Terjerat Cinta Penghafal Qur'An

Terjerat Cinta Penghafal Qur'An
Menunggu


__ADS_3

Aira pun membuka sebuah kado kecil berwarna merah maroon itu.


Terlihat sebuah Qur'an kecil yang dicetak khusus untuk hafalan dan sebuah surat didalamnya. Tertulis di dalam surat itu..


(Jaga Dirimu Baik-baik Aku Akan Melanjutkan Kuliah ku Di Universitas Islam Madinah. Jika Urusan ku Lancar 3 Atau 4 Tahun Lagi, Aku Akan Menjemputmu)


Seketika Aira meneteskan air matanya, ia menyesal bahkan untuk terakhir kalinya ia tidak bisa menemui Zafran karena keegoisan nya.


"Ra Lo kenapa nangis gini, apa yang kak Zafran katakan" panik Tania yang tidak melihat isi surat itu


" kak Zafran Tan, dia akan melanjutkan kuliahnya ke Madinah. gue pengen melihat kak Zafran, kenapa gue begitu egois" tangis aira seketika pecah sambil memeluk Tania.


"Ra ini bukan salah Lo, Lo tenang ya jangan sedih" ucap Rania yang berusaha untuk menenangkan Aira sambil memeluk kedua sahabatnya itu


"gue akan berpisah dengan kak Zafran ran, gue berharap apa yang kak Zafran katakan itu benar dan gue akan menunggu" ucap Aira yang masih dalam keadaan menangis di pelukan kedua sahabatnya itu


***


Karena libur semester telah di mulai Aira pun pulang ke rumah nya. Dia tidak banyak bicara padahal itu sangat berbanding terbalik dengan sifatnya. Aira hanya mengaduk aduk makanan nya tanpa memakannya. Pikirannya juga tidak berada di sana. Ia hanya melamun


"sayang kamu kenapa" tanya Vira yang merasa aneh dengan sikap anak nya itu

__ADS_1


Aira masih terdiam


"Aira sayang kamu kenapa? ayo makan nak! kenapa kamu melamun? apa ada masalah" tanya Vira lagi


"Aira gak papa mi, Aira kenyang, Aira mau istirahat" ucap Aira yang langsung meninggalkan ruangan itu


"kenapa dengan Aira Pi" tanya Vira pada Freddy


" papi juga gak tau mi, sudahlah biarkan dia sendiri dulu. besok kamu tanya apa masalah nya" saran Freddy


"iya Pi, oya Pi besok Rita dan Prasetyo akan berkunjung ke sini" ucap Vira yang hanya di balas anggukan oleh suaminya


***


kak kenapa kakak pergi begitu jauh, aira pasti akan merindukan kakak. Aira akan berusaha kak agar pantas menjadi istri kakak nanti. Aira akan belajar lebih keras lagi. semoga Aira bisa memperbaiki niat Aira lagi.


Aira tertidur dengan kado yang berada di pelukannya.


***


Aira terbangun ketika adzan subuh berkumandang. segera ia ke kamar mandi. setelah semua nya selesai Aira langsung turun kebawah membantu maminya memasak sarapan pagi.

__ADS_1


"mami, mami sedang memasak apa" tanya Aira dengan wajah ceria. ia berusaha untuk melupakan kesedihannya


"mami hanya ingin memasak nasi goreng, kamu bantu mami untuk memotong bawang dan sayuran nya ya" pinta Vira


"iya mi" ucap Aira yang langsung memotong bawang dan sayuran nya.


30 menit kemudian semua nya selesai. dan telah tertata rapi di atas meja makan. tak lupa buah-buahan segar sebagai makanan pembuka.


"Aira sayang, siang ini tante Rita dan om Prasetyo akan kesini. Aira jangan kemana-mana ya" ucap Vira lembut


"iya mi, Aira udah tau kok tante Rita mau kesini. kemaren Aira ketemu tante dan tante bilang weekend kesini" jawab Aira


Vira hanya merespon dengan anggukan kepala, ketika telah selesai makan Aira segera meninggalkan ruangan itu dan pergi menuju kamarnya. sedangkan kedua orang tuanya masih berada di sana.


"mami senang Pi, selama Aira kenal Zafran sikapnya berubah. dia menjadi lebih baik gak sia-sia mami mau jodohin dia dengan Zafran" ucap Vira


"iya mi, papi juga merasa Zafran adalah yang terbaik untuk Aira" jawab Freddy


***


"Zafran umi sama abi akan ke rumah Aira, apa kamu mau ikut" tanya Rita

__ADS_1


__ADS_2