
Sepulang sekolah Aira memutuskan untuk langsung menjenguk Revan ke rumah sakit. Benar saja tak ada seorang pun yang menjaga Revan. Aira mengetuk pintu dan masuk ke ruangan. Terlihat Revan sedang bengong di atas kasur itu hingga membuatnya tidak sadar akan kedatangan Aira. Aira mendekati Revan...
"gimana kabar lo Van" seketika sapaan itu membuyarkan lamunan Revan
"eh, Lo ra, gue udah agak mendingan kok. gak usah khawatir" jawab Revan dengan sedikit senyuman yang mengambang di wajah nya
"syukur deh" Aira membalas senyuman itu
*Kasian banget Revan di saat seperti ini gak ada satu pun yang menjaganya, mungkin karena kesendirian nya ini yang membuat dia suka buat onar -batin Aira
Ya Allah kenapa gue jadi deg degan gini liat Aira, kenapa dia perhatian gini sama gue - sekarang pikiran Revan di penuhi tanda tanya dan salah tingkah dengan sikap Aira*
"ni Van gue bawa buah-buahan buat Lo, jangan lupa dimakan ya. Oya gue pulang dulu takut nya malah ngundang fitnah gue berdua sama lo disini, cepat sembuh ya" Aira tersenyum dan melangkahkan kakinya pergi. Revan menatap kepergian Aira dengan senyuman.
***
__ADS_1
"fran umi sama abi mau keluar ketemu temen umi ada hal penting yang harus kami bahas, mungkin kami pulang nya agak malam, umi udah siapin makan malam buat kamu di atas meja" ucap umi Zafran menghampiri Zafran yang berada dikamar nya.
"iya mi, hati-hati di jalan" Zafran berdiri dan mencium tangan uminya sebelum uminya pergi.
Zafran membaringkan tubuhnya di atas kasur sambil menatap langit langit kamarnya...
"bentar lagi ujian nasional, gue mau lanjut kemana ya" Zafran memikirkan kemana ia akan melanjutkan belajar nya
di waktu yang sama namun tempat berbeda Aira juga membaringkan tubuhnya di atas kasur nya
***
Di sebuah Restoran
" assalamualaikum, eh jeng Vira dan pak Freddy udah lama nunggu nya " sapa seorang wanita berjilbab bersama suami nya
__ADS_1
"wa'alaikumussallam gak juga kok jeng Rita, ayo jeng Rita dan pak Prasetyo silahkan duduk" ucap Vira
mereka berbincang bincang sesekali tertawa bersama...
Note: Bu Vira dan Pak Freddy adalah orang tua Aira Azahra sedangkan Bu Rina dan Pak Prasetyo orang tua Zafran
***
Keesokan harinya Aira duduk bangku taman sendiri sambil membaca buku-buku kecil pemberian seseorang yang mengaku calon suami nya. ternyata tanpa Aira sadari ada laki-laki yang memperhatikan nya.
semoga calon istri ku bisa berubah - senyum itu mengambang di wajah laki-laki yang sedari tadi memperhatikan Aira ia ingin sekali mendekati Aira namun masih ada penghalang diantara mereka.
Aura yang sedang fokus membaca tiba-tiba dikejutkan oleh ponsel nya yang berbunyi menandakan ada sebuah pesan masuk.
aku senang melihat perubahan mu sekarang. Jangan lupa untuk mengikhlaskan niat mu
__ADS_1
Aira menyeritkan dahi nya bingung, karena tak ada nama pengirim ia bingung siapa yang mengirimnya. Ia pun tidak memperdulikan nya ia hanya berpikir mungkin saja laki-laki yang sama dengan yang memberi nya kado.