
Akad telah di ikrar kan Aira hanya menatap sendu ke arah cermin. Kini ia telah resmi menjadi seorang istri.
"Semoga saja ini adalah keputusan yang tepat. Sekarang gue udah sah menjadi seorang istri dan gue harus taat pada suami gue" ucap Aira dengan senyum paksa
Langkah kaki itu berjalan menuju kamar Aira. Aira hanya membalikkan badannya berusaha kuat dengan keputusan yang telah dipilihnya.
"Assalamualaikum istriku"
Dengan cepat Aira melihat laki-laki yang sudah menjadi suaminya itu. ia merasa tidak asing dengan suara yang di dengarnya.
"Kak Zafran" ucap Aira kaget
"kenapa kakak disini, bukankah harusnya suami Aira yang kesini" tambah Aira
"Ya karena kakak suami kamu" jawab Zafran sambil mencubit lembut pipi Aira
"kak jangan bercanda deh, dan kakak kenapa nyubit aku kita kan bukan muhrim" tegas Aira
"iya ra dia itu suami lo" ucap laki-laki yang berada di ambang pintu yang tak lain adalah Steven
"bukannya Lo ya suami gue, kenapa begini sih" jawab Aira heran
"sebenarnya, kak Zafran itu sepupu gue dan semua ini rencananya dia. gue itu sebenarnya deket sama karena kak Zafran perintahin gue buat jagain lo. terus yang lamaran itu buat kak Zafran. itu sebabnya semua acara gue minta gue yang handle. biar kejutan ini tetap terjaga. asal Lo tau aja ra, surat undangan dan semua nya itu tertulis nama Lo dan kak Zafran. dan semua ini juga berjalan lancar karena bantuan sahabat Lo" jelas Steven panjang lebar
"ihhh kakak nyebelin banget sih, bahagia sekarang ya berhasil buat aku nangis gara-gara ditinggalkan kakak. Lo juga stev berani-beraninya bohongin gue, awas Lo ya" kesal Aira sambil menatap tajam ke arah Zafran dan Steven
"kak gue kabur dulu ya, takut di makan singa betina" teriak Steven sambil berlari menjauh
"gimana kakak mau ninggalin kamu, kita aja udah tunangan 2 tahun lalu" ucap Zafran sambil menatap wajah yang kini menjadi istri nya
"tunangan?" Tanya Aira heran
"iya tunangan, kamu gak ngerasa cincin yang melingkar di jari manis itu adalah cincin tunangan" jawab Zafran dengan senyuman manisnya
"jangan bilang ZARA itu kepanjangan dari Zafran dan Aira" ucap Aira dengan nada menyelidik
__ADS_1
"baru sadar ya" jawab Zafran cekikikan
"ihhh semuanya nyebelin, kenapa pada kompak sih buat ngerjain Aira" ucap Aira sambil mengerucutkan bibirnya
"jangan marah ya, kakak cuma mau buat suprise aja buat kamu. maaf jika yang kakak lakukan menyakiti kamu" jawab Zafran tulus sambil mencium lembut dahi Aira
πππ
"Ra kita minta maaf ya" mohon Tania
"gak"ketus Aira
"Ra kita terpaksa ngelakuin ini, kita cuma disuruh aja" ucap Rania dengan wajah memelas
"kalian bukan sahabat gue lagi" ucap Aira datar
"Ra kita minta maaf, janji kita gak bakalan ngelakuin ini lagi" ucap Reno
"Lo minta apa aja kita bakalan turutin asal Lo mau maafin kita" tambah Revan
"apa aja" jawab mereka bersamaan
"gue mau kalian...." ucap Aira menggantung
"jangan aneh aneh ya ra" ucap Reno
"gue maafin kalian kok, gue becanda aja" jawab Aira cekikikan
"yah Lo ra bikin kita takut aja" ucap Revan
"iya ni bikin kita takut aja" tambah Rania
" satu sama" jawab Aira tertawa lepas
"gue sayang kalian" tambah Aira sambil memeluk Rania dan Tania
__ADS_1
"kita juga sayang Lo ra" jawab Rania dan Tania bersamaan
"kita ikutan ya" ucap Reno dan Revan bersamaan
"Lo mau ini" ucap Aira sambil menggepalkan tangan nya
"becanda Ra" jawab mereka
"udah jadi istri ustadz juga masih aja galak, gue takut deh entar kak Zafran malah babak belur" bisik Reno pada Revan
"iya kasian kak Zafran" balas Revan
"gue masih bisa denger" ketus Aira
Rania dan Tania hanya tertawa lepas mendengar pertengkaran sahabat mereka itu
πππ
Tak terasa hari telah berganti malam, setelah pertengkaran kecil antara Aira dan semua nya. Aira sangatlah bahagia walaupun sebelumnya ia merasa kesal dengan Kejutan Yang Tak Terduga ini. Kekompakan orang tua dan sahabat nya yang mengerjainya.
Aira tak dapat marah kepada kedua orang tuanya dan kedua mertuanya. ia hanya memeluk keempat orang yang kini telah menjadi keluarga besar.
"kak Aira sayang kakak" ucap Aira tulus sambil memeluk laki-laki yang kini telah menjadi suaminya
"kakak juga sayang kamu" jawab Zafran sambil mengeratkan pelukannya
Akhirnya malam yang panjang terjadi...
END....
Reader : Thor kok cepet banget sih end nyaπ
Author : Tergantung sih kalau banyak yang komen author bakalan lanjutπ
Jangan lupa like komen dan Vote nya ya Guys π€
__ADS_1