
"terus gimana Ra, Lo mau gak gue ajak makan malam" ajak Revan lagi
"maaf ya Van, gue gak bisa gue trauma sama kejadian 6 bulan lalu dan hati gue udah diisi oleh seseorang. gue minta maaf, gue berharap kita tetap akan menjadi teman. gue gak bisa menganggap Lo lebih dari itu" Aira tersenyum berharap Revan mengerti
Revan tertawa setelah mendengar jawaban Aira
"kok Lo malah ketawa sih" ucap Aira heran
"gue becanda kali ra, gue cuma mau ngetes kesetiaan Lo aja" Revan tertawa lepas padahal harinya sakit.
Revan memang menyukai Aira namun ia sadar hati Aira hanya untuk satu orang. dan ia juga sadar dirinya tidak pantas untuk Aira.
"akhhh gak lucu becanda Lo" kesal Aira sambil mengerucutkan bibirnya
"hahahaha gue kira beneran ni anak mau deketin Aira. kayak novel aja musuh jadi cinta" ucap Reno
"udah ah gue duluan" ucap Aira yang masih kesal dengan candaan teman teman nya
"gue ikut" ucap Tania dan Rania bersamaan
mereka bertiga pun meninggalkan Revan dan Reno
"ren emang kejadian apaan sih yang buat Aira trauma 6 bulan lalu" tanya Revan heran
"oh itu, dulu Aira hampir aja diperkosa. modus nya orang itu ngajak Aira makan malam. Untung kak Zafran cepat nolongin tu anak kalau enggak gak tau deh gue. padahal gue udah bilang sama dia orang itu bahaya eh dianya gak denger" jawab Reno dengan wajah kesal mengingat kejadian itu
"emang siapa yang berani kayak gitu sama Aira" ucap Revan dengan nada sedikit emosi
"orang yang sama yang bikin Aira masuk rumah sakit sampai gak sadarkan diri selama 1 Bulan"
"bre****k memang tu orang. bosan hidup kali ya" kini emosi Revan meningkat ingin sekali dia menghabisi nyawa orang yang telah menyakiti Aira
"Udah udah, tenangin diri Lo. mending kita ke kelas aja. udah mau bel ni" ajak Reno
__ADS_1
Revan hanya mengangguk dan mengikuti langkah Reno
***
Bel pulang sekolah berbunyi semua murid berjalan pulang ke rumah masing-masing tapi tidak dengan anggota organisasi PLS mereka harus berkumpul terlebih dahulu.
"Ra cepetan dong nanti di omelin kakak kelas lagi mau Lo" omel Reno
"iya iya bentar. gue beresin barang-barang gue dulu" jawab Aira.
Setelah selesai mereka masuk keruangan khusus organisasi dan mulai rapat pengalihan jabatan disana. dan yang akan menjadi ketua, wakil ketua dan sekretaris adalah kelas 11. Setelah voting dari semua anggota ketua yang lama mengumumkan pemegang jabatan baru.
"sebelumnya saya minta maaf jika pada masa jabatan saya terdapat kekurangan. semoga untuk pemegang jabatan selanjutnya bisa lebih baik dari saya. dan saya akan mengumumkan yang terpilih menjadi ketua adalah Reno, wakil ketua Steven dan Bendahara Aira Azahra. selamat buat kalian bertiga dan semoga bisa menjalankan amanah ini dengan baik. Terima kasih" ucap ketua organisasi lama
Setelah acara selesai mereka pun berjalan pulang ke rumah masing-masing.
"hai, gue gak nyangka ternyata lo sama gue satu organisasi" ucap Steven menghampiri Aira
"iya itu gue. Lo mau pulang kemana, mau gue anterin sekalian gue traktir deh buat ngerayain pengangkatan kita" ajak Steven
" maaf gue gak bisa, gue ada urusan. mending Lo sama Reno aja" jawab Aira sambil meninggalkan tempat itu
"eh bro Lo punya nomer telpon Aira gak. gue liat kayaknya Lo sama Aira deket banget" ucap Steven ketika Aira telah berjalan menjauh
"modus Lo, bilangin aja lo mau deketin dia. gue emang udah deket banget sama Aira dari kecil. tapi gue gak bisa kasih nomer telpon Aira, yang ada gue dihajar lagi. Lo minta aja sama orang nya langsung" jawab Reno
"yaudah gue duluan, gue ada urusan" tambah Reno yang langsung meninggalkan Steven
oke gue pasti bakalan bisa dapetin Aira tanpa bantuan orang lain -batin Steven
***
"zafran qolla syaikh ba'da ashar i'ti ilaihi" (zafran kata syaikh {panggilan untuk orang yang memiliki ilmu agama yang banyak} setelah isya temui dia) ucap Umar
__ADS_1
"limadza mar" (kenapa mar) tanya Zafran
"laa Adri" (gak tau) jawab Umar
"na'am, Syukron. ana saazhab ila masjid awwalan. hayya nazhab maan" (yasudah terima kasih. saya mau ke masjid dulu. ayo pergi bersama) ajak Zafran yang langsung diikuti Umar
***
Tak terasa hari berganti hari bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun. Sekarang Aira telah menyelesaikan ujian Nasional yang akan disusul perpisahan 1 Minggu lagi. Setelah perpindahan jabatan 2 tahun lalu Aira dan Steven mulai dekat tapi Aira tidak pernah menganggap Steven lebih dari seorang teman sama halnya dengan lainnya. Namun Steven tidak menyerah ia tetap akan mengejar Aira. bahkan ia berniat untuk melamar Aira di hari perpisahan karena ia tau Aira tidak mungkin mau pacaran. beda halnya dengan Revan kini ia telah melupakan perasaannya terhadap Aira ia tidak ingin perasaannya itu hanya akan merusakkan persahabatan mereka.
Sedangkan Zafran ini adalah semester terakhir untuk nya. karena ia termasuk mahasiswa yang memiliki IQ di atas rata-rata jadi ia hanya memerlukan waktu 2 tahun untuk menyelesaikan S1 nya.
"Ra kita cari baju buat perpisahan yuk, kita ke butik tante gue mau gak" ajak Rania
"iya ra, kita harus terlihat wow saat perpisahan. secara kan ini hanya 1 kali dalam seumur hidup" lanjut Tania
"yaudah deh, ayok" jawab Aira
Mereka pun melesatkan mobil mereka menuju butik tante Rania dan memilih baju kesukaan mereka. Setelah dirasa cocok mereka langsung pulang untuk menyiapkan diri masing-masing.
Aira : Thor kok cepet banget sih. udah mau perpisahan aja🤔
Author : Pengen cepat ketemu Zafran gak?🤗
Aira : pengen lah Thor😙
Author : Yaudah ikutin aja, oke😂 Author kasian kalian LDR terus🤣
Aira : Baik deh Author, gue doain bisa naik semester 3 ya 🤗
Author : Aamiin😍
Jangan lupa like komen dan Vote nya ya guys. biar aku tambah semangat 🤗
__ADS_1