah Tristan berhenti tepat di depan Aira.

__ADS_1


"plakkk" tamparan keras mendarat di pipi Tristan


" oh jadi lo cuma mau balas dendam sama gue " Tristan melangkahkan kakinya semakin dekat kearah Aira hingga tak ada jarak diantara mereka...


"Lo bakalan jadi santapan gue sekarang" bisiknya


Aira langsung mendarat kan perut Tristan dg kuat dan menendang samping kanan badan Tristan. membuat Tristan tersungkur ke tanah


" ckk baru segitu aja lo udah kalah, gue bilangin ya sama lo jangan pernah lo coba deketin gue lagi. atau bakalan tau akibatnya" decik Aira sambil tertawa puas


Bukannya sedih Tristan malam tertawa kencang membuat Aira mengerutkan dahinya


"Dasar Bre****k" teriak Aira


Aira pun berusaha melawan mereka semua dan berhasil melumpuhkan 3 orang dari mereka sekarang tinggal 2 orang lagi. ketika sedang berusaha melumpuhkan satu dari mereka satu yang lainnya memukul Aira dari belakang dg kayu hingga membuat Aira terjatuh. dan mereka langsung memegang tangan Aira dg kuat...

__ADS_1


"lepasin gue" teriakkan itu mulai sendu karena pukulan tadi


"ayolah sayang kita akan bersenang-senang sekarang" ucap Tristan sambil mendekatkan wajahnya ke arah Aira dan mengusap lembut bibir nya


Aira yang merasakan dirinya sudah lemah tiba-tiba pingsan tak sadarkan diri


"bawa dia ke mobil" perintah Tristan kepada anak buahnya itu


Mereka pun membawa Aira ke mobil dg hati-hati agar tak ada yang melihat kejadian itu. Namun dibalik itu semua ternyata ada sepasang mata yang mengikuti mereka. ketika sampai di sebuah apartemen mereka langsung membawa Aira ke kamar dan izin pamit ke bos nya. Setelah dirasa aman laki-laki yang mengikuti mereka pun mendobrak pintu masuk dan langsung melayangkan pukulan kearah Tristan. semua itu sontak membuat Tristan kaget...


"Zafran, kenapa lo ada disini" teriak Tristan dg sedikit nada heran


Yaps laki-laki itu adalah Zafran


"gue tau lo berniat macam macam kan pada Aira. itu yang membuat gue gak terima" kini suara Zafran sedikit meninggi

__ADS_1


"Lo suka ya sama dia, gue kenal lo fran lo itu tipe laki laki yang dingin pada wanita. kalau lo memang suka sama dia gimana kalau kita nikmatin bersama" seketika kata kata itu membuat Zafran tambah emosi dan melakukan pukulan lagi pada Tristan hingga Tristan tersungkur di atas lantai.


Zafran langsung menggendong Aira berlari dari tempat itu menuju mobilnya


__ADS_2