Terjerat Cinta Penghafal Qur'An

Terjerat Cinta Penghafal Qur'An
Terungkap


__ADS_3

"iya tan sama-sama. lagi pula semua ini bukan karena Zafran kok Tan, tapi berkat kekuasaan Allah lah Aira sadar dan doa-doa yang senantiasa kita pinta kepada-Nya"


"kamu memang laki-laki yang baik" Zafran hanya tersenyum mendengar pujian itu.


"sebentar kayaknya tante pernah ketemu kamu deh, dan wajah kamu itu mirip banget dengan temen tante" ucap Vira dengan yang berusaha mengingat


"sebelumnya kita pernah ketemu di rumah sakit ini tan, waktu itu Zafran menolong Aira yang tertidur karena pengaruh obat tidur awalnya Zafran kira Aira pingsan dan Zafran anak dari pak Prasetyo dan Bu Rita"jelas Zafran


"pantas saja wajah kamu mirip sekali dengan Prasetyo, Pi sini deh kamu tau gak Zafran ni siapa?" panggil Vira pada suaminya


"kenapa si mi, Zafran kan temen nya Aira" ucap Freddy yang tidak tau apa apa


"Pi Zafran ini anaknya Prasetyo dan Rita, mami bersyukur banget deh pi bakalan dapat mantu kayak gini. akhirnya mami ketemu juga sama calon mantu mami ini" Vira terlihat sangat bahagia


"benarkah mi, kalau begini sih papi gak akan ragu lagi buat jodohin Aira sama Zafran" mendengar ucapan calon mertua nya itu Zafran jadi sedikit malu


"mami gak sabar pi mau bilang sama Aira" baru saja mencoba melangkah Vira di panggil oleh Zafran


"tante tunggu" panggil Zafran


"kenapa nak" tanya Vira yang mendekat ke arah Zafran


"tante tolong rahasiin kalau Zafran yang akan dijodohkan dengan Aira ya tan" pinta Zafran


"Kenapa begitu nak, apa kamu tidak menyetujui perjodohan ini" ucap Vira dengan nada melemah


"bukan begitu Tan, Zafran hanya tidak ingin kalau Aira merasa terganggu dengan ini dan akan membenci Zafran" jawab Zafran dengan lembut agar tidak menyakiti hati calon mertua nya ini

__ADS_1


"baiklah kalau begitu, tante akan berusaha merahasiakan ini" ucap Vira dengan sedikit senyuman


"om juga akan berusaha menyembunyikan nya" lanjut Freddy sambil menepuk pelan pundak Zafran


"terima kasih om tante" ucap Zafran


"sama-sama" jawab orang tua Aira bersamaan


"Yasudah kamu pulang ya, kamu pasti capek sampaikan salam tante dan om untuk Rita dan Prasetyo" ucap Vira


"iya tan, assalamualaikum" Zafran pergi meninggalkan rumah sakit setelah mendapat jawaban salam dari kedua orang tua Aira


sebenarnya Zafran telah mengetahui bahwa ia akan dijodohkan dengan Aira karena uminya pernah memperlihatkan foto Aira


di ruang Aira


"mi, pi. mami sama papi dari mana saja" tanya Aira yang sedari tadi menunggu orang tua nya


"terus kak Zafran nya mana" Aira melirik ke setiap sudut ruangan namun yang di cari tidak ada


"dia sudah mami suruh pulang, kasian dia pasti kecapean jagain anak mami yang susah bangun ini" ledek Vira


mendengar jawaban dari maminya Aira hanya mengangguk.


"Oya ra, kemarin Rania dan Tania cerita sama mami katanya anak mami ini sudah seperti ustadzah pake jilbab panjang terus pake gamis dan gak suka berantem lagi. Dan lagi katanya semua ini gara-gara kamu suka sama Kakak kelasmu yang penghafal Qur'an. Apa itu Zafran?" tanya Vira memastikan


"mami kepo deh, siapa juga yang suka sama kak Zafran. Aira cuma temenan kok sama dia dan Aira berubah itu karena keinginan Aira sendiri bukan karena kak Zafran" elak aira

__ADS_1


"sudahlah mi, Aira mau istirahat" tambah nya lagi agar maminya tidak banyak bertanya.


"yasudah istirahat lah papi sama mami pulang sebentar untuk mengambil baju ganti. ayo mi" ajak Freddy pada Vira


Vira hanya mengangguk dan mengikuti suaminya untuk pulang mangambil pakaian ganti dan sekalian memasakkan makanan untuk Aira


***


Disekolah


"Tan gimana keadaan Aira sekarang" tanya Rania pada Tania yang berada di kantin sekolah


"entahlah, gue berharap Aira cepat sadar. udah sebulan dia gak sadarkan diri. gue gak terima Tristan cuma di penjara kenapa gak sekalian hukum mati saja" kesal Tania pada laki-laki yang telah mencoba membunuh aira itu.


"sudahlah Tan, lagian juga kan. Tristan di kasih hukuman penjara seumur hidup" ucap Rania menenangkan


"tapi gue sedih banget ni sampe sebulan ini Aira masih belum ada kabar" wajah kesal Tania kini berubah menjadi kesedihan


"iya gue juga, kita jenguk Aira pulang sekolah aja yuk" ajak Rania


"yaudah kalau gitu. pulang sekolah kita langsung ke rumah sakit" jawab Tania dengan sedikit bersemangat


***


"assalamualaikum umi" sapa Zafran ketika melihat uminya duduk di kursi tamu


"wa'alaikumussallam , eh anak umi sudah pulang. gimana keadaan teman mu" tanya Rita

__ADS_1


"Alhamdulillah dia sudah sadar mi, semoga saja Allah segera menyembuhkan nya" jawab Zafran


"Oya kamu belum bilang sama umi siapa teman mu yang masuk rumah sakit itu" tanya Rita penasaran


__ADS_2