
"Terima kasih telah mengantarkan ku" ucap Aira yang berusaha berjalan keluar itu. terlihat ia masih tertatih ketika berjalan.
"oya, siapa nama mu?" tanya Aira spontan
"aku Zafran" jawab nya singkat dan langsung pergi meninggalkan Aira
huhhf dasar, laki laki aneh. tidak sopan, dia pergi begitu saja tanpa menanyakan nama gue balik. aneh ada apa dengan gue sekarang kenapa gue jadi marah marah gini siapa juga dia...
Aira pun berjalan menuju asrama nya dan langsung masuk ke kamar. Rania dan Tania yang merasa khawatir dengan Aira pun langsung menghampiri Aira
"Lo dari mana aja ra, dan kenapa lo jadi pincang gini jalannya. apa yang terjadi sama lo" pertanyaan bertubi tubi pun dilontarkan Tania membuat Aira sedikit risih.
"satu satu napa tan, gue mau jawab yang mana dulu ni" kesal Aira
"hehe, maaf. habisnya gue khawatir banget sama lo iya gak ran"
Rania hanya mengangguk setuju. memang benar ia dan Tania sangat mengkhawatirkan Aira yang tidak biasa nya pulang semalam ini
"emang nya lo kenapa ra, kok jadi pincang gini jalannya" tanya Rania dg lembut
"tadi gue ketabrak mobil"
jawaban singkat ini membuat kedua temannya melongo seakan tak percaya
"haaaaa" jawab Rania dan Tania secara bersamaan
__ADS_1
"udah udah biasa aja kali, udah ah gue mau istirahat"
Aira tak mau memperpanjang urusan ini lagi dan dia juga merasa sangat lelah
"yasudah lo istirahat ya ra, gue sama Tania keluar dulu cepat sembuh ya"
"iya ra, kita pergi dulu."
kedua temannya itu pun pergi meninggalkan Aira sendiri di kamar nya. Ya asrama itu memiliki kamar memang hanya untuk satu orang setiap kamar nya.
Aira pun mulai menutup mata nya dan tertidur dengan pulas hingga adzan subuh membangunkan nya
"hemhhh" Aira merenggangkan tangan dan langsung menuju kamar mandi untuk wudhu lalu membangun kan teman lainnya untuk shalat berjamaah...
***
"ledek aja terus, tunggu ya gue sembuh nanti mati lo" kesal aira
"ya maaf maaf, Oya makasih ya mobil nya. tenang aja kok. mobil aman terkendali. Lo kenapa bisa gini sih ra" tanya Reno dengan wajah serius kali ini karena sangat jarang sekali melihat wanita itu seperti ini
"gue ketabrak mobil kemarin malam"
Reno terkejut mendengar jawaban Aira dan sedikit mengkhawatirkan keadaan Aira
"tapi lo gak papa kan, gak ada luka parah kan?" tanya Reno memastikan
__ADS_1
"iya gue gak papa. orang yang nabrak gue juga udah tanggung jawab kok dg bawa gue ke rumah sakit kemarin malam dan kata dokter juga gue gak papa" jelas Aira panjang lebar
Terlihat di sisi lain Revan tersenyum sinis melihat ke arah Aira seperi merencanakan sesuatu untuk Aira
sekarang lo lemah ra, lo tunggu balasan gue ra, lo dulu yang cari masalah sama gue. dan lo juga akan menanggung akibatnya
***
Bel pulang sekolah pun berbunyi
Aira masih terlihat membereskan buku-bukunya....
" Ra, gue sama Tania pulang dulu ya soalnya ada tugas dari Pak Jordan tadi"
"iya gak papa kok, gue juga mau nyelesein tugas gue sebentar"
Rania dan Tania pun perlahan pergi meninggalkan Aira. saat semua telah beres Aira pun berjalan pulang namun di tengah jalan ada seorang yang membius nya dan seketika membuat Aira pingsan. Aira di bawa ke gudang sekolah dg diikat di sana tak lama Aira pun sadar kan diri. dan melihat dirinya telah terikat oleh tali yang cukup kuat di bagian tangan dan kakinya...
"woyy siapapun tolong gue " teriak Aira yang terlihat meronta-ronta mencoba melepaskan diri
"udah bangun lo"
orang itu masuk mendekati Aira setelah mendengar teriakkan Aira
bersambung....
__ADS_1
ini dulu ya guys maaf masih jauh dari kata sempurna 😌😌😌
Jangan lupa like dan komen nya ya🤗🤗