Terjerat Cinta Penghafal Qur'An

Terjerat Cinta Penghafal Qur'An
Merindukan Mu


__ADS_3

Vira dan Rita yang merasa khawatir pada Aira pun memutuskan untuk menemui Aira sedangkan Freddy dan Prasetyo berbicara tentang bisnis mereka di ruang baca Freddy.


"Sayang buka pintunya, tante Rita ingin menemuimu" ucap Vira memberi alasan agar sang anak membuka pintu kamarnya


"iya mi, bentar" ucap Aira dengan sedikit berteriak.


Dengan cepat aira menyeka air matanya dan berusaha tersenyum.


"sayang kamu gak papa kan" tanya Vira yang melihat mata Aira sembab


"gak papa mi, Aira baik baik aja kok" jawab Aira dengan senyuman manisnya


maminya tau anaknya ini sedang menyembunyikan sesuatu. tapi ia memilih untuk tidak menanyakan nya. pasalnya Aira sangat lah keras kepala.


"yasudah kita ketaman belakang yuk sayang, kita ngobrol disana. tante Rita juga pengen ngomong sesuatu sama kamu" ucap Vira


"iya mi"jawab Aira singkat


mereka berjalan menuju taman belakang, kedua wanita paruh baya itu berusaha menghibur Aira. hingga terlihat senyuman dan tawa menghiasi wajah Aira yang tadinya bersedih. setelah melihat Aira mulai membaik Vira dan Rita begitu senang.


"sayang tante ada hadiah kecil untuk kamu. bukanlah!" ucap Rita


Aira membuka kado kecil itu dan terlihat cincin manis dengan ukiran nama


"Zara! kenapa Zara tante" tanya Aira yang bingung melihat ukiran nama itu


"itu adalah panggilan sayang tante sama kamu, mulai sekarang tante akan memanggil mu dengan nama itu" Jawab Rita, ia terpaksa merahasiakan ini karena permintaan anaknya.


Sebenarnya hari ini Rita dan Prasetyo datang untuk memberikan cincin tunangan kepada Aira tanpa sepengetahuan Aira. mereka mengikat Aira dengan cincin itu.

__ADS_1


Cincin manis itu merupakan singkatan dari ZAfran dan aiRA hingga menjadi ZARA.


"tapi tante..!" belum sempat Aira melanjutkan ucapannya kini telah dipotong oleh maminya


"sudahlah sayang, ambil aja. tante Rita kan gak niatan buruk sama kamu" ucap Vira


"makasih ya Tan" ucap Aira tulus


"iya sama sama sayang" ucap Rita sambil memeluk Aira dan mengedipkan matanya ke arah Vira. Vira hanya membalas dengan senyuman di wajahnya.


***


Tak terasa hari begitu cepat berlalu dan kini mereka harus masuk kelas seperti biasa. Aira begitu memanfaatkan waktu liburan nya dengan menghafal Al-Qur'an. kini ia telah menghafal 2 juz dari Qalam Allah itu. ia bertekad ingin menyelesaikan 30 juz dalam waktu 2 tahun sekolah nya walaupun ia juga sibuk dengan pelajaran di sekolah.


"tambah berubah aja lo ra, udah kayak ustadzah gue lihat Lo" ejek Reno


"Lo kan gak bisa nyentuh gue Ra, gimana cara Lo buat gue babak belur" kini Reno tertawa mendengar ucapan Aira


"plakkk" Aira memukul kepala Reno dengan sepatu nya


"awww" ringis Reno, " memang ya Lo ra, penampilan aja berubah tapi jiwa tomboi Lo kagak berubah sama sekali. harusnya ya Lo itu lebih anggun dengan penampilan kayak gini" ucap Reno


"siapa suruh Lo bikin gue kesel" jawab Aira sambil menjulurkan lidahnya


Tiba-tiba Tania dan Rania menghampiri mereka yang diikuti Revan 5 menit setelahnya.


"kalian ngobrol kok gak ngajak ngajak kita" ucap Tania


"iya ni, kayaknya asik banget" lanjut Rania

__ADS_1


"asik apaan yang ada gue sengsara. gue becanda dikit aja langsung di pukul pake sepatu" kesal reno


Bukannya prihatin teman-temannya hanya mentertawakan Reno


"eh Ra gimana kabar kak Zafran" goda Tania


Seketika wajah Aira menjadi cemberut, Tania merasa bersalah niat nya hanya ingin menggoda Aira tapi siapa sangka Aira malah bersedih.


Ya Allah Aira merindukan dia -batin Aira


"gue pergi ke toilet sebentar ya guys" ucap Aira dengan nada melemah.


Aira pun meninggalkan teman-teman nya itu


"Lo sih Tan, kan jadi sedih tu anak" omel Rania


"kok jadi gue sih, gue kan gak tau. gue cuma mau goda Aira aja bukan mau buat dia nangis" elak Tania


"emangnya kenapa Aira bisa sampe sesedih itu mendengar kata kak Zafran" tanya Revan yang terlihat penasaran


"kak Zafran melanjutkan kuliahnya ke Universitas Islam Madinah" jelas Tania


"Lo sih, udah tau Aira suka sama kak Zafran. ya bakalan sedih lah dia ditinggal jauh gitu" ucap Reno


apa Aira begitu mencintai kak Zafran, apa gue gak bisa untuk mendapatkan posisi itu sedikit saja di hati Aira -batin Revan


"iya iya maaf, gue salah. gue gak bakalan ngomongin tentang kak Zafran lagi di depan dia" ucap Tania yang menyesal membuat sahabatnya bersedih


Tak lama Aira kembali menuju kelas tempat dimana teman-teman nya berada. Namun di tengah jalan

__ADS_1


__ADS_2