Terjerat Cinta Penghafal Qur'An

Terjerat Cinta Penghafal Qur'An
Rasa Yang Aneh


__ADS_3

"terima kasih" ucapan itu terdengar sangat tulus


"kalau begitu saya pulang dulu, saya takut umi mencari saya. maaf saya harus meninggalkan mu. telpon lah orang tua atau teman mu"


Zafran langsung meninggalkan Aira keluar


dia laki-laki yang berbeda, Oya kenapa dia ada di sekolah. apakah dia kakak kelas gue. baju yang di kenakan nya juga baju yang sama dengan gue. akhhh gue akan malu sekali jika bertemu dengan nya. oya gue juga harus nelpon temen-temen gue.


Aira pun mulai menelfon teman-teman nya


***


"raaaaaa..!!!! Lo kenapa bisa disini sih. Lo kenapa lagi. kemaren ketabrak mobil sekarang udah di rumah sakit lagi. apa ada yang menabrak mu lagi" Suara Tania itu membuat Aira sangat terganggu. Wanita itu pasti berteriak jika ada apa apa dg Aira.


"akhhh Tan lo bisa gak sih ngomong nya pelan dikit. tambah sakit nanti ni gue nya" Aira memegang kedua kuping nya yang serasa ingin pecah karena suara Tania


"Ra, apa lo baik baik aja" dengan lembut Rania menanyakan keadaan Aira


"gue gak papa kok ran, tadi gue ngerasa pusing dan tanpa sengaja pingsan lalu ada seorang laki-laki yang gendong gue kesini" Aira memilih untuk menyembunyikan bahwa dia disekap Revan tadi. karena pasti akan menambah masalah saja


"siapa ra, ganteng gak ...???" Tania terlihat antusias mendengar itu

__ADS_1


"dia orang yang semalam nabrak gue, dan ternyata dia itu kakak kelas kita. namanya Zafran" sentak perkataan itu membuat kedua temannya terkejut


"what!!! Zafran, lo gak salah ra" Tania meyakinkan


"gak lah orang dia yang ngasih tau namanya Zafran"


"Ra Kak Zafran itu kakak kelas kita kelas 12 otomotif, banyak cewek cewek yang menyukai nya karena ketampanannya dan katanya dia juga seorang penghafal Al-Qur'an. dan banyak yang bilang dia itu paling tidak suka didekati wanita, beruntung nya lo ra. digendong kak Zafran" Tania membayang dirinya di gendong Zafran


"ahh pasti romantis sekali" gumamnya


"apaan sih lo tan, Lo kan tau gue paling gak suka kontak fisik"


"gak perlu ran, gue gak mau mereka khawatir. entar gue di suruh pulang lagi. gak mau gue"


"yaudah lo istirahat aja. kita bakal jagain lo disini. kata dokter juga setelah infus nya habis lo bisa pulang"


Rania dan Tania pun langsung mendudukkan tubuh mereka ke atas sofa yang ada di rumah sakit itu. Tiba-tiba Reno datang...


" Ra gimana keadaan lo. kenapa sampe begini. sampe di infus segala lagi. jangan bilang lo habis berantem ya " pertanyaan bertubi-tubi Reno lempar kan kepada Aira saat melihat kondisi nya sekarang ini


"gue gak papa. cuma kecapean aja. sudahlah jangan terlalu berlebihan lagian juga kata dokter kalau air infus nya habis gue bisa pulang"

__ADS_1


***


Aira membaringkan tubuhnya di atas kasur nya. melihat kearah langit langit asrama nya itu


akhhh kenapa gue jadi kepikiran sama dia, gak mungkin gue suka sama laki-laki seperti itu. gue kan suka sama kak Tristan yang begitu populer di sekolah ...


***


Aira berjalan kearah kelas namun tiba-tiba di tengah jalan


"brukk" Aira menabrak seseorang dan membuat bukunya berserakan


"kalo liat pake mata dong gak tau ya orang lagi buru-buru" bentak Aira


Aira pun meninggalkan laki laki itu tanpa melihat wajah nya


"wanita yang menarik" senyum sinis terlihat dari laki laki itu


"akhhh gue harus cepat cepat kumpul organisasi ni bisa bisa gue kena marah kakak kelas lagi" gerutu Aira


Aira pun berjalan dg sedikit berlari

__ADS_1


__ADS_2